Covid-19 Solo: 2 Hari Tambah 21 Kasus, Uji Swab Mandiri Sumbang Banyak
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Freepik)

Solopos.com, SOLO—Satuan Petugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Solo mencatatkan 21 kasus baru pada Selasa-Rabu (27-28/10/2020). Tambahan tersebut membuat kumulatif kasus genap di angka 1.100, dengan perincian 773 sembuh/pulang, 222 karantina mandiri, 61 rawat inap, dan 44 meninggal dunia.

Tambahan kasus pada Selasa sejumlah 9 orang, sebagian disumbang dari tracing kontak dan pasien suspek yang naik kelas. Perincian domisilinya, masing-masing seorang dari Kelurahan Pajang, Panularan, Kerten, Sondakan, Tipes, Serengan, dan Penumping, serta 2 orang dari Gilingan.

Catat, Gali Informasi hingga Kelurahan Sebelum Berlibur

Kemudian, tambahan 12 orang pada Rabu, perinciannya, masing-masing seorang dari Kelurahan Purwosari, Semanggi, Banyuanyar, Mojo, Kadipiro, dan Pucangsawit. Enam sisanya disumbang dari uji swab mandiri dua keluarga berbeda di Kelurahan Nusukan.

Tetap di Rumah Saja

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih meminta masyarakat berhati-hati saat libur panjang akhir pekan ini. Jika tak ada kebutuhan mendesak, ia berharap masyarakat tetap di rumah saja.

Dia juga kembali mengingatkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dengan penerapan 4M, yakni memakai masker, mencuci tangan menggunakan air mengalir, menjaga jarak fisik, dan menghindari kerumunan.

Bantuan Sosial Tunai Akan Diperpanjang Hingga Juni 2021, Ini Besarannya

Di sisi lain, sejak pekan kemarin masih 3 kelurahan yang belum ada temuan kasus Covid-19. Ketiga kelurahan itu, meliputi Kampung Baru, Punggawan, dan Ketelan.

Sebanyak 51 kelurahan lain sudah mencatatkan kasus, dengan catatan tertinggi ada di Kelurahan Jebres dengan 127 kasus, disusul Mojosongo sebanyak 120 kasus, dan Kadipiro dengan 64 kasus. Sedangkan jumlah kasus suspek menyentuh 1.279, dengan perincian, 22 dirawat inap, 3 isolasi mandiri, 1.184 sembuh/pulang, dan 70 meninggal dunia.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom