Via Vallen (Instagram @viavallen)

Solopos.com, SOLO – Lagu Salah Apa Aku dari grup musik Ilir 7 mendadak viral di media sosial. Lagu tersebut memiliki lirik sederhana dengan melodi magis yang menghipnosis banyak orang.

Meski sudah setahun dirilis, lagu Salah Apa Aku justru baru meledak pada 2019. Lagu tersebut viral di media sosial setelah versi remix-nya dipakai backsound video pengguna aplikasi Tik Tok.

Seolah tak mau ketinggalan hits, pedangdut Via Vallen ikut meng-cover lagu Salah Apa Aku. Nyanyian Via Vallen dipublikasikan lewat video yang diunggah di channel Youtube-nya. Lagu yang diunggah, Minggu (22/9/2019), dengan versi dangdut koplo itu menempati posisi ketiga trending Youtube Indonesia, Kamis (26/9/2019).

Via Vallen sangat senang lagu Salah Apa Aku yang dinyanyikannya mendapat sambutan baik dari pengguna Youtube. Dia pun mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang sudah menonton videonya.

“Alhamdulillah hari ini, di hari jadi Vyanisty yang ke-9 tahun video musik ini trending sattu. Terima kasih banyak teman-teman,” terang Via Vallen yang disambut beragam komentar netizen.

Kebanyakan warganet mengucapkan selamat atas keberhasilan Via Vallen berkarya di industri musik Tanah Air.

“Orang Jawa mendunia. Mbak Via, salam dari saya orang Jawa tulen. Wonogiri, Jawa Tengah. Ditunggu karya selanjutnya ya mbak. Mantul pokonya,” komentar Alek Cahya.

“Enak banget. Yakin mantul-lah sumpah bawaannya pengin joget,” imbuh Tegar Bramantyo.

“Baru tahu suaranya Via Vallen bagus. Penghayatan mantap. Tapi, coba lagu ini tidak dijadikan koplo. Mantap, indah, syahdu,” imbuh Galih JF.

Diberitakan Solopos.com sebelumnya, lagu Salah Apa Aku sebenarnya telah dirilis di channel Youtube Ascada Musik sejak 21 Juni 2018. Sejak viral di Tik Tok, video klip asli lagu tersebut telah ditonton lebih dari 26 juta kali.

Lirik lagu Salah Apa Aku yang paling mudah diingat berbunyi, “setan apa yang merasukimu.” Namun, belakangan lirik tersebut diganti menjadi, “entah apa yang merasukimu.” Penggalan syair lagu tersebut banyak dipakai sebagai jargon pada demo mahasiswa menolak RKUHP di berbagai wilayah.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten