Co-Working Space Bank Jateng Solo Jadi Pusat Inkubasi UMKM
Peresmian co-working space dilakukan oleh Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno bersama Wali kota Solo terpilih Gibran Rakabuming Raka pada Selasa (23/2/2021). (Istimewa)

Solopos.com, SOLO-- Bank Jateng membuka ruang kerja bersama atau co-working space di Bank Jateng Cabang Surakarta, yang disiapkan sebagai ruang inkubasi bagi para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di area Solo dan sekitarnya.

Peresmian co-working space dilakukan oleh Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno bersama Wali kota Solo terpilih Gibran Rakabuming Raka pada Selasa (23/2/2021).

Acara yang juga dihadiri oleh para pelaku UMKM tersebut disiarkan secara virtual melalui sosial media.  Acara peresmian kemudian disambung dengan diskusi bersama para pelaku UMKM yang dikemas dengan tema “Ngopi Bareng Mas Gibran”.

Baca Juga: Tahan Inflasi, Investasi Emas Jadi Jaminan Masa Depan

Dalam kesempatan tersebut, Supriyatno mengatakan bahwa co-working  space yang berlokasi di lantai 3 kantor Bank Jateng Cabang Surakarta tersebut akan memberikan layanan menyeluruh bagi pelaku UMKM yang meliputi pendampingan, pelatihan, konsultasi, dan permodalan.

“Konsepnya adalah one stop service, mulai dari pendampingan untuk urusan perizinan, pelatihan dalam hal pembukuan, pendampingan untuk mengakses pemasaran digital. Semacam ruang inkubasi untuk UMKM,” ujarnya.

Terkait dengan permodalan bagi UMKM, Supriyatno menjelaskan bahwa terdapat sejumlah program kredit yang dapat diakses oleh para pelaku usaha kecil. Selain Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang memberikan kredit dengan bunga 6% per tahun, tersedia pula program lainnya yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan nasabah.

Baca Juga: Mantul, PT Charoen Pokphand Indonesia Ekspor Perdana Ke Qatar

Program Kredit

Terbaru, Bank Jateng sedang menyiapkan program kredit untuk pelaku usaha kecil, khususnya dari kalangan milenial, dengan plafon pinjaman hingga Rp25 juta dan bunga kredit sebesar 2% per tahun.

“Kami sedang siapkan namanya, ditunggu saja. Sudah mendapatkan persetujuan dari Pak Gubernur Jateng, ini mungkin akan menjadi kredit paling murah karena bunganya hanya 2%,” tambahnya.

Sementara itu, Gibran menyampaikan bahwa pihak Pemerintah Kota Solo berupaya memfasilitasi para pelaku UMKM di wilayah tersebut agar tetap bisa bertahan di masa pandemi, bahkan bisa naik kelas dengan jangkauan pasar yang lebih luas.

Baca Juga: 2 Perjalanan Tambahan KRL Solo-Jogja Hingga 28 Februari, Catat Jadwalnya

Menurut Gibran, area co-working space yang disediakan oleh Bank Jateng akan dimanfaatkan untuk melatih para pelaku UMKM guna meningkatkan kapasitasnya.

“Kami akan siapkan beberapa co-working space sebagai ruang kerja bersama. Selain di Bank Jateng ini, nanti akan ada juga di tempat lain, termasuk nanti di kantor Pemkot Surakarta,” katanya.



Berita Terkini Lainnya








Kolom