Cuaca Boyolali Hujan Lebat Hari Ini, Jangan Lupa Payung dan Mantel Lur!

Prakiraan cuaca Boyolali hari ini, Sabtu (13/8/2022), tersaji dalam artikel ini secara lengkap.

 Ilustrasi hujan. (Freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi hujan. (Freepik)

Solopos.com, BOYOLALI – Prakiraan cuaca di Boyolali hari ini diperkirakan berawan pada pagi hari, kemudian hujan lebat pada malam hari, Sabtu (13/8/2022).

Dikutip dari bmkg.go.id, prakiraan cuaca di Boyolali hari ini dimulai dengan awan tebal pada pukul 04.00 WIB. Suhu 22 derajat Celsius dengan kecepatan angin 10 km/jam dari arah tenggara, kelembapan udara 95 persen.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

Pada pukul 07.00 WIB, cuaca mulai berawan dengan suhu 26 derajat Celsius dan kecepatan angin 10 km/jam dari arah tenggara. Sedangkan kelembapan udara mencapai 85 persen.

Pukul 10.00 WIB, cuaca sempat cerah berawan dengan suhu 29 derajat Celsius. Kecepatan angin 20 km/jam dari arah tenggara dan kelembapan udara 70 persen.

Pukul 13.00 WIB, prakiraan cuaca di Boyolali hari ini berawan dengan suhu 31 derajat Celsius. Kecepatan angin 20 km/jam dari arah timur dan kelembapan 55 tenggara.

Baca Juga: Di Mana Daerah Terdingin di Jawa Tengah?

Memasuki pukul 16.00 WIB, prakiraan cuaca di Boyolali hari ini mulai hujan lebat dengan suhu udara 28 derajat Celsius. Kecepatan angin 20 km/jam dari arah timur dan kelembapan 75 persen.

Pukul 19.00 WIB, kondisi hujan di Boyolali turun level menjadi hujan sedang. Suhu udara 28 derajat Celsius. Sedangkan kecepatan angin 10 km/jam dari arah tenggara dan kelembapan udara 75 persen.

Mulai pukul 22.00 WIB, prakiraan cuaca di Boyolali hari ini hanya berawan dengan suhu udara 26 derajat Celsius. Kecepatan angin 10 km/jam dari arah tenggara dan kelembapan udara 85 persen.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Kreasso 2022 Berlangsung Offline di Hall Tirtonadi Solo, Panitianya Pelajar SMP

      Ajang Kreatif Anak Sekolah Solo atau Kreasso kembali digelar ada 2022 ini secara offline dengan melibatkan siswa-siswi SMP sebagai panitia.

      2 Pekan Penggalian, Pemkab Boyolali Selamatkan Situs Gumuk Watu Serut

      Pemerintah melakukan penggalian atau ekskavasi selama dua pekan pada Situs Gumuk, Watu Serut, di Desa Tlawong Kecamatan Sawit Kabupaten Boyolali.

      Catat Lur! Jalan KH Samanhudi Sukoharjo Ditutup 3-30 Oktober 2022

      Jalan KH Samanhudi Sukoharjo ditutup pada 3-30 Oktober 2022 karena adanya pengecoran jalan sepanjang 100 meter dekat trafict light (TL) Simpang Carikan.

      Cuci Celana di Sungai Nguter Sukoharjo, Warga Sragen Tewas Terseret Arus

      Cuci celana di Sungai Nguter, Sukoharjo, warga Kecamatan Masaran, Sragen, tewas terseret arus sejauh 400 meter, Kamis (29/9/2022).

      Mobil Ditumpangi Anggota DPRD Solo Dirusak di Minahasa, Diduga Ada Provokator

      Ketua Komisi I DPRD Solo Suharsono menyebut ada provokator saat kejadian mobil ditumpangi anggota Komisi I Hartanti dirusak warga di Minahasa, Sulawesi Utara.

      Konsisten Dukung Gerakan Indonesia Inklusif, Aqua Klaten Diganjar Penghargaan

      Komisi Nasional Disabilitas (KND) memberikan anugerah Prakarsa Inklusi kepada PT Tirta Investama, Pabrik Klaten (Aqua Klaten).

      Lahan Terdampak Proyek Underpass Simpang Joglo Solo, Warga: Kami Butuh Waktu

      Warga yang lahannya terdampak proyek pembangunan underpass di Simpang Joglo, Banjarsari, Solo, berharap diberi waktu untuk bersiap pindah sebelum lahan dibebaskan.

      Ketika Pimpinan PKI Gelar Pertemuan Kilat di Prambanan Klaten

      Peristiwa G30S sampai sekarang masih membekas di benak masyarakat Indonesia.

      Dulu sampai Sekarang, Sekaten Ajang Warga Cari Hiburan

      Tradisi Sekaten di Alun-alun Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat merupakan salah satu cara dakwah agama Islam juga sarana hiburan masyarakat dari dulu hingga sekarang.

      Harga Kedelai Naik, Ukuran Tahu dan Tempe di Pasar Boyolali Kian Mengecil

      Kenaikan harga kedelai sebagai imbas kenaikan harga BBM berdampak pada menurunnya penjualan tahu dan tempe di Pasar Boyolali.

      Kunjungan Wisatawan di Klaten Mulai Meningkat, Sudah Capai 15.000 Orang/Bulan

      Destinasi wisata di Klaten disebut-sebut mulai bangkit setelah dua tahun terpukul gara-gara pandemi Covid-19.

      Sakjose Mazzeh! Petani Milenial Klaten Kembangkan Aplikasi Sirojo & Sitampan

      Komunitas Petani Muda Klaten (KPMK) mengembangkan dua aplikasi sekaligus.

      Korban Ledakan Aspol Sukoharjo Luka Bakar 70%, Pemeriksaan Tunggu Pemulihan

      Polres Sukoharjo menunggu proses pemulihan korban ledakan di asrama polisi (aspol) Sukoharjo yang saat ini masih dirawat di Ruang Intensive Care Unit (ICU) RSUD dr Moewardi Solo (RSDM) karena mengalami luka bakar hingga 70%.

      Gawat! Sungai Bagor-Sungai Ujung di Klaten Ternyata dalam Kondisi Kritis

      Kondisi alur Sungai Bagor-Sungai Ujung dari hulu hingga hilir dalam kondisi kritis.

      Cerita Keluarga di Solo Hidup dari Jualan Rica-Rica Gukguk selama 4 Generasi

      Pedagang kuliner anjing atau rica-rica gukguk di Solo kebanyakan sudah berjualan turun-temurun mewarisi dari kakek dan ayah.