Tutup Iklan
Utari, bakul cilok cantik di kawasan Bandara Adi Sumarmo, Ngemplak, Boyolali. (Solopos-Nadia Lutfiana Mawarni)

Solopos.com, BOYOLALI – Beberapa hari lalu jagat media sosial dibuat heboh dengan foto bakul cilok cantik di sekitar Bandara Adi Soemarmo. Sosok gadis cantik berjilbab yang berjualan cilok itu pun dikagumi warganet. Lantas, siapakah dia dan bagaimana kesehariannya?

Puluhan orang mengerumuni gadis cantik yang berjualan cilok di kawasan Bandara Adi Soemarmo, Ngemplak, Boyolali, Jawa Tengah. Dagangan gadis tersebut tampak lebih ramai ketimbang pedagang lainnya.

Dialah gadis penjual cilok viral di media sosial yang bernama Utari Nur Alina. Gadis berusia 19 tahun itu berasal dari Jatipurno, Wonogiri, Jawa Tengah.

Utari berjualan cilok menggunakan sepeda motor setiap hari bersama kakak perempuannya. Cilok dagangannya diletakkan dalam wadah seng kotak bertuliskan Cilok 354 Balap Siomai.

Catat! Ini Amalan & Doa untuk Hajat Lolos CPNS

Tangan Utari terlihat lincah ketika meladeni pembeli cilok dagangannya. Wajahnya kalem, kulit kuning langsat, dan pipi kemerahan yang terkena semburat sinar matahari membuat Utari semakin memesona.

Susah Move On? Ini Doa Cepat Lupa Mantan

Gadis berusia 19 tahun itu tak pernah menyangka menjadi viral hingga dikagumi warganet. Dia membantu kakaknya berjualan cilok selama setahun terakhir setelah lulus SMK di Jatipurno, Wonogiri.

“Jika dibilang cantik kan penilaian orang,” ujar dia kepada Solopos.com, Selasa (5/11/2019), sore.

HUT Persis Solo Dirayakan di 4 Titik, Ini Detail Acaranya

Utari mengatakan, fotonya yang viral merupakan hasil jepretan salah satu pembeli. Foto tersebut ternyata diunggah ke media sosial dan dibagikan sejumlah akun informasi seputar Soloraya, termasuk Instagram @agendasolo.

Foto viral tersebut membawa berkah bagi dagangan Utari. Kini, cilok dagangannya laris manis. Dalam sehari, dia mampu menjual dagangannya dalam jumlah dua kali lipat lebih banyak.

Heboh! Isi Diary Santriwati Ungkap Hubungan Intim dengan Kepala Madrasah

Jika biasanya dalam sehari dia menghabiskan empat kilogram tepung untuk membuat cilok, kini jumlahnya naik hingga dua kali lipat.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten