SOLOPOS.COM - ilustrasi curahan air hujan (JIBI/Solopos/Dok.)

Hujan yang terjadi Kamis sore karena adanya beberapa tekanan rendah di selatan ekuator

Harianjogja.com, JOGJA-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) DIY memprediksi saat ini hingga akhir Januari nanti terjadi peningkatan curah hujan yang cukup tinggi di sebagian wilayah DIY.

Promosi Jalur Mudik Pantura Jawa Makin Adem Berkat Trembesi

“Frekuesi hujan yang dapat disertai dengan petir serta angin kencang terutama sore hingga malam hari akan berpotensi muncul,” kata Kepala Kelompok Data dan Informasi, Stasiun Klimatologi BMKG DIY Djoko Budiono, dalam siaran tertulisnya, Kamis (18/1/2018).

Djoko menjelaskan, hujan yang terjadi Kamis sore karena adanya beberapa tekanan rendah di selatan ekuator sehingga menyumbang bagi pembentukan awan-awan hujan di DIY. Munculnya tekanan rendah tersebut juga memicu pergerakan angin muson Asia menjadi lebih kuat masuk wilayah hingga selatan ekuator.

Penguatan muson Asia ini ikut andil dalam pembentukan hujan. “Saat ini menjelang akhir bulan Januari hingga awal Pebruari merupakan pumcak musim. Di sebagian besar DIY diprediksi hujan dalam kategorinya hujan sedang -lebat [30-70 mm/hari]. sementara itu untuk tinggi gelombang di selatan DiY mencapai 2- 4 meter,” Papar Djoko.

BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai adanya genangan air, banjir maupun longsor bagi yang tinggal di wilayah berpotensi hujan lebat terutama di daerah rawan banjir dan longsor terutama di daerah dataran rendah, daerah cekungan, bantaran kali atau sungai, perbukitan, lereng-lereng dan pegunungan.

Hujan yang disertai angin kencang juga berpotensi menyebabkan pohon tumbang sehingga masyarakat tidak berlindung di bawah pohon saat hujan. “Menunda kegiatan penangkapan ikan secara tradisional hingga gelombang tinggi mereda,” imbau Djoko.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya