Tutup Iklan

CURANMOR SOLO : 4 Residivis Ditangkap, 3 Orang Ditembak Kakinya

CURANMOR SOLO : 4 Residivis Ditangkap, 3 Orang Ditembak Kakinya

SOLOPOS.COM - Ilustrasi (google.img)

Curanmor Solo, aparat Polsek Laweyan menangkap empat residivis curanmor dan tiga di antaranya harus ditembak kakinya.

Solopos.com, SOLO -- Aparat Polsek Laweyan menangkap empat pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas provinsi di Kelurahan Doplang, Kabupaten Semarang, Minggu (30/10/2016).

Tiga di antara empat pelaku curanmor itu harus merasakan timah panas di kaki karena berusaha kabur saat ditangkap polisi. Ketiga pelaku itu yakni Darmoko, 35, dan Agus Purwanto, 32, keduanya warga Boja, Kendal, dan Daryoso, 27, warga Mranggen, Demak.

Sementara satu palaku yang tidak ditembak adalah Muhammad Zainuri, 34, warga Mranggen, Demak. Kapolsek Laweyan, Kompol Agus Puryadi mengatakan pelaku mencuri sepeda motor di tempat indekos belakang Kampus Universitas Sebelas Maret (UNS), Kelurahan Jebres, Jebres.

Selain itu mereka juga beraksi  di Karangasem, Laweyan. "Pelaku selama sehari berhasil mencuri tiga sepada motor. Tiga sepeda motor hasil curian dijual seharga Rp10 juta di kawasan Semarang," ujar Agus saat ditemui wartawan di Mapolsek, Senin (31/10/2016) malam.

Agus mengatakan polisi langsung menyelidiki kasus curanmor dengan memeriksa saksi. Pelaku ternyata berada di Semarang sehingga Polsek Laweyan berkoordinasi dengan Polrestabes Semarang.

"Kami menemukan lokasi persembunyian keempat pelaku dan langsung mengintai. Setelah memastikan pelaku ada di dalam rumah langsung digerebek," kata dia.

Menurut dia, ketiga pelaku yakni Daryoso, Darmoko, dan Purwanto terpaksa ditembak kakinya lantaran berusaha kabur saat akan ditangkap. Hasil pengembangan kasus pelaku ternyata residivis yang pernah mencuri di daerah Semarang.

"Pelaku sempat menyewa tempat indekos di wilayah Ngemplak, Boyolali, sebelum mencuri di daerah Solo. Pengungkapan pelaku bermula dari rekaman kamera CCTV [closed-circuit television] di salah satu tempat indekos di Jebres," kata dia.

Barang bukti yang disita, kata dia, ada empat sepeda motor, dua di antaranya dijadikan sarana untuk mencuri. Pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman 5 tahun penjara.

"Pelaku [Purwanto dan Zainuri] sebagai otak pencurian. Sedangkan dua pelaku lainnya membantu mencuri dan turut menjual sepeda motor," kata dia.

Sementara itu, salah seorang pelaku curanmor, Purwanto, mengaku menggunakan kunci T hasil modifikasi untuk mencuri sepeda motor. Masalah ekonomi menjadi alasan untuk nekat mencuri sepeda motor.

"Saya dijanjikan mendapatkan uang senilai Rp2,5 juta dari hasil penjualan sepeda motor curian. Sepeda motor hasil curian belum sempat dijual karena polisi keburu menangkapnya," kata dia.

Berita Terkait

Berita Terkini

Daihatsu Luncurkan Rocky 1.2L Terbaru di Indonesia

Daihatsu Rocky 1.2L merupakan hasil pengembangan putra-putri Indonesia melalui tim R&D PT.Astra Daihatsu Motor (ADM).

Waspada! 35 Persen Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Di Klaten Tak Punya Komorbid

Sebanyak 35% dari total jumlah pasien positif Covid-19 Kabupaten Klaten yang meninggal diketahui tidak memiliki komorbid.

Heboh Ivermectin untuk Pengobatan Covid-19, Bagaimana Faktanya?

Menanggapi kabar itu, Badan POM menjelaskan penggunaan Ivermectin untuk pengobatan Covid-19.

Perusakan Makam di Solo Dilakukan Anak-Anak, Pemerhati Anak: Ini Tanggung Jawab Bersama!

Pemerhati Anak, Ketua Sahabat Kapas, Dian Sasmita, menanggapi perusakan makam yang dilakukan oleh sepuluh anak-anak di Mojo, Pasar Kliwon, Solo.

BPCB Jateng Tutup Candi Ceto dan Sukuh Karanganyar, Ada Apa Ya?

BPCB Jateng menutup objek wisata Candi Sukuh, Candi Ceto, dan Museum Sangiran Klaster Dayu, Karanganyar, mulai 22 Juni hingga 2 Juli.

Habis Kunker, Puluhan Anggota DPRD Bantul Jalani Swab PCR

Anggota Dewan menjalani swab PCR karena Ketua DPRD Bantul dan salah satu anggota Komisi B dinyatakan positif Covid-19 seusai kunker.

Mangkrak 1 Tahun, Begini Kondisi SDN 2 Kragilan Sragen yang Disiapkan untuk Isolasi Pasien Covid-19

Bangunan SDN 2 Kragilan, Kecamatan Gemolong, Sragen, sudah tidak terpakai sejak setahun terakhir akan digunakan untuk tempat isolasi.

Terlambat Naik, Penjala Ikan di Banjarnegara Ini Terjebak di Tengah Sungai

Seorang penjala ikan di sungai serayu, Desa Bandingan, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara yang terjebak di tengah arus aliran deras sungai.

Euro 2020 Malam Ini: Cheska Vs Inggris dan Kroasia Vs Skotlandia

Inggris dan Rep Cheska sudah pernah bertemu sebanyak empat kali sejak 1998. Hasilnya, Inggris mampu menyabet dua kemenangan, Republik Cheska satu kali menang, sementara sisanya berakhir imbang.

Sepeda Anti Jatuh dari Tiongkok, Tetap Seimbang Saat Berhenti

Seorang Vlogger asal Beijing, Tiongkok menunjukkan sebuah sepeda otonom yang mampu tetap seimbang tanpa jatuh saat dalam keadaan berhenti.

Hipertensi Komorbid Penyebab Kematian Terbanyak Pasien Covid-19

Selain menjadi komorbid penyebab kematian terbanyak pasien Covid-19, hipertensi dikenal juga sebagai silent killer.

Marak Bangunan Liar di Tepi Jalan Solo-Purwodadi, Ini Sebabnya!

Jumlah bangunan liar di tepi jalan Solo-Purwodadi, tepatnya di saluran irigasi Kedung Kancil di wilayah Doyong dan Soko, Kecamatan Miri, Sragen, terus bertambah.