Kategori: Solo

Cerita di Balik Ramen Hiroshi di Pucangsawit Solo yang Ngehits


Solopos.com/Newswire

Solopos.com, SOLO – Ramen, takoyaki, serta gyoza buatan Hiroshi yang dijual di kawasan Pucangsawit, Solo, Jawa Tengah, laris manis sejak viral di media sosial. Selain harga murah, makanan ini diburu pencinta kuliner lantaran kokinya asli Jepang.

Jajanan khas Jepang itu dimasak oleh Hiroshi bersama istrinya, Nurul Dewi Saraswati, dibantu enam orang saudaranya. Hiroshi butuh waktu sekitar 20 menit untuk memasak 8-12 porsi takoyaki.

Takoyaki buatan Hiroshi dijual seharga Rp10.000 per porsi dengan isi tujuh bulatan. Meski harganya murah, resep takoyaki itu asli dari Jepang. Isiannya adalah gurita, daun bawang, serta ikan. Sausnya juga diracik sendiri dengan resep otentik.

Selain takoyaki, ada juga ramen yang dijual seharga Rp12.00-Rp13.000 per porsi. Serta gyoza seharