Alexandre Lacazette merayakan golnya ke gawang Valencia pada laga leg kedua semifinal Liga Europa di Mestalla, Valencia. (Reuters-Sergio Perez)

Solopos.com, SOLO -- Dua tim Inggris, Chelsea dan Arsenal, sama-sama melaju ke final Liga Europa 2019 setelah menyingkirkan lawan masing-masing di semifinal. Hal ini sekaligus menciptakan sejarah baru tim asal Inggris menguasai partai puncak dua turnamen utama antarklub Eropa, Liga Champions dan Liga Europa.

Chelsea melaju setelah susah payah menyingkirkan wakil Jerman Eintracht Frankfurt hingga adu penalti. Sementara Arsenal menjalani laga semifinal secara lebih meyakinkan dengan menggulung wakil Spanyol Valencia yang berakhir 2-4.

Ini merupakan kali kedua final sesama tim Inggris di turnamen ini. Final sesama tim Inggris kali pertama terjadi pada 1972 (Spurs vs Wolves), saat masih bernama Piala UEFA (UEFA Cup). Final sesama tim Inggris ini melengkapi keberhasilan Liverpool dan Tottenham Hotspurs melaju ke partai puncak Liga Champions Eropa 2019.

Chelsea vs Eintracht

Chelsea kembali menghasilkan skor minimalis 1-1 di leg kedua semifinal Liga Champions. Penampilan Chelsea maupun Eintracht tak jauh berbeda dari laga leg pertama yang menghasilkan skor yang sama.

Chelsea membuka asa di awal babak pertama saat Willian melepaskan umpan silang di mulut gawang Eintracht. Olivier Giroud gagal menyambut umpan tersebut namun bola jatuh ke kaki Loftus Cheek. Kiper Eintracht, Danny Da Costa, berupaya menghalaunya yang membuat para pemain Chelsea meminta hadiah penalti.

Barisan pertahanan Eintracht terus diuji lewat beberapa skema serangan Chelsea. Umpan Eden Hazard dari sisi kiri diakhiri tendangan Giroud ke arah gawang, namun masih bisa diblok oleh bek Eintracht Kevin Trapp.

Gol baru tercipta di menit 28 saat Loftus-Cheek melepaskan tembakan rendah ke sudut gawang Eintracht. Mendapatkan umpan dari Hazard, Loftus-Cheek lepas dari kawalan Sebastian Rode berhasil menyarangkan bola ke gawang.

Chelsea pun di atas angin dengan keunggulan agregat 2-1 atas Eintracht. Namun memasuki babak kedua, Chelsea gagal mempertahankan keunggulan setelah Kepa kebobolan di menit 49. David Luiz gagal menutup ruang yang dimanfaatkan Luka Jovic untuk mengejar umpan terobosan Gacinovic dan berakhir dengan tembakan ke gawang.

Kedua tim kembali imbang dengan agregat 2-2. Demi mengejar gol, Manajer Chelsea, Marizio Sarri, menarik Willian dan memasukkan Pedro pada menit 62. Namun tak ada gol tambahan yang tercipta hingga berakhirnya waktu normal.

Sarri masih berupaya memburu gol dalam extra time dengan memasukkan Higuain menggantikan Giroud pada menit 96. Namun striker Argentina ini pun gagal menyarangkan gol hingga dua kali perpanjangan waktu.

Chelsea baru bisa memastikan diri lolos ke final setelah menang adu penalti dengan skor 4-3. Hazard, Luiz, Jorginho, serta Ross Barkley sukses mengeksekusi penalti, dan hanya Cesar Azpilicueta yang gagal. Sedangkan di kubu Eintracht, dari 5 penendang, hanya Jonathan de Guzman, Luka Jovic, dan Sebastien Haller yang sukses mengeksekusi.

Valencia vs Arsenal

Menghadapi satu-satunya wakil Spanyol yang tersisa, anak asuh Unai Emeri sebenarnya cukup bermain aman dengan hanya bermain imbang atau kalah 1-0. Pasalnya, Arsenal sudah unggul 1-3 pada leg pertama di London.

Namun rupanya Mesut Ozil dkk tak cuma sekadar mengamankan keunggulan agregat. Tampil dengan dua penyerang, Alexandre Lacazette dan Pierre Emerick Aubameyang, yang ditopang Ozil, Arsenal tampil garang. Kedua striker mencetak gol, bahkan Aubameyang mencatatkan hattrick.

Valencia sebenarnya membuka harapan dengan unggul lebih dulu melalui gol Kevin Gameiro di menit 11. Memanfaatkan umpan silang Rodrigo, Gameiro menceploskan bola ke gawang Petr Cech.

Namun Arsenal hanya butuh 6 menit untuk mencetak gol balasan. Mendapatkan umpan terobosan dari Lacazette, Aubameyang melepaskan tendangan lambung yang menaklukkan gawang Neto. Skor 1-1.

Aubameyang nyaris menggandakan gol di menit 40, namun tendangannya meleset dari target. Pada menit 50, Lacazette membuat Arsenal berbalik unggul. Menit 58, Kevin Gameiro kembali mencetak gol dan membuat skor imbang 2-2 dan menipiskan selisih agregat 3-5. Namun, sampai di situ saja perlawanan Valencia.

Pada menit 69, Aubameyang kembali mencetak gol yang kali ini berawal dari crossing Maitland-Niles. Mantan striker Borussia Dortmund itu memupuskan publik Mestalla dengan gol ketiganya pada menit 88. Mendapatkan umpan terobosan dari Mkhitaryan (yang menggantikan Ozil), Aubameyang memaksa Neto memungut bola kali keempat.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten