Cuekin Gubernur Ganjar Saat Kunjungan ke Kendal, Mendagri Minta Maaf

Mendagri Tito Karnavian mencuekin Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, yang mengenakan pakaian adat dan bermasker saat kunjungan ke Kendal.

 Tangkapan layar Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, saat menyambut kedatangan Mendagri, Tito Karnavian, di Kendal. (Instagram@ganjar_pranowo)

SOLOPOS.COM - Tangkapan layar Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, saat menyambut kedatangan Mendagri, Tito Karnavian, di Kendal. (Instagram@ganjar_pranowo)

Solopos.com, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, kembali menyita perhatian publik. Kali ini karena kejadian saat dia ‘dicuekin’ Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian.

Kejadian itu terjadi saat Gubernur Ganjar menyambut kedatangan Mendagri di Kabupaten Kendal, Kamis (30/7/2021). Ganjar yang mengenakan masker dan pakaian adat Sumatra pun membuat Mendagri tidak mengenalinya.

Mantan Kapolri itu bahkan tidak mengubris salam Ganjar yang menyambut langsung kedatangannya di depan pintu masuk gedung. Tito hanya menyapa Bupati Kendal, Dico M. Ganinduto, yang berdiri bersebelahan dengan Ganjar.

Baca Juga: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Akui Sulit Terapkan Pembatasan 20 Menit Makan di Tempat

Tito juga melakukan adu kepalan, sebagai alternatif salaman pada masa pandemi dengan Bupati Dico dan beberapa pejabat lain. Sedangkan dengan Ganjar, Tito hanya memberikan salam namaste, atau mengatupkan kedua tangan di depan dada.

Namun, saat memberikan pidato sambutan Mendagri pun mengucapkan permintaan maaf ke Guberur Ganjar. Ia tidak tahu jika orang yang menyambutnya dengan pakaian adat itu adalah orang nomor satu di jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng.

“Saya mohon maaf betul tadi, waktu berdiri masuk yang saya perhatikan betul hanya Bupati. Sebelah Bupati, ada yang pakai pakaian adat, kalau di Jakarta abang-none Jakarta, saya pikir itu abangnya bupati Kendal. Kalau di sini namanya apa? Biasanya kepala daerah kalau ada tamu datang kan dikasih pasangan itu. Sampai saya ke toilet baru ngeh, itu pak Ganjar. Tapi, memang beliau cocok jadi abangnya [mas Jateng]. Jangankan kelas Kendal, kelas Jateng masih cocok. Beliau awet muda, ganteng, tinggi,” ujar Tito yang disambut gelak tawa tamu undangan yang hadir dalam acara tersebut.

Bacca Juga: Warga Wadas Purworejo Gugat Ganjar Pranowo ke PTUN Terkait Pembangunan Bendungan Bener

Reaksi Netizen

Ganjar sebenarnya bukan berniat membuat Mendagri pangling dengan penampilannya yang mengenakan pakaian adat. Setiap hari Kamis, ia memang mewajibkan seluruh jajaran ASN Pemprov Jateng, termasuk dirinya mengenakan pakaian adat.

Kejadian ini pun terekam dalam sebuah video dan diunggah Gubernur Ganjar di akun Instagram pribadinya di @ganjar_pranowo. Selang empat jam diunggah, video tersebut sudah dilihat sebanyak 352.710 kali.

sehat terus Pak Mendagri …. Eh tapi cocok gak ya jadi @masmbakjateng ? ??,” tulis Ganjar dalam unggahannya.

Video yang diunggah Ganjar itu juga mematik respons dari netizen. Banyak yang menilai Ganjar memang layak mengenakan pakaian adat dan tidak kalah dengan Sinang Kendal, sebutan bagi Duta Wisata Kendal.

Baca Juga: Seluruh Exit Tol Jateng Ditutup, Ganjar: Ini Bukan Lockdown

MasyaAllah Pak @ganjar_pranowo ,” akun @chafrederica milik istri Bupati Kendal.

Tapi Keren Loh, Pak Tito smpe minta Maaf, Akibat tdk Mengenali Mas Ganjar, wkwk??????…..,” sambung akun @italintar.

Mesem saya pak. Memang kelihatan auranya pak Ganjar positif, jadi terlihat muda terus. Sehat terus nggeh bapak. Aamiiin….,” ujar akun @yusmiawidiastuti.

Betul kata pak Tito.. gubernur Jawa tengah awet muda. Ganteng, tinggi, udah seperti Abang Jakarta. Sehat selalu pak Ganjar Pranowo??,” tulis akun @rini_hakim2002.

 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by
Ganjar Pranowo (@ganjar_pranowo)

Berita Terkait

Espos Premium

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Pemerataan akses listrik di Indonesia bisa banyak terbantu dengan teknologi panel surya. Teknologi ini ramah lingkungan dan bisa dibangun di banyak tempat dan banyak pulau di Indonesia.

Berita Terkini

KLHK Pantau Keberadaan Macan Tutul di Pegunungan Lasem Rembang

Selain dugaan keberadaan macan tutul, ada pula hewan terancam punah lainnya di Pengunungan Lasem Rembang.

Pemkab Grobogan Fasilitasi Swab Antigen Peserta Tes CPNS

Link pendaftaran swab antigen bagi peserta tes CPNS sudah diunggal melalui akun Instagram BKPPD Grobogan.

Fix! Dokter Cabul di Semarang yang Campurkan Sperma ke Makanan Istri Teman Idap Kelainan Jiwa

Dokter berinisial DP, 31, yang menjadi tersangka kasus asusila karena mencampurkan sperma ke makanan istri temannya di Semarang dinyatakan mengidap kelainan jiwa.

Bioskop di Kudus Dibuka Kembali, Ini Syarat Bagi Penonton

Berada pada PPKM level 2, Kabupaten Kudus mengizinken bioskop buka dengan protokol kesehatan ketat bagi penonton.

1.681 Ibu Hamil di Kendal Sudah Ikut Vaksinasi Covid-19

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kendal, Wynee Frederica meminta ibu hamil yang ada di wilayahnya untuk tidak takut vaksinasi.

Silaturahmi ke Kediaman Habib Luthfi Pekalongan, Airlangga: Beliau Orang Tua Kita

Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) Airlangga Hartarto sowan ke kediaman Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya atau Habib Luthfi.

Bikin Penasaran! Wisata Curug Sirawe Batang Tawarkan Pesona Aliran Air Panas dan Dingin Terjun Bersama

Wisata Curug Sirawer Batang memiliki keunikan yakni curug air panas yang bersuhu tinggi dan satu curug bersuhu sangat dingin mengucur bersamaan.

Sudah Punya 20, Kota Semarang Bakal Ketambahan 4 Rumah Sakit Anyar, Mana Saja?

Akan ada empat rumah sakit (RS) baru di Kota Semarang. Dengan tambahan rumah sakit ini diharapkan bisa mengakomodasi pasien Covid-19 yang banyak.

Istana Konglomerat Pertama Asia Tenggara di Semarang Kini Jadi Perkantoran, Ini Lokasinya!

Dahulu memiliki luas hingga 81 ha, istana konglomerat Asia Tenggara di Semarang kini berubah jadi perkantoran. Kira-kira di mana lokasinya?

Ganjar Sebut Jateng Segera Bentuk Brinda, Ini Fungsinya

Usulan pembentukan Brinda ini bahkan sudah masuk dalam pembahasan antara Pemprov Jateng dengan DPRD Jateng dalam rapat paripurna.

Hubungan Tak Direstui, Pemuda di Grobogan Nekat Gantung Diri

Cerita keluarga hubungan korban tidak direstui orang tua kekasihnya diduga itu yang membuat pemuda di Grobogan gantung diri.

JoMan Usung Ganjar Jadi Capres, Ini Reaksi Gubernur Jateng

Selama ini, Ganjar memang terkesan acuh setiap ditanya perihal dukungan sejumlah kelompok terkait pencalonannya sebagai presiden pada Pilpres 2024.

Innalillahi, 99 Anak Salatiga Kehilangan Orang Tua Gegara Covid-19

Catatan Pemkot Salatiga, sejak awal pandemi hingga Agustus 2021, sudah ada 99 anak di Salatiga yang kehilangan orang tuanya karena terpapar Covid-19.

Tim Basket Satya Wacana Saints Salatiga Umumkan Pergantian Pelatih

Mantan kapten tim SWSS musim 2010-2011 yaitu Jerry Lolowang terpilih sebagai pengganti Efri Meldi.

Rekonstruksi Pembunuhan Taruna PIP Semarang Digelar, Polisi Temukan Fakta Baru

Polisi menggelar reka ulang penganiayaan taruna PIP Semarang oleh senior yang berujung kematian. Ada sejumlah fakta baru yang terungkap.