Curhat Penjual Bendera di Klaten, Pembeli Sering Ngawur saat Menawar

Penjualan bendera dan umbul-umbul di Klaten menjelang HUT Kemerdekaan RI tahun 2022 dinilai sepi.

 Pedagang musiman asal Garut saat menjual bendera dan umbul-umbul di jalan raya Karanganom-Jatinom, tepatnya di Desa Bonyokan, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Rabu (10/8/2022). (Solopos.com/Wildan Farih Kurniawan)

SOLOPOS.COM - Pedagang musiman asal Garut saat menjual bendera dan umbul-umbul di jalan raya Karanganom-Jatinom, tepatnya di Desa Bonyokan, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Rabu (10/8/2022). (Solopos.com/Wildan Farih Kurniawan)

Solopos.com, KLATEN — Penjualan bendera dan umbul-umbul di Klaten menjelang HUT Kemerdekaan RI tahun 2022 dinilai sepi. Munculnya pandemi Covid-19 dianggap semakin mempersulit penjualan bendera dan umbul-umbul.

Salah seorang pedagang bendera dan umbul-umbul asal Garut di Klaten, Ikin, mengatakan pendapatan yang diperoleh dalam sehari tak menentu. Biasanya, Ikin menjual bendera dan umbul-umbul di Jl. Karanganom-Jatinom, tepatnya di Desa Bonyokan, Kecamatan Jatinom, Klaten.

PromosiDaihatsu Rocky, Mobil Harga Rp200 Jutaan Jadi Cuma Rp99.000

“Kadang dapat Rp200.000, kadang juga Rp100.000. Hari ini cuman dapat Rp50.000. Untuk makan langsung habis,” kata Ikin saat ditemui Solopos.com di Desa Bonyokan, Kecamatan Jatinom, Klaten, Rabu (10/8/2022).

Di kesempatan itu, Ikin mengeluhkan para pembeli yang menawar bendera atau umbul-umbul dengan ngawur.

“Di sini orang-orang pada ngawur menawar harga. Misal harga Rp300.000 ditawar jadi Rp100.000. Tapi mau bagaimana lagi, mungkin efek ekonomi sulit,” katanya.

Baca Juga: Sambut HUT RI, Warga Binaan LP Kelas II B Klaten Lomba Makan Kerupuk

Penjual bendera dan umbul-umbul di Klaten lainnya, Dadang, mengatakan sepinya pembeli saat ini tak terlepas dari dampak pandemi Covid-19. Jauh sebelum Covid-19, pendapatan para penjual bisa stabil Rp500.000 per hari.

“Harga bendera dan umbul-umbul beragam, mulai dari Rp25.000-Rp300.000. Itu tergantung ukuran dan bahannya. Biasanya saya berjualan mulai pukul 06.00 WIB-17.00 WIB. Nanti, saya akan pulang kampung [ke Garut] tanggal 12 Agustus 2022,” katanya.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Diresmikan 17 November, Utusan Presiden UEA Cek Masjid Raya Sheikh Zayed Solo

      Utusan dari Presiden Uni Emirat Arab (UEA) dalam waktu dekat akan datang mengecek progres pembangunan Masjid Raya Sheikh Zayed di Gilingan, Solo, sebelum diresmikan 17 November nanti.

      Lengkap dan Nyaman, Ini Daftar Hotel di Dekat Stasiun Gawok Sukoharjo

      Rincian hotel yang berada di dekat Stasiun Gawok, Sukoharjo.

      Omzet Anjlok, Pemilik Toko Dekat Jembatan Mojo Solo Ingin Proyek Cepat Kelar

      Kalangan pemilik toko di Jl Kyai Mojo mengeluhkan omzet turun drastis sejak Jembatan Mojo, Solo, ditutup untuk perbaikan, Senin (26/9/2022) lalu.

      Upaya Diversifikasi Pangan, DPRD Boyolali Dukung Selodoko Jadi Sentra Alpukat

      DPRD Boyolali mengapresiasi program diversifikasi pangan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Selodoko, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, lewat penanaman alpukat kalibening.

      8 Tujuan Pengelolaan Dana Bergulir Masyarakat oleh BUMDes Bersama di Wonogiri

      Kabupaten Wonogiri memiliki 23 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bersama hingga sekarang.

      Kaum Hawa Karanganyar Didorong Punya Konstribusi Nyata di Politik

      KPU dan Bawaslu Karanganyar mendorong perempuan di Bumi Intanpari mengambil lebih banyak peran dana dunia politik.

      Fraksi PDIP Perjuangkan Ada Anggaran dari APBD Solo 2023 untuk Masjid Sriwedari

      Fraksi PDIP DPRD Solo akan memperjuangkan agar ada alokasi anggaran untuk penyelesaian pembangunan Masjid Sriwedari pada APBD 2023.

      Cek! Cara Legal Beli BBM Bersubsidi Pakai Jeriken di Sragen

      Pembelian BBM bersubsidi menggunakan jeriken diperbolehkan untuk sejumlah kalangan dengan syarat tertentu. Cek di sini caranya.

      Soto Gunting Klaten, Pembeli Leluasa Potong Jeroan dan Daging sesuai Selera

      Soto Gunting Pak Randi menjadi salah satu menu soto yang terkenal di sepanjang jalan raya Solo-Jogja.

      Doakan Korban Tragedi Kanjuruhan, Besok Masjid Agung Solo Adakan Salat Gaib

      Masjid Agung Solo akan mengadakan Salat Gaib berjamaah yang ditujukan bagi para korban tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jatim, setelah Salat Jumat, siang ini.

      Rest Area Candi Sukuh Karanganyar Mangkrak 3 Tahun

      Sejak selesai dibangun pada 2019, rest area di kawasan wisata Candi Sukuh, Karanganyar belum pernah digunakan. Padahal proyek pembangunannya menelan dana hingga Rp2 miliar.

      Wah, Ada Nama Anak FX Hadi Rudyatmo di Daftar Usulan Caleg DPRD Solo 2024

      Nama anak FX Hadi Rudyatmo, Rheo Fernandez, masuk bakal daftar caleg sementara DPRD Kota Solo 2024 dari hasil penjaringan PAC PDIP Jebres.

      BLT Sapu Jagat Belum Cair, Bupati Karanganyar Minta Warga Bersabar

      Bupati Karanganyar meminta warga bersabar menunggu pencairan BLT sapu jagat yang saat ini masih pendataan calon penerima. Menurutnya perlu kehati-hatian dalam pendataan agar tidak ada doble penerima.

      Kurang dari 24 Jam, Polres Sukoharjo Berhasil Tangkap Pembobol Rumah di Grogol

      Polres Sukoharjo berhasil menangkap pembobol rumah kosong di Perumahan Baiti Jannati, No. A 29, Pandeyan, Grogol, dalam waktu kurang dari 24 jam.

      Terus Bertambah, Kini Ada 181 Nama Warga Wonogiri yang Dicatut Parpol

      Kasus pencatutan nama warga Wonogiri sebagai anggota partai politik (parpol) terus bertambah.