Cerita Momen Indah Ardha Bocah Difabel Klaten Rekaman Bareng Didi Kempot

Begini kenangan Ardha Klaten tentang sosok Didi Kempot.

SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, KLATEN – Meninggalnya maestro campursari Didi Kempot menyisakan duka di hati penggemar. Salah satunya Ardha Krisna Pratama, 12, bocah difabel netra asal Klaten yang sempat diajak Didi Kempot rekaman.

Ayah Ardha, Krisyanto, ikut mengantarkan jenazah Didi Kempot ke tempat peristirahatan terakhir di Ngawi, Jawa Timur. Dia merasa amat kehilangan sosok Didi Kempot yang berjasa besar dalam hidup anaknya.

PromosiCara Meningkatkan Omzet & Performa di Tokopedia, Enggak Sulit Kok!

Seperti diketahui, Ardha berkolaborasi dengan Lord Didi lewat lagu berjudul Tatu. Bocah asal Kalikebo, Klaten, itu kali pertama bertemu The Godfather of Broken Heart saat mengisi acara di Karangdowo, Klaten, akhir Desember 2019.

Kristiyanto masih ingat betapa senangnya Didi bertemu Ardha. Sampai akhirnya sang anak diberi kesempatan berkolaborasi dengan maestro musik campursari itu.

Jokowi: Kasus Covid-19 Indonesia Harus Turun Mei 2020

“Hari ini, saya masih di Ngawi [melayat]. Kata-kata yang paling mendalam dari almarhum yang masih diingat, yakni setelah 30 tahun berkarya, menemukan sosok Ardha [anak penyandang disabilitas yang dikenal memiliki suara tinggi],” kata Kristiyanto kepada Solopos.com.

Sebagaimana diketahui, Ardha sudah berulang kali rekaman bersama Didi Kempot. Beberapa lagu Didi Kempot yang dinyanyikan Ardha, seperti Tatu, Kagem Ibu, Tulung, dan Ojo Muleh.

Pertemuan Pertama

Diberitakan Solopos.com sebelumnya, Ardha yang lahir pada 11 Agustus 2007 itu mengidolakan Didi Kempot sejak kecil dengan lagu favorit Suket Teki. Bocah yang kini duduk di kelas 4 SLB YAAT Klaten tersebut bermimpi bisa menciptakan lagu dan memiliki album seperti idolanya.

Pada 28 Desember 2019 lalu Ardha diajak Kristiyanto dan Nani menghadiri undangan hajatan teman pamannya di Desa Soka, Karangdowo. Ardha diminta menyanyikan lagu milik The Godfather of Broken Heart berjudul Suket Teki.

Ini Fakta Henti Jantung, Penyebab Didi Kempot Meninggal

Didi Kempot yang juga diundang untuk mengisi hiburan pada hajatan tersebut mendengarkan suara merdu Ardha secara langsung.

“Yang punya hajat namanya Andre dan kebetulan sudah kenal dengan Pak Didi Kempot," jelas Kristiyanto.

Rekaman

Selang beberapa hari kemudian, lanjut Kristiyanto, Didi Kempot mengirimkan lagu melalui nomor Whatsapp Andre dan diteruskan kepadanya.

"Saya sampaikan ke Ardha kemudian latihan menyanyi dan hasilnya dikirimkan ke Pak Didi Kempot,” kata Kristiyanto.

Lalu pada 27 Januari 2020, Ardha diundang mendatangi salah satu studio rekaman di Sragen dan dipandu Didi menjalani proses rekaman lagu.

Kisah Mbah Minto Klaten Viral di Medsos: Awalnya Dibayar Rp20.000 per Vlog 

“Ardha take vocal hanya sekali langsung jadi. Prosesnya itu hanya setengah hari. Selain lagu juga dibikinkan video klip oleh timnya Pak Didi Kempot,” tutur Kristiyanto.

Hasil rekaman serta video lagu berjudul Tatu lantas diunggah ke media sosial termasuk Youtube beberapa hari kemudian. Video itu viral hingga nama Ardha kian terkenal.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Prakiraan Cuaca Boyolali Hari Sabtu 25 Juni 2022 Ini: Siang Mulai Hujan

Informasi tentang prakiraan cuaca Boyolali pada hari Sabtu (25/6/2022) tersaji dalam artikel berikut ini.

Aman Lur, Prakiraan Cuaca Solo Sabtu Malam Ini Solo Tidak Hujan

Prakiraan cuaca Kota Solo menurut BMKG pada Sabtu (25/6/2022) ini lebih banyak berawan dan hanya diwarnai hujan ringan sore hari.

Mau Malam Mingguan? Cek Prakiraan Cuaca Sukoharjo Sabtu 25 Juni 2022

Ulasan tentang prakiraan cuaca wilayah Sukoharjo, Jumat (25/6/2022) hari ini, tersaji lengkap dalam artikel berikut.

Prakiraan Cuaca Wonogiri Hari Sabtu Ini: Hujan Lebat Sore

Prakiraan cuaca Wonogiri hari ini Sabtu 25 Juni 2022 tersaji dalam artikel ini secara lengkap.

Prakiraan Cuaca Klaten Hari Sabtu Ini: Hujan Siang-Malam

Prakiraan cuaca Klaten hari ini Sabtu 25 Juni 2022 tersaji dalam artikel ini secara lengkap.

Ini Dia Calhaj Termuda Embarkasi Solo, Usianya 18 Tahun Asal Banyumas

Calhaj termuda Embarkasi Solo saat ini tercatat atas nama Muhammad Ishak Al Kasari, asal Banyumas, yang berusia 18 tahun.

Suporter PSIS dan PSS Melintas di Kartasura, Polisi: Jaga Kondusivitas!

Polisi menerjunkan ratsuan personel untuk pengamanan rute dan pengawalan suporter yang melintasi wilayah Kartasura.

Atlet Paralayang Jateng Latihan di Puncak Joglo Wonogiri, Ini Jadwalnya

Puluhan atlet paralayang Jawa Tengah (Jateng) berlatih di Puncak Joglo Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri selama tiga hari, Jumat-Minggu (24-26/6/2022).

Jemaah Selawat Bulan Bung Karno Membeludak Sampai Luar Vastenburg Solo

Jemaah tahlil akbar dan selawat Bulan Bung Karno yang digelar DPC PDIP Solo menghadirkan Habib Syech membeludak sampai di luar Benteng Vastenburg.

Warga Karangturi Klaten Pilih Bangun Rumah Tahan Gempa, Alasannya?

Membangun rumah dengan konstruksi tahan terhadap guncangan gempa menjadi keniscayaan bagi mereka yang tinggal di daerah rawan gempa bumi. Hal itu, seperti yang dilakukan warga Desa Karangturi, Kecamatan Gantiwarno.

Ganjar-Rudy Absen Selawatan Bulan Bung Karno Bareng Habib Syech Di Solo

Ganjar Pranowo dan FX Hadi Rudyatmo tidak tampak menghadiri acara tahlil akbar dan selawat Bulan Bung Karno di Benteng Vastenburg Solo.

Hii! Ular Sanca Ini di Atap Kamar Mandi Milik Warga Wuryorejo Wonogiri

Seekor ular Sanca Kembang ditemukan di atap kamar mandi milik warga di Lingkungan Donoharjo, Kelurahan Wuryorejo, Kabupaten Wonogiri, Kamis (23/6/2022) malam.

Cicipi Beras Kencur di Kafe Jamu Nguter, Delegasi G20: Rasanya Segar

Didampingi Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, delegasi negara anggota G20 tiba di Pasar Jamu Nguter, sekitar pukul 16.30 WIB.

Mengenal YLBI Tanon Sragen, Lembaga Rehabilitas Pecandu Narkotika

Yayasan Lentara Bangsa Indonesia Tanon Sragen menjadi satu-satunya lembaga rehabilitasi korban penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (Napza) sejak 2018.

Segera Beroperasi, Segini Potensi Jumlah Penumpang KRL Solo - Palur

Penambahan rute KRL Solo-Jogja sampai ke Palur diperkirakan akan meningkatkan jumlah penumpang sebanyak 12% per hari pada hari kerja dan 11% pada hari libur atau akhir pekan.

Kisah Sukses Eks Pekerja Migran Wonogiri, Dari Buruh Jadi Juragan Telur

Fenti Nurbalqis, 33, meninggalkan seragam perusahaannya di negeri seberang, Malaysia sejak tahun 2017. Sejak saat itu, Fenti memilih menjadi peternak ayam petelur di rumahnya.