Tutup Iklan

Covid-19 Melandai, Penumpang KRL Jogja-Solo Capai 5.488 Orang Per Hari

Jumlah penumpang KRL Jogja-Solo mengalami peningkatan signifikan imbas dari penurunan kasus harian Covid-19 di Kota Jogja dan Solo.

 Ilustrasi KRL Jogja-Solo. (Dok. Solopos.com)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi KRL Jogja-Solo. (Dok. Solopos.com)

Solopos.com, JOGJA — Okupansi penumpang KRL Jogja-Solo selama bulan Oktober 2021 mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibanding bulan sebelumnya, atau September 2021. Peningkatan jumlah penumpang itu tak terlepas dari turunnya jumlah kasus harian Covid-19 di wilayah Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Melansir dari dari Suara.com, pada September 2021 lalu rata-rata penumpang harian KRL Jogja-Solo mencapai 3.542 orang. Namun, pada bulan Oktober jumlah penumpang mengalami peningkatan menjadi 5.488 orang per hari.

“Tren peningkatan volume penumpang tidak hanya terjadi pada hari kerja, tapi juga saat akhir pekan,” ujar VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba, Rabu (20/10/2021).

Baca juga: Penumpang KRL Jogja-Solo Meningkat, Minggu Paling Ramai

Berdasarkan data KAI Commuter, rata-rata volume penumpang akhir pekan pada September tercatat 3.422 orang, tetapi pada Oktober biasa meningkat menjadi 6.353 penumpang. Bahkan pada Minggu (17/10/2021), jumlah penumpang KRL Jogja-Solo tercatat mencapai 7.177 orang.

Menurut Anne, tren kenaikan volume penumpang KRL pada Oktober juga dipengaruhi oleh semakin terkendalinya kasus Covid-19 di Yogyakarta dan Solo, serta beberapa daerah yang dilintasi KRL.

Terlebih lagi, saat ini Yogyakarta dan Solo juga sudah menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level dua, setelah sebelumnya PPKM level 3. Kondisi ini pun membuat aktivitas perekonomian mulai berjalan dan berimbas pada peningkatan penggunaan transportasi umu, termasuk KRL Jogja-Solo.

Baca juga: PPKM Turun Level, Penumpang KRL Solo-Jogja dan Prameks Terus Meningkat

Sementara itu, tren peningkatan volume penumpang tidak hanya terjadi pada KRL Jogja-Solo. Peningkatan jumlah penumpang juga terjadi di KA Prameks yang melayani rute Yogyakarta-Kutoarjo.

Pada September, rata-rata harian volume penumpang tercatat 721 orang. Namun pada Oktober, volume penumpang mengalami kenaikan 47 persen menjadi 1.061 orang per hari.


Berita Terkait

Espos Plus

Mengenal Prawirodigdoyo, Sosok Penunggang Kuda di Simpang 4 Karanggede

+ PLUS Mengenal Prawirodigdoyo, Sosok Penunggang Kuda di Simpang 4 Karanggede

Kebanyakan warga salah kaprah dengan menganggap patung penunggang kuda di simpang empat Karanggede Boyolali adalah Pangeran Diponegoro, padahal sosok penunggang kuda itu adalah Raden Tumenggung Prawirodigdoyo.

Berita Terkini

Kunjungi Seniman Bantul, Rachmat Gobel Pesan 6 Robot dari Motor Rosok

Wakil Ketua DPR RI, Rachmat Gobel mengapresiasi usaha kreatif Eri Sudarmono, 42, warga Bantul yang menyulap motor tua menjadi replika robot.

Libur Akhir Tahun Mau Ke Jogja? Ketahui Dulu 3 Lokasi Penyekatan Ini

Penyekatan akan kembali dilakukan Pemprov DIY di tiga lokasi pada libur Nataru mendatang. Akan ada pemeriksaan sampel pula untuk mendeteksi penyebaran Covid-19.

Dinas Kebudayaan DIY Salurkan Gamelan ke Pesantren, Jadi Media Dakwah

Dinas Kebudayaan DIY menyalurkan seperangkat gamelan kuningan pelog dan slendro kepada sejumlah pesantren.

Bikin Susah, Warga Nanggulan Tolak Penambangan Pasir Kali Progo

Sejumlah warga dari Kapanewon (Kecamatan) Nanggulan, Kulonprogo, mengeluhkan aktivitas penambangan pasir di sekitar Kali Progo.

Disdikpora Bantul Usulkan Gerakan Pasermas Lidi, Apa Maksudnya?

Disdikpora Bantul mengatakan, secara regulasi belum ada aturan yang mengatur keterlibatan masyarakat itu dalam dunia pendidikan.

Pemkot Jogja Tidak Lakukan Pendataan Jaminan Sosial 2021, Ini Alasannya

Pemerintah Kota Jogja tidak mendata ulang keluarga sasaran jaminan perlindungan sosial pada 2021. Pemkot menggunakan data tahun lalu.

Ini Dia! Sosok Siskaeee yang Disebut Pamer Organ Vital di Bandara YIA

Sosok pengguna akun siskaeee tengah ramai dibicarakan setelah video viral perempuan yang memamerkan payudara dan alat vital di Bandara YIA.

Tak Ada CCTV, Tempat Diduga Siskaeee Pamer Payudara-Kelamin di YIA

Perempuan diduga Siskaeee melakukan aksi eksibisionisme di akses jalan penghubung antara lantai satu dan dua parkir Bandara YIA yang tidak terpasang cctv dan jarang dilalui orang.

Kata Bandara YIA Soal Perempuan Pamer Payudara dan Kelamin di Parkiran

PT AP I (Persero) selaku pengelola Bandara YIA merasa dirugikan oleh perempuan yang melakukan aksi eksibisionisme, yakni pamer payudara dan kemaluan di lantai dua parkir Bandara YIA.

+ PLUS PKL Harus Pindah agar Malioboro Menjadi Mirip Orchard Road

Konsep besar yang segera direlisasikan adalah mengembangkan Malioboro menjadi seperti kawasan Orchard Road di Singapura. Basisnya adalah penataan dan pemberdayaan sumbu filosofis keraton dan Kota Jogja.

Polisi Kantongi Identitas Perempuan Pamer Payudara dan Kelamin di YIA

Polres Kulonprogo mengantongi identitas perempuan yang diduga melakukan aksi eksibisionisme di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA).

Terbaru, Soal Kasus Perempuan Pamer Payudara dan Kelamin di Bandara YIA

Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji, mendesak polisi menyelesaikan kasus video viral perempuan memamerkan payudara dan alat kelamin di Bandara YIA.

Geger Wanita Pamer Payudara di Bandara YIA Jogja, Ini Kata Polisi

Video viral seorang wanita pamer payudara di area Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) masih dalam penyelidikan polisi.

Pemkab Kulonprogo Tolak Permintaan Pengurangan Pajak Bandara YIA

Pemkab Kulonprogo menolak permintaan pengurangan PBB yang diajukan oleh PT Angkasa Pura I (Persero) selaku pengelola Bandara YIA.

Diburu! Wanita Pamer Payudara & Kelamin di Bandara YIA, Ini Sosoknya

Aparat Polres Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), tengah memburu pemeran wanita yang terekam kamera video dan viral tengah memamerkan genitalianya.