Tutup Iklan

Cinta Laura Sedih Kostumnya di Jember Fashion Carnaval 2019 Diprotes

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, SOLO – Artis Cinta Laura menanggapi soal kontroversi busana yang dikenakannya saat mengikuti parade mode, Jember Fashion Carnaval (JFC) 2019. Busana yang dipakai Cinta Laura sebagai model di JFC 2019 diprotes Front Pembela Islam karena dinilai terlalu vulgar.

Cinta Laura menyayangkan adanya protes soal keterlibatannya di JFC 2019 pekan lalu. Dia sangat sedih karena tidak mendapat dukungan. Padahal, JFC merupakan salah satu fashion show yang paling ditunggu di Indonesia.

Yang bikin aku sedih kenapa kita enggak support. Jember Fashion Carnaval bisa menjadi sesuatu yang mendunia. JFC lebih keren dari Brasil, enggak kalah dari luar negeri. Aku berharap bisa mendukung mereka,” kata Cinta Laura seperti dilansir Detik.com, Minggu (11/8/2019).

Cinta Laura mengaku sangat bangga bisa menjadi model di JFC 2019. Baginya, kesempatan tersebut adalah pengalaman yang luar biasa. Dia juga turut prihatin mengetahui para desainer di JFC ternyata kekurangan dana.

Aku lihat orang beralenta mendesain baju dari Kalimantan, Sulawesi, itu cantik. Yang aku sedih mereka kekurangan dana. Satu kostum itu harganya Rp6 juta sampai Rp7 juta. Itu mahal,” sambung Cinta Laura.

Pada ajang Jember Fashion Carnaval 2019, Cinta Laura tampil mengenakan kostum yang terinspirasi dari Suku Dayak di Kalimantan. Dia tampil cantik dan energik mengenakan busana seksi lengkap dengan jubah raksasa berwarna hijau. Kostum tersebut sebelumnya pernah dikenakan Puteri Indonesia Pariwisata 2018, Wilda Octaviana Situngkir, dalam kontes kecantikan Miss Supranational 2018.

Cinta Laura merasa bangga mengenakan kostum yang merepresentasikan Suku Dayah asli Indonesia. Padahal, kostum yang dikenakannya itu bobotnya mencapai 15 kilogram. Meski demikian, dia terlihat sangat santai dan tetap energik berlenggak-lenggok di catwalk Jember Fashion Carnaval 2019.


Berita Terkait

Espos Plus

Mengenal Prawirodigdoyo, Sosok Penunggang Kuda di Simpang 4 Karanggede

+ PLUS Mengenal Prawirodigdoyo, Sosok Penunggang Kuda di Simpang 4 Karanggede

Kebanyakan warga salah kaprah dengan menganggap patung penunggang kuda di simpang empat Karanggede Boyolali adalah Pangeran Diponegoro, padahal sosok penunggang kuda itu adalah Raden Tumenggung Prawirodigdoyo.

Berita Terkini

Jadwal Bioskop XXI Hari Ini (4/12/2021): Siap-siap Bakal Ada Film Seru!

Berikut ini jadwal bioskop XXI hari ini, Sabtu, 4 Desember 2021 di Kota Solo dan beberapa kota lainnya. Banyak film seru dan baru hlo!

Segini Harga Tanah di Solo Baru, Tak Ada Apa-apanya dengan Colomadu

Ternyata segini hlo harga tanah di Solo Baru, Sukoharjo, Jawa Tengah. Enggak ada apa-apanya dengan Colomadu, Karanganyar!

Intip Berbagai Aturan Karantina di Sejumlah Negara

Berikut berbagai aturan karantina di sejumlah negara yang perlu Anda ketahui.

+ PLUS Mengenal Prawirodigdoyo, Sosok Penunggang Kuda di Simpang 4 Karanggede

Kebanyakan warga salah kaprah dengan menganggap patung penunggang kuda di simpang empat Karanggede Boyolali adalah Pangeran Diponegoro, padahal sosok penunggang kuda itu adalah Raden Tumenggung Prawirodigdoyo.

Doa Mohon Ampun dari Dosa Besar, Lengkap Ada Latin dan Artinya

Berikut ini terdapat doa memohon ampunan dari dosa besar dan kesalahan lainnya menurut ajaran Islam yang dilengkapi latin dan artinya.

Lirik Lagu Salah - Happy Asmara

Berikut ini lirik lagu Sabar dari Happy Asmara, yang telah tayang pada Kamis, 25 November 2021 di Youtube.

Polres Kudus Gerebek Tempat Produksi Minuman Keras Jenis Arak

Jajaran Polres Kudus menggerebek tempat produksi minuman keras atau miras di sebuah gudang, di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus.

Sejarah Hari Ini : 4 Desember 1829, Inggris Larang Ritual Sati di India

Berbagai peristiwa penting terjadi pada 4 November salah satunya pelarangan ritual Sati seperti terangkum dalam Sejarah Hari Ini.

Resmi, Polri Larang Kerumunan Natal dan Tahun Baru 2022

Jika dalam penerapan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 62 Tahun 2021 ada temuan pelanggaran maka petugas akan melakukan pembinaan hukum.

Partai Gerindra Bukan Partai Kos-Kosan, Maksudnya?

Muzani mengatakan, Jawa Barat telah menjadi "kandang" Prabowo dan Gerindra sejak Pemilu 2014-2019.

Tanpa Keramaian, Begini Perayaan Sweet Seventeen Solo Grand Mall

Manajemen Solo Grand Mall merayakan hari ulang tahun ke-17 atau sweet seventeen, Jumat (3/12/2021), secara sederhana dan tanpa keramaian.

Dinas Kebudayaan DIY Salurkan Gamelan ke Pesantren, Jadi Media Dakwah

Dinas Kebudayaan DIY menyalurkan seperangkat gamelan kuningan pelog dan slendro kepada sejumlah pesantren.