Kapolsek Gringsing AKP Sugiyanto memamerkan ratusan botol minuman keras yang disita dari sejumlah warung remang-remang dan toko sembako di wilayah kerjanya. (Antara-Kutnadi)

Solopos.com, BATANG — Peredaran gelap minuman keras di wilayah yang menjadi tanggung jawab Polres Batang terbilang mencengangkan. Cukup dua hari melakukan razia penyakit bmasyarakat (pekat) menjalang Hari Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, aparat penegak hukum sudah merampas ratusan botol minuman keras (miras) sebagai barang bukti.

Kepala Polres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga di Batang, Jawa Tengah, Selasa (18/12/2018), mengakui pihaknya sedang mengintensifkan Operasi Pekat untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan saat perayaan Hari Natal dan Tahun Baru. Cukup dua hari merazia sebagian pedagang di jalur pantai utara Kecamatan Gringsing saja, jajarannya telah mendapatkan 225 botol miras. "Kita menyasar pada warung-warung remang sekaligus menyita ratusan botol minuman keras dari para pedagang warung," katanya.

Kapolres Edi Suranta Sinulingga yang didampingi Kepala Polsek Gringsing AKP Sugiyanto mengatakan dalam razia itu, polisi juga berhasil membongkar tipu muslihat para penjual minuman keras yang menyembunyikan barang yang memabukan itu di tempat yang rahasia. "Para penjual tidak hanya sekadar menyajikan botol minuman keras di warung secara sembunyi-sembunyi namun mereka juga menyembunyikan barang yang memabukan itu ditempat yang dirahasiakan," katanya.

Menurut dia, terbongkarnya peredaran minuman keras itu berawal dari laporan dari masyarakat yang mencurigai adanya pesta barang memabukan itu di sebuah jalan desa. Polisi yang menerima informasi itu, kata dia, kemudian berpatroli dan mendekati sekelompok pemuda yang sedang berkumpul di sebuah jalan desa yang dijadikan tempat minum minuman keras.

"Saat itu, para pemuda itu sedang menikmati minuman keras oplosan yang dikemas pada botol air mineral. Melalui pendekatan persuasif, kami mengembangkan kasus itu untuk mengetahui dari mana mereka membeli minuman keras itu," katanya.

Setelah mendapat informasi, polisi langsung bergerak ke sebuah warung makan kecil dan menemukan minuman keras jenis arak, vodka, dan topi miring.  "Selanjutnya ada informasi lagi ada pedagang yang menyembunyikan botol minuman keras di sebuah warung. Kami sempat hampir terkecoh karena pemilik warung hanya menjual sembako. Namun, saat diselidiki di dalam kamar rumahnya terdapat minuman keras jenis oplosan dalam jumlah besar yang dikenas dalam botol air mineral," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten