Covid-19 Sukoharjo: Awal Mula Klaster Warung Ayam Goreng di Ngadirejo Kartasura
Ilustrasi pengaturan jarak di tempat makan untuk menghindari penyebaran COvid-19. (Freepik)

Solopos.com, SUKOHARJO – Salah satu warung makan ayam goreng di kawasan Ngadirejo, Kartasura, menjadi klaster baru penularan Covid-19 di Sukoharjo. Sampai saat ini Gugus Tugas Covid-19 Sukoharjo mencatat ada 11 orang yang positif terinfeksi virus corona dari klaster ini.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo Yunia Wahdiyati mengatakan 11 orang tersebut saat ini menjalani isolasi mandiri. Dia menambahkan, klasker warung makan ayam goreng di Kartasura ini menjadi yang pertama di Sukoharjo.

Kasus ini muncul kali pertama dari pemilik usaha warung makan ayam goreng yang meninggal dunia. Sebelum meninggal pemilik warung makan itu sempat menjalani uji swab dan ternyata positif Covid-19.

Api Abadi Mrapen di Grobogan Padam, Inikah Penyebabnya?

"Hasil swab keluar setelah yang bersangkutan meninggal dunia. Jadi awalnya pasien suspek. Pemulasaran jenazah telah menggunakan protokol Covid-19," kata Yunia ketika berbincang dengan Solopos.com melalui telepon seluler pada Jumat (2/10/2020).

Gugus Tugas kemudian melakukan tracing kontak pasien positif Covid-19 dari klaster warung makan ayam goreng di Sukoharjo ini. Penelusuran kontak menyasar mereka yang berkontak erat, baik keluarga maupun karyawan.

Dari hasil pelacakan dengan uji swab hidung dan tenggorokan melalui metode PCR, hasilnya 11 orang terkonfirmasi positif corona baik keluarga maupun karyawan.

Kisah Pilu Bocah 1,5 Tahun Selamat dalam Kecelakaan Tol Sragen Tapi Ayah Ibu Meninggal

Pelacakan

Rumah makan tersebut kini telah tutup sementara waktu guna menekan penyebaran virus corona. Gugus tugas juga masih melacak pelanggan yang menjadi kontak erat dengan kasus tersebut.

"Kasusnya corona dari klaster kuliner ini belum putus. Kami masih menunggu hasil swab kontak erat lainnya," katanya.

Dia mengatakan munculnya kasus positif Covid-19 dari bidang usaha kuliner yakni klaster warung makan ayam goreng menjadi perhatian besar bagi Gugus Tugas Covid-19 Sukoharjo. Pihaknya meminta pengusaha kuliner meningkatkan standardisasi protokol kesehatan sebagai langkah antisipasi munculnya klaster kuliner lainnya.

Ini Dia Tips Agar Hasil Foto KTP Terlihat Bagus

Standar protokol kesehatan ini seperti mengatur ruangan dengan menetapkan jarak satu kursi satu dengan lainnya. Kemudian menyiapkan sarana prasarana cuci tangan dan menggunakan masker baik baik pelanggan maupun pegawai rumah makan.

"Karyawan rumah makan itu juga harus selalu pakai masker. Tidak boleh lepas," katanya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom