Coba Kelabui Petugas, Rokok Ilegal Dimasukkan ke Ambulans yang Diangkut Truk, Terbongkar di Tegal

Petugas Bea Cukai Jateng DIY berhasil membongkar upaya pengiriman rokok ilegal tanpa cukai yang menggunakan ambulans untuk mengelabui petugas.

 Truk yang mengangkut rokok ilegal dan ambulans disita petugas Bea Cukai Jateng DIY di GT Adiwerna, Tegal, Sabtu (24/7/2021). (Humas Bea Cukai Jateng-DIY)

SOLOPOS.COM - Truk yang mengangkut rokok ilegal dan ambulans disita petugas Bea Cukai Jateng DIY di GT Adiwerna, Tegal, Sabtu (24/7/2021). (Humas Bea Cukai Jateng-DIY)

Solopos.com, TEGAL — Ribuan rokok batang rokok ilegal disita petugas Bea Cukai Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di Gerbang Tol Adiwerna, Kabupaten Tegal, Sabtu (24/7/2021). Rokok ilegal itu disita dari truk yang juga mengangkut ambulans rusak.

Di dalam ambulans itu disita ribuan rokok tanpa pita cukai.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Sopir truk, RS, saat ditanya petugas mengaku tidak tahu menahu perihal muatan rokok ilegal itu. Ia mengklaim hanya diminta membawa muatan ambulans berupakan mobil Toyota Innova yang rusak akibat kecelakaan di Sampang, Madura, beberapa waktu lalu.

Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kanwil Bea Cukai Jateng DIY, Moch Arif Setijo Nugroho, menyatakan akan menyelidiki lebih lanjut pengakuan sopir tersebut. Namun, ia menduga ribuan rokok ilegal itu sengaja diangkut bersama ambulans untuk mengelabui pemeriksaan petugas saat penerapan PPKM Darurat.

Baca Juga: Menelusuri Gua Terindah se-Indonesia di Kebumen

“Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat terkait adanya truk yang membawa rokok ilegal yang akan melintas di wilayah Jateng. Kami kemudian membentuk dua tim untuk melakukan pemantauan, terutama di ruas jalan tol,” tutur Arif, Minggu (25/7/2021) malam.

Akhirnya, Sabtu siang sekitar pukul 13.15 WIB, petugas mendapati truk dengan ciri-ciri yang dimaksud dan langsung melakukan pengejaran.
Saat truk berhenti di Gerbang Tol Adiwerna, Tegal, petugas langsung menghentikan truk dan melakukan pemeriksaan.

Sempat Ragu

“Awalnya petugas sempat ragu karena saat dibuka truknya ada ambulans. Tapi setelah diperiksa lagi, ternyata juga memuat rokok tanpa pita cukai. Pelaku sengaja mengelabui petugas dengan mengangkut rokok ilegal itu bersama ambulans. Mungkin cara itu untuk mengelabui petugas saat PPKM,” imbuh Arif.

Baca Juga: 49 Remaja Ngumpul di Sondokoro Karanganyar hingga Dibubarkan Polisi Ternyata Beratribut Perguruan Silat

Barang hasil penindakan beserta sopir kemudian dibawa ke Kanwil Bea Cukai Jateng DIY untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan diketahui jika sopir mengangkut 14 karton rokok ilegal dengan jumlah mencapai 224.000 batang.

Rokok tersebut berjenis sigaret kretek mesin (SKM) berbagai merek dengan nilai barang mencapai Rp228,5 juta. Potensi kerugian negara yang berhasil diamankan diperkirakan mencapai Rp150,1 juta yang terdiri atas cukai, PPN HT dan pajak rokok.

Arif mengatakan akibat tindakan itu pelaku bisa dijerat Pasal UU No. 39/2007 tentang Perubahan Atas UU No. 11/1995 tentang Cukai. Ancaman hukuman maksimal 5 tahun dan denda 10 kali dari nilai cukai yang harus dibayarkan.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Jejak Garam Rumahan Paranggupito Wonogiri dan Keunikan Pantainya

+ PLUS Jejak Garam Rumahan Paranggupito Wonogiri dan Keunikan Pantainya

Kecamatan Paranggupito menjadi satu-satunya wilayah di Wonogiri, Soloraya, dan Jawa Tengah yang memiliki keunikan pesisir Pantai Selatan Pulau Jawa, dimana pernah ditemukan jejak pembuatan garam rumahan.

