Tutup Iklan -->
Corona Tanpa Gejala Bikin Lengah, Kenali Ciri-Cirinya
Ilustrasi orang memakai masker. (Freepik)

Solopos.com, JAKARTA - Infeksi virus corona dalam beberapa kasus menunjukkan kecenderungan asimomatis atau tanpa gejala. Meski begitu ada cara khusus untuk mendeteksinya.

"Data yang kita miliki dan data yang dimiliki secara global memang pada kelompok usia muda lebih memiliki daya tahan yang lebih baik dari yang usia lanjut. Namun harus dipastikan bahwa bukan berarti yang kelompok muda ini tidak bisa terkena. Bisa kena dan tanpa gejala," kata pria yang akrab disapa Yuri ini, Sabtu (21/3/2020).

Jadi Anak Angkat, Instagram Martunis Kok Tak Diikuti Ronaldo

Dikutip dari CNN, ciri infeksi corona tanpa gejala, yakni hilangnya kemampuan penciuman (anosmia) dan perasa (dysgeusia). Sehingga, ketika seseorang mengalami gejala tersebut disarankan untuk isolasi diri dan lakukan tes virus corona.

"Anosmia secara umum sudah terlihat pada pasien yang sudah dites positif corona tanpa gejala lainnya," kata peneliti dalam jurnal American Academy of Otolaryngology-Head and Neck Surgery.

Sementara itu, peneliti dalam riset yang lain mengatakan hilangnya kemampuan indera perasa menjadi gejala yang lebih akurat infeksi virus corona dibandingkan tanda yang lain.

350.000 Pelanggan PLN Solo Bakal Nikmati Listrik Gratis dan Diskon 50%

Seperti diketahui, gejala umum virus corona menurut WHO adalah batuk, demam, dan sesak napas. Gejala sendiri akan muncul dalam waktu 2-14 hari setelah terpapar virus corona.

Infeksi Virus Corona Tanpa Gejala

Profesor Tim Spector dari King's College juga membenarkan hal itu. Ia mengatakan hilangnya indera perasa membuktikan seseorang terinfeksi virus corona.

"Orang-orang dengan gejala kehilangan fungsi indra penciuman dan perasa ini tiga kali lebih mungkin membuktikan bahwa ia terinfeksi Covid-19. Jika itu terjadi, kami menyarankan mereka untuk mengisolasi diri guna mengurangi penyebaran penyakit," ungkap dia.

Ganjar Bantah Data 11 Pasien Positif Corona Meninggal di Jateng Sehari

Untuk itu, pemerintah meminta masyarakat melakukan physical distancing atau jaga jarak fisik dan berkegiatan di rumah demi menghindari penyebaran virus dari infeksi corona tanpa gejala. Sebelumnya, masyarakat dihimbau untuk social distancing atau menjaga jarak sosial untuk membatasi penularan.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho