Corona Menggila, Menkes Belgia Larang Warga Seks Threesome? Cek Faktanya

Belgia sendiri telah mencatat 7.284 kasus warga terinfeksi virus corona dan 289 orang meninggal dunia serta 858 telah sembuh.

 Maggie de Block, menkes Belgia. (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Maggie de Block, menkes Belgia. (Istimewa)

Solopos.com, SOLO - Beredar kabar Menteri Kesehatan Belgia, Maggie de Block melarang warga untuk menghentikan aktivitas seksual threesomes dan bertukar pasangan. Menkes Belgia menilai kedua aktivitas seksual itu rawan menularkan virus corona Covid-19.

Dewan Guru Besar FKUI Minta Jokowi Terapkan Lockdown di Indonesia

Menyertai pengumuman itu, Maggie juga menjawab pertanyaan wartawan soal aktivitas seksual bestiality atau berhubungan badan dengan hewan. Kabarnya Maggie justru mengizinkan warganya untuk menggauli hewan lantaran Covid-19 tidak menular dari hewan ke manusia atau sebaliknya.

Maggie terpaksa mengeluarkan pernyataan itu lantaran reputasi Belgia sebagai "Ibu Kota Grup Seks Eropa.” “Belgia adalah kota peminum bir dan grup seks di Eropa, jika bukan dunia. Kita, sebagai bangsa, harus mengatasi situasi ini,” kata Maggie seperti dimuat worldnewsdailyreport.com.

“Bertukar istri [wife swapping],  hubungan seksual bertiga [threesomes], dan pesta pora dengan enam, lima puluh, seratus atau lebih [kerumunan orang] tidak diizinkan sampai wabah mereda,” demikian bunyi pernyataan itu.

Ingin Wabah Corona Segera Berakhir? Mahamenteri Keraton Solo Tedjowulan Sarankan Ini

Sejumlah media telah mengutip pernyataan ini. Bahkan beberapa media di Indonesia turut menyebarkan berita sesuai dengan sumber aslinya.

Sedangkan ditelusuri Solopos.com, Jumat (27/3/2020) sore WIB, pernyataan Maggie tersebut tak pernah dimuat oleh media-media arus utama di Belgia ataupun di Eropa.

Hoax di Tengah Wabah Corona Belgia

Beberapa laman pemeriksaan fakta seperti Truth of Fiction hingga Pioneer Invasion menyebut berita tersebut hoax. Times of India juga mengklaim pernyataan tersebut palsu. Maggie de Block bahkan tak pernah membahas tentang aktivitas seksual threesomes dan bertukar pasangan.

Ada 639 ODP & 6 PDP Corona di Klaten, Ini Sebaran Wilayahnya

Namun beberapa media membenarkan sebagian dari isi berita hoax tersebut. Dikatakan dalam sebuah survei tahun 2018 mengungkapkan bahwa lebih dari 78% pasangan Belgia secara terbuka mempraktikkan kebiasaan bertukar istri. Praktik ini telah umum setelah pada abad ke-19 di bawah pemerintahan King Leopold II bertukar pasangan dilegalkan.

Sedangkan situasi terkini, Belgia telah menerapkan karantina wilayah alias lockdown selama 19 hari hingga 5 April. Kebijakan ini sebagaimana diumumkan Perdana Menteri Belgia Sophie Wilmès.

Belgia sendiri telah mencatat 7.284 kasus warga terinfeksi virus corona dan 289 orang meninggal dunia serta 858 telah sembuh. Saat dikarantina wilayah, Belgia masih menunjukkan angka positif 1.000-an orang.

Terima 18.400 Alat Rapid Test, Gubernur Jatim Minta Segera Digunakan

Berita Terkait

Berita Terkini

Benarkah Ruqyah Bisa Obati Covid-19? Cek Faktanya

Sebuah unggahan menyebutkan ruqyah(rukiah) bisa menjadi obat Covid-19 yang disebabkan virus Corona SARS-Cov2. Benarkah demikian?

Cek Fakta: Tabung Elpiji 12 kg Biru Diganti BrightGas Gratis

Baru-baru ini grup aplikasi perpesanan WhatsApp sedang ramai dengan beredarnya informasi tentang tabung elpiji biru ukuran 12 kilogram yang dapat ditukar menjadi tabung BrightGas secara gratis.

Cek Fakta: Hoaks Covid-19 Tak Masuk Akal

Solopos.com, SOLO Sebuah pesan beredar di Facebook mengenai virus Corona yang dinilai tak masuk akal. Klaim itu berangkat dari kebijakan-kebijakan penanganan Covid-19 di Indonesia yang dirasa berubah-ubah dan sesuai nalar.

Cek Fakta: Makan Kumbang Bisa Bikin Kebal Covid-19?

Solopos.com, SOLO Sebuah pesan beredar di Facebook perihal mengonsumsi rampal atau sejenis kumbang diklaim bisa mencegah virus Corona Covid-19.

Viral Kabar Satpol PP Karanganyar Bubarkan Hajatan di Karangpandan, Begini Faktanya

Solopos.com, KARANGANYAR -- Satpol PP Karanganyar menegaskan tidak membubarkan penyelenggaraan hajatan warga Ngemplak, Karangpandan, Kamis (8/10/2020). Klarifikasi itu disampaikan menyusul adanya postingan</em> warga di media sosial yang mengeluhkan adanya pembubaran hajatan oleh polisi dan Satpol PP Karanganyar.

Cek Fakta: Hoax Mantan Menkes Anjurkan Jemur Uang Buat hindari Covid-19

Solopos.com, SOLO -- Baru-baru ini di grup-grup Whatsapp beredar pesan berantai mencatut nama mantan Menteri Kesehatan Nila Moeloek. Dalam pesan itu, Nila disebut menganjurkan warga tidak memegang uang kembalian dan menjemurnya untuk membunuh virus corona.

Cek Fakta: Memeriksa Klaim Yahya Waloni Soal Tudingan Bisnis Corona

Solopos.com, SOLO -- Sebuah video berisi potongan ceramah seorang mualaf Yahya Waloni beredar di Facebook. Video itu berisi sejumlah klaim sesat mengenai Covid-19 mulai dari masker hingga keberadaan penyintas.

Cek Fakta: Gibran Ingin Bebaskan Palestina dari Israel?

Solopos.com, SOLO -- Akun Facebook AnNde AnNde Lumut pada 9 September 2020 mengunggah pertanyaan soal kemungkinan Gibran Rakabuming Raka membebaskan Palestina dari Israel. Kabar ini ditulis di grup Facebook Kancah Politik dan ramai dibagikan di sejumlah akun Instagram.

Hoaks Tes Covid-19 dengan Menahan Napas, Ini Faktanya

Solopos.com, SOLO -- Sebuah video pendek berdurasi 45 detik beredar di grup-grup Whatsapp. Video berisi sebuah animasi bergambar paru-paru disebut-sebut bisa dipakai sebagai tips melakukan tes Covid-19.

Cek Fakta: Foto Jurnalis Solopos.com Dicatut Jadi Janda Dory Harsa

Solopos.com, SOLO -- Channel Youtube Big Video mengunggah konten yang menerangkan soal sosok mantan istri penyanyi Dory Harsa. Akun ini mengkompilasi sejumlah video dan foto yang beberapa diantaranya justru bukan sosok mantan istri Dory Harsa.

Cek Fakta: Lemon Bisa Bunuh Virus Corona? Ini Faktanya

Solopos.com, SOLO -- Grup-grup whatsapp kembali diriuhkan oleh sebuah gambar berisi informasi mengenai kit medis hingga cara mengatasi Covid-19. Tidak jelas siapa pembuat gambar itu.

Cek Fakta: Hoaks Utas Kepala Klinik Penyakit Menular Universitas Maryland

Solopos.com, SOLO -- Sebuah pesan beredar di grup-grup Whatsapp mengutip pernyataan Kepala Klinik Penyakit Menular Universitas Maryland. Pesan itu berisi poin-poin atau intisari sebuah artikel online.

Cek Fakta: Rocky Gerung Mualaf dan Mendadak Jadi Ustaz?

Solopos.com, JAKARTA -- Beredar foto akademisi Rocky Gerung berada di atas mimbar dengan penampilan menggunakan peci dan mengalungkan sarung. Foto tersebut beredar dengan narasi Rocky Gerung telah memeluk Islam atau mualaf dan mendadak menjadi seorang ustaz.

Cek Fakta: Surat Panggilan Calon Karyawan Pertamina DIY & Solo Hoax

Solopos.com, SOLO – Surat panggilan yang mengatasnamakan PT Pertamina (Persero) Daerah Istimewa Yogyakarta dan Surakarta beredar ke sejumlah alamat email dan Whatsapp. Surat yang diberi nomor 816/SDM-31704/2020 itu berisi enam lampiran yang tertulis untuk kepentingan panggilan tes seleksi “rekrutmen” karyawan PT Pertamina (Persero).

Cek Fakta: Covid-19 Sengaja Disebar untuk Bisnis Vaksin?

Solopos.com, SOLO -- Klaim berbahaya beredar di Instagram lewat akun @ayoe2146. Akun ini menyebut virus corona Covid-19 atau SARS-Cov2 sengaja disebarkan lewat tenaga medis untuk melancarkan praktik bisnis vaksin.

Cek Fakta: Hati-Hati! Link Pendaftaran Kartu Indonesia Pintar Hoax

Solopos.com, JAKARTA -- Beredar informasi siswa sekolah bisa mendaftar Kartu Indonesia Pintar (KIP) lewat daring. Informasi ini juga menyertakan tautan yang mengarah pada situs tertentu.