Cuaca Ekstrem, Bantul Tetapkan Status Siaga Darurat Banjir & Tanah Longsor

Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menetapkan Status Darurat Banjir dan Tanah Longsor selama musim hujan yang berpotensi cuaca ekstrem.

 Ilustrasi banjir bandang. (Freepik.com)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi banjir bandang. (Freepik.com)

Solopos.com, BANTUL — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menetapkan status Siaga Darurat bencana banjir, tanah longsor dan angin kencang menghadapi musim hujan dengan potensi cuaca ekstrem saat ini.

“Status Siaga Darurat Banjir, Tanah Longsor dan Angin Kencang berlaku sejak tanggal 26 September sampai dengan 25 Desember 2022,” kata Komandan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Bantul, Aka Luk Luk Firmansyah, Jumat (7/10/2022).

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

Penetapan status siaga darurat itu berdasarkan Keputusan Bupati Bantul Nomor 434 Tahun 2022 tentang Status Siaga Darurat Bencana Banjir, Tanah Longsor dan Angin Kencang yang diterbitkan dan ditandatangani beberapa hari lalu.

Dia mengatakan yang dilakukan dalam peningkatan kewaspadaan ancaman bencana dari penetapan status siaga darurat itu, akan dilakukan pengaktifan 29 posko siaga bencana yang tersebar di kelurahan-kelurahan dengan tingkat kerawanan tinggi, dan satu posko Induk di BPBD Bantul.

“Sebelum diaktifkan, kita masih ada rapat koordinasi dulu dengan pihak terkait pada 14 Oktober. Rapat untuk memberikan arahan kebijakan, rencana dihadiri Bupati Bantul,” katanya.

Baca juga: Miris! Gedung SDN di Bantul Ini Nyaris Roboh, Murid & Guru Waswas

Dia mengatakan jumlah pos siaga darurat yang akan diaktifkan pada musim hujan ini hampir sama dengan tahun lalu. Namun, ada tambahan posko siaga dibanding dua tahun sebelumnya, yakni pada 2020 yang berjumlah 21 posko. Kemudian dikembangkan menjadi 29 pos dan satu pos induk pada 2022.

“Tetapi belum tahu nanti kebijakan daerah apakah perlu ditambah lagi untuk pos siaga. Kalaupun ada pengembangan disesuaikan dengan potensi ancaman wilayah, dan BMKG menyatakan bahwa potensi hujan tahun ini cukup tinggi,” katanya.

Sementara itu, dalam Keputusan Bupati tersebut di antaranya menyatakan bahwa Kabupaten Bantul merupakan wilayah yang rawan terjadi bencana banjir luapan, banjir genangan, tanah longsor, dan angin kencang. Oleh karenanya, untuk mengantisipasi dan mengurangi risiko bencana itu perlu ditetapkan Status Siaga Darurat.

Baca juga: Banjir Jebol Tembok Berujung 3 Siswa Meninggal, KBM Sekolah Dialihkan

“Memerintahkan kepada BPBD Bantul untuk mengkoordinasikan perangkat daerah dalam rangka menyusun program dan kegiatan siaga darurat bencana banjir, tanah longsor, dan angin kencang sebagai antisipasi penanggulangan bencana,” kata Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, dalam keputusannya.

Sumber: Antara

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Duh! 4 Alat EWS Tsunami di Bantul Rusak

      BPBD Kabupaten Bantul menyebutkan ada empat alat sistem peringatan dini atau early warning system (EWS) tsunami di wilayahnya yang mengalami kerusakan.

      Jalur Piyungan-Patuk Longsor, Akses Kendaraan Sempat Tertutup

      Jalur Patuk-Piyungan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sempat tertutup longsor akibat hujan deras yang melanda Jumat (25/11/2022).

      Wisata ke Tebing Breksi Jogja Yuk! Ini Harga Tiket & Tarif Sewa Jip

      Tebing Breksi Jogja menjadi salah satu destinasi wisata favorit wisatawan yang berkunjung ke wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya.

      Ada Pemeliharaan, Cek Jadwal Pemadaman Listrik di Jogja Hari Ini (26/11/2022)

      Berikut ini jadwal pemeliharaan dan pemadaman listrik yang terjadi di Sleman, DI Yogyakarta, pada hari ini, Sabtu, 26 November 2022.

      Akhir Pekan, Jogja Diprediksi Hujan dari Siang hingga Malam Hari

      Berikut ini prakiraan cuaca di Kota Jogja pada Sabtu 26 November 2022.

      Gara-Gara Utang Rp80 Juta, Cucu Tega Bunuh Kakeknya Secara Keji di Jogja

      Polisi mengungkapkan motif seorang cucu membunuh kakeknya sendiri di Jogja karena persoalan utang Rp80 juta.

      Sadis! Cucu Bunuh Kakek Sendiri di Jogja, Leher Dijerat di Dalam Mobil

      Seorang cucu membunuh kakeknya sendiri secara sadis di Jogja.

      Minum Miras Oplosan, 1 Mahasiswa di Sleman Meninggal & 3 Lainnya Dirawat di RS

      Seorang mahasiswa di Sleman meninggal dunia setelah menenggak minuman keras oplosan.

      Ada 3 Sesar Aktif Baru, Kawasan Rawan Gempa Yogyakarta Diprediksi Kian Meluas

      BPBD DI Yogyakarta akan memasukkan tiga sesar aktif, Progo, Dengkeng, dan Oya sebagai dasar penentuan kawasan rawan bencana gempa.

      Prakiraan Cuaca Jogja Jumat: Hujan dari Siang hingga Malam Hari

      Berikut ini prakiraan cuaca di Kota Jogja pada Jumat 25 November 2022.

      Pernikahan Kaesang-Erina, Polda DIY Siapkan Berbagai Skema Rekayasa Lalu Lintas

      Polda DI Yogyakarta telah menyiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas saat gelaran pernikahan Kaesang dan Erina.

      Dinilai Langgar Etik, Hakim Kasus Klitih Gedongkuning Bakal Dilaporkan ke KY

      Hakim yang mengadili terdakwa kasus klitih Gedongkuning Jogja dilaporkan ke Komisi Yudisial.

      Awas! Ngerokok Sembarangan di Malioboro Jogja Bakal Didenda Rp7,5 Juta

      Pemkot Jogja kini tengah menyusun Perwal mengenai kawasan tanpa rokok dan salah satu poinnya perokok sembarangan bisa didenda hingga Rp7,5 juta.

      Siap-Siap Ambyar! Jumat Malam, Denny Caknan Konser di Bantul

      Penyanyi Denny Caknan dijadwalkan manggung di Lapangan Trirenggo, Kabupatan Bantul, pada Jumat malam.

      Motor Tabrak Pembatas Jembatan di Sleman, 2 Pemuda Asal Cilacap Meninggal

      Kecelakaan tunggal yang terjadi di Jalan Wates tepatnya di depan SPBU Perengdawe, Kalurahan Balecatur, Kapanweon Gamping, menyebabkan dua pemuda meninggal dunia.