Cium Wanita Jemaah Haji, Menteri Arab Saudi Minta Maaf

Menteri Urusan Islam Arab Saudi, Sheikh Abdul Latif Al Sheikh, meminta maaf setelah menuai kritikan akibat mencium seorang jemaah perempuan yang menunaikan ibadah haji.

Cium Wanita Jemaah Haji, Menteri Arab Saudi Minta Maaf

SOLOPOS.COM - Menteri Arab Saudi (kanan) bersama jemaah haji asal Selandia Baru (Al Arabiya)

Solopos.com, RIYADH Menteri Urusan Islam Arab Saudi, Sheikh Abdul Latif Al Sheikh, meminta maaf setelah menuai kritikan akibat mencium seorang jemaah perempuan yang menunaikan ibadah haji. Kelakuan tidak pantas sang menteri itu dilakukan terhadap istri dari korban penembakan di masjid Selandia Baru, Maret 2019 lalu.

Dikutip dari Al Araby, Kamis (8/8/2019), kejadian tak terduga itu terjadi saat si wanita jemaah haji curhat kepada Sheikh Abdul Latif Al Sheikh perihal suaminya yang meninggal pada insiden penembakan di masjid Selandia Baru. Pada video viral di media sosial telihat sang menteri mencium kepala wanita tersebut.

Sheikh Abdul Latif Al Sheikh menegaskan, hal itu dilakukan guna menghibur si jemaah haji. Namun, dia sadar tindakan tersebut menuai kontroversi yang membuatnya dikritik kaum konservatif. Menanggapi kritikan tersebut, dia pun menyampaikan permohonan maaf.

Kejadian yang Anda saksikan adalah tindakan spontan. Tuhan memberi kita rasa belas kasih di dalam hati. Kita ini memiliki hati nurani yang lembut, tidak seperti hewan atau batu. Sudah jelas bahwa agama kita, Islam, mengajarkan belas kasih,” terang Sheikh Abdul Latif Al Sheikh.

Pada 2019 ini, pemerintah Arab Saudi mengundang 200 anggota keluarga korban penembakan brutal di Christchurch, Selandia Baru untuk menunaikan ibadah haji. Kali ini, lebih dari 2,5 juta muslim dari penjuru dunia akan melaksanakan ibadah haji pada Jumat (9/8/2019).

Berita Terkait

Berita Terkini

Warga di Masaran Sragen Kenakan Jas Hujan Saat Memandikan & Memakamkan Jenazah, Biar Aman

Kisah unik tentang warga Desa Jirapan, Masaran, Sragen, yang memandikan dan memakamkan jenazah salah seorang perangkat desa memakai jas hujan agar aman dari penularan Covid-19.

Kabar Baik, BOR Rumah Sakit Covid-19 di Karanganyar Mulai Turun

Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 di Karanganyar sudah mulai turun.

Tersangka Ilham Siregar Meninggal karena Sakit, Bagaimana Kelanjutan Kasus Korupsi ASABRI?

Tersangka kasus dugaan korupsi PT ASABRI Ilham W Siregar meninggal dunia setelah dirawat di rumah sakit.

Geger! Teror Bra Gelantungan Bikin Heboh Warga Rembang

Teror bra bergelantungan di sejumlah lokasi menggegerkan warga di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Kempis-Kempis, 8.000 Karyawan Lion Air Dirumahkan

Sekitar 8.000 karyawan maskapai penerbangan Lion Air bakal dirumahkan agar perusahaan mampu bertahan menghadapi pandemi.

Kuliner Solo, Memanjakan Selera Harus Tahu Batas

Laman Kementerian Komunikasi dan Informatika menggolongkan informasi bahwa satai brutu menyebabkan mudah lupa atau mudah pikun sebagai disinformasi.

Kebakaran Kandang di Grobogan: 13.000 Ekor Ayam Hangus, Rugi hingga Rp1,2 Miliar

Kebakaran terjadi di kandang berisi 13.000 ekor ayam di Grobogan, Jawa Tengah, yang menimbulkan kerugian mencapai Rp1,2 miliar.

Kasus Kematian Covid-19 di Jateng Tinggi, 90% dari Pasien Usia 40 Tahun ke Atas

Kasus kematian atau crisis fatality rate (CFR) akibat Covid-19 di Jawa Tengah (Jateng) masih terbilang tinggi.

Kisah Tragis 2 Wanita Kembar Dijuluki PSK Tertua di Dunia

Kisah tragis kali ini tentang wanita kembar yang dijuluki sebagai PSK tertua di dunia.

Pembangunan Fisik Capai 95%, Bendungan Bendo Ponorogo Mulai Diisi Air

Bendungan Bendo yang berada di Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, mulai diisi air awal atau impounding, Sabtu (31/7/2021)

Terlibat Kejar-kejaran dengan Orang Tak Dikenal, Remaja Meninggal Seusai Tabrak Pohon di Jogja

Seorang remaja meninggal setelah menabrak pohon perindang di Jalan AM. Sangaji, Jetis, Kota Jogja, Sabtu (31/7/2021) dini hari.

Jurus Cegah Jakarta Tenggelam, Mampukah Bertahan?

Wagub DKI Jakarta menegaskan wilayahnya tidak akan tenggelam dalam 10 tahun ke depan karena sederet jurus pencegahan yang dilakukan.