Coklit Data Pemilih Pilkada Sukoharjo 2020 Rampung Sehari Lebih Cepat

Para PPDP di Kabupaten Sukoharjo berhasil merampungkan coklit data pemilih Pilkada 2020 sehari lebih cepat dari yang dijadwalkan.

SOLOPOS.COM - Ilustrasi Pilkada Sukoharjo 2020. (Dok Solopos)

Solopos.com, SUKOHARJO -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sukoharjo memastikan proses pencocokan dan penelitian atau coklit data pemilih Pilkada 2020 di 12 kecamatan telah rampung.

Saat ini, penyelenggara pemilu di tingkat kecamatan dan desa berkoordinasi untuk memastikan kevalidan dan keakuratan data pemilih tersebut.

Sesuai jadwal tahapan lanjutan Pilkada 2020, coklit data pemilih dilaksanakan mulai 15 Juli-13 Agustus. Di Sukoharjo, proses coklit data pemilih rampung sehari sebelum batas akhir waktu pelaksanaan coklit.

Membeludak, Pendaftaran Calon Penerima Bansos UMKM Solo Dipindah ke Lapangan Kota Barat

Para petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) telah melaksanakan tugas dengan mengunjungi setiap rumah penduduk. Proses coklit data pemilih Pilkada Sukoharjo itu melibatkan ketua rukun tetangga (RT) yang memahami dinamika kependudukan di wilayah masing-masing.

Ketua KPU Sukoharjo, Nuril Huda, mengatakan proses coklit data pemilih di 167 desa/kelurahan itu selalu dipantau panitia pemungutan suara (PPS) dan panitia pemilihan kecamatan (PPK) setiap hari.

“Saya pastikan proses coklit data pemilih di 12 kecamatan telah selesai. Sudah 100 persen,” kata dia saat berbincang dengan Solopos.com, Rabu (12/8/2020).

Mobil Lab PCR Ambil 130 Spesimen Dalam Sehari di Balai Kota Solo, Begini Cara Kerjanya

Kevalidan dan Keakuratan

Nuril menyebut sisa waktu satu hari digunakan anggota PPK, PPS, dan PPDP untuk memastikan kevalidan dan keakuratan hasil coklit data pemilih Pilkada Sukoharjo.

Hal itu menjadi acuan saat rekapitulasi data pemilih di tingkat desa dan kecamatan yang dilaporkan ke KPU Sukoharjo.

Sementara penetapan daftar pemilih sementara (DPS) dilakukan pada pertengahan September. “Ada jadwal perbaikan DPS yakni 29 September-3 Oktober. Data pemilih yang tak memenuhi syarat [TMS] bakal dihapus seperti meninggal dunia, anggota TNI/Polri, orang mengalami gangguan jiwa,” ujar dia.

Mulai Bertugas, Kapolresta Solo Ade Safri Simanjuntak Langsung Dapat PR Kasus Berat

Selain soal coklit data pemilih Pilkada Sukoharo, Nuril menyampaikan telah menyosialisasikan persyaratan pendaftaran bakal pasangan calon bupati-wakil bupati kepada pengurus partai politik.

Pendaftaran bakal pasangan cabup-cawabup dibuka pada 4 September-6 September. “Tahapan masa kampanye dilaksanakan pada 26 September-5 Desember dengan memprioritaskan kampanye virtual demi mencegah penularan virus corona,” papar Nuril.

Sementara itu, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sukoharjo, Bambang Muryanto, mengatakan telah memberi rekomendasi perbaikan data pemilih kepada KPU Sukoharjo.

Dapat Tambahan Rekomendasi 2 Parpol, Gibran Makin Sulit Dilawan Di Pilkada Solo

Mekanisme pengawasan proses coklit data pemilih Pilkada Sukoharjo dilakukan langsung dan tak langsung. Pengawasan data pemilih langsung dilakukan dengan mendampingi para PPDP saat melakukan coklit di lapangan.

Sementara pengawasan data pemilih tak langsung dengan mencermati data penyandang disabilitas dan Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4).

Kematian Akibat Covid-19 Sragen Bertambah, 3 Pasien Suspek Meninggal Ternyata Positif

Bawaslu Sukoharjo juga berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Sukoharjo dan Dinas Sosial (Dinsos) Sukoharjo untuk menyinkronkan data pemilih.

“Kami telah memberi rekomendasi perbaikan data pemilih kepada KPU Sukoharjo. Bawaslu telah melaksanakan audit pelaksanaan coklit data pemilih pada 14 Agustus-16 Agustus,” kata dia.

Berita Terbaru

Resmi! KPU Boyolali Tetapkan Said-Irawan Paslon Tunggal Pilkada 2020

Solopos.com, BOYOLALI -- KPU Boyolali telah menetapkan Muhammad Said Hidayat dan Wahyu Irawan sebagai pasangan calon atau paslon tunggal...

KPU Resmi Tetapkan Yuni-Suroto Jadi Calon Tunggal

Solopos.com, SRAGEN — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sragen, Rabu (23/9/2020), resmi menetapkan Kusdinar Untung Yuni Sukowati-Suroto (Yuni-Suroto) sebagai pasangan...

Begini Skenario KPU untuk Pengundian Nomor Urut Calon Bupati & Wakil Bupati Klaten

Solopos.com, KLATEN — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klaten berencana menggelar pengundian nomor urut pasangan calon (paslon) bupati dan wakil...

Sah! KPU Tetapkan 3 Calon Bupati-Wakil Bupati di Pilkada Klaten 2020

Solopos.com, KLATEN — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Rabu (23/9/2020), secara resmi menetapkan tiga pasangan calon...

KPU Solo Sebut Ada Kemungkinan Pemungutan Suara Pilkada 2020 Pakai Kotak Suara Keliling, Setuju Lur?

Solopos.com, SOLO -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) tengah menggodok peraturan KPU (PKPU) tentang pemungutan suara Pilkada serentak, 9 Desember...

KPU Grobogan Tak Undang Bapaslon Saat Penetapan

Solopos.com, PURWODADI -– Penetapan pasangan calon oleh KPU Grobogan tahun ini berbeda dengan pelaksanaan Pilkada sebelumnya. Bakal pasangan calon...

Penetapan Paslon Pilkada Sukoharjo Digelar Tertutup, Etik-Agus dan Joswi Tak Diundang

Solopos.com, SUKOHARJO -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sukoharjo akan menggelar rapat pleno penetapan pasangan calon atau paslon pada Pilkada...

KPU Sragen Pastikan TPS Aman dari Covid-19, Warga pun Tak Takut Nyoblos

Solopos.com, SRAGEN — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sragen, Jawa Tengah memastikan tempat pemungutan suara (TPS) tempat warga mencoblos...

KPU Klaten: Calon Bupati-Wakil Bupati Dilarang Bawa Massa saat Pengundian Nomor Urut!

Solopos.com, KLATEN — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klaten melarang pasangan calon (paslon) bupati-wakil bupati membawa massa saat menghadiri pengundian...

Polemik Penundaan Pilkada 2020, Ini Kata Wali Kota Solo Rudy

Solopos.com, SOLO -- Desakan penundaan pilkada serentak 2020 terus bergulir selama beberapa waktu terakhir. Hal itu menyusul sikap Presiden...