Berita Terkini

Mantap! Temanggung Surplus Cabai hingga Agustus 2022

Produksi cabai di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah (Jateng), mengalami surplus hingga bulan Agustus 2022 nanti.

Apes! Motor Dirampas, Driver Ojol di Semarang Malah Dihajar Massa

Kisah tragis datang dari seorang pengemudi ojek online di Kota Semarang yang menjadi korban perampasan dan pengeroyokan oleh warga.

Perawatnya Dituduh Lecehkan Pasien, RSUD RA Kartini Jepara Lapor Polisi

RSUD RA Kartini Jepara akhirnya melaporkan pemilik akun @UpWanita atas kasus pencemaran nama baik akibat unggahan di Twitter yang mengaku menjadi korban pelecehan seksual perawat rumah sakit itu.

54 Anggota Polres Grobogan Naik Pangkat Pas HUT Bhayangkara

Bertepatan HUT ke-76 Bhayangkara, sebanyak 54 anggota Polres Grobogan mendapatkan kenaikan pangkat.

Tjahjo Kumolo Wafat, Ini Tempat Kuliner Favoritnya di Semarang

Semasa hidupnya, Menteri PAN-RB, Tjahjo Kumolo, memiliki sederet tempat kuliner favorit di Kota Semarang.

Ini Daftar Pejabat Hasil Seleksi Yang Dilantik Bupati Grobogan

Bupati Grobogan Sri Sumarni melantik pejabat untuk Jabatan Pemimpin Tertinggi (JPT) Pratama Pemkab Grobogan.

Wow! Merti Dusun di Bandungan Catatkan Transaksi Ekonomi Rp300 Juta

Acara Merti Dusun Kedungwangan, Desa Banyukuning, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, mampu mencatatkan transaksi ekonomi sekitar Rp300 juta.

Bandara Ahmad Yani Semarang Tambah Rute Penerbangan

Bandara Ahmad Yani Semarang menambah rute perjalanan atau penerbangan.

HUT Bhayangkara, 51 Polisi di Magelang Naik Pangkat

Sebanyak 51 aparat polisi Polres Magelang menerima kenaikan pangkat saat HUT Bhayangkara ke-76.

Kabar Duka, Calon Haji asal Jepara Meninggal di Tanah Suci

Kabar duka datang dari Tanah Suci, di mana calon haji asal Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Jateng) meninggal dunia.

Geruduk Balai Kota Semarang, GPK Minta Izin Holywings Dicabut

Gerakan Pemuda Ka'bah atau GPK Jawa Tengah (Jateng) menggelar aksi agar izin operasi Holywings di Kota Lama Semarang dicabut.

Begini Penampakan Rumah Masa Kecil Tjahjo Kumolo di Semarang

Begini suasana rumah masa kecil Tjahjo Kumolo di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), beberapa saat setelah kabar duka politikus PDIP itu tersiar.

Tjahjo Kumolo Wafat, Begini Pengakuan Tetangga di Semarang

Warga Jalan Citarum Utara, Semarang Timur, mengaku kehilangan sosok Tjahjo Kumolo yang semasa hidupnya tumbuh dan tinggal di kawasan tersebut.

Terkejut! Begini Reaksi Ganjar Pranowo Dengar Kabar Duka Tjahjo Kumolo

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, mengaku terkejut mendengar kabar duka meninggalnya Menteri PAN-RB yang juga seniornya di PDIP, Tjahjo Kumolo.

Kabar Duka Tjahjo Kumolo, Wali Kota Hendi Beri Ucapan Bela Sungkawa

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, menyampaikan ucapan bela sungkawa atas kabar duka meninggalnya Menteri PAN-RB, Tjahjo Kumolo.