Copa America 2019: Sejarah Baru Peru
Timnas Peru (Reuters-Ricardo Moraes)

Solopos.com, RIO DE JANEIRO - Siapa yang kini berani meragukan sepak terjang Peru di Copa America. Paling tidak, tim berjuluk Los Incas ini tak lagi pantas berstatus medioker di turnamen antarnegara paling akbar di Amerika Selatan tersebut setelah meraih streak tak terkalahkan dalam tujuh laga terbaru.

Hasil memuaskan terbaru Peru diukir mereka ketika menundukkan Bolivia 3-1 pada laga kedua Grup A Copa America 2019 di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, Rabu (19/6/2019) dini hari WIB. Sebenarnya Los Incas tertinggal gol penalti Marcelo Martins pada menit ke-28. Namun mereka bangkit dan membalas dengan tiga gol masing-masing dari kapten Paolo Guerrero, Jefferson Farfan, dan Ediso Flores.

Peru mengukir sejarah dengan rekor tak terkalahkan dalam tujuh pertandingan beruntun di Copa America, dengan perincian empat kali menang dan tiga kali imbang. Sebelumnya, Los Incas tak pernah bisa mengukir hal serupa.

Farfan juga mencetak rekor pribadi dengan mengungguli rekor Teofilo Cubilas untuk menjadi runner-up top scorer sepanjang masa Peru. Farfan menorehkan 27 gol, sedangkan Cubilas mengumpulkan 26 gol. Adapun top scorer sepanjang masa Peru masih tercatat atas nama Guerrero dengan 36 gol.

Penampilan Guerro cukup menyedot perhatian. Sang kapten yang menciptakan gol penyama kedudukan sekaligus memantik semangat Peru untuk comeback setelah tertinggal gol Bolivia.

"Kami memulai pertandingan dengan meragukan melawan Bolivia, gol itu memperingatkan kami dan gol penyama kedudukan membuat kami tenang," ujar Guerrero, seperti dikutip mcall.com.

Kemenangan dengan skor lumayan telak ini membuat Peru cukup aman di dua besar Grup A. Mereka bertengger di posisi runner-up, dengan terpaut dua poin dari pemimpin klasemen semetara Brasil yang secara mengejutkan ditahan imbang tanpa gol oleh Venezuela.

Partai terakhir Grup A pun bakal memanas. Sebab, Peru akan bertemu Brasil. Pertandingan ini sekaligus bisa sangat menentukan siapakah tim yang layak lolos sebagai juara di Grup A. "Yang lebih penting adalah kerja tim," lanjut Guerrero. 



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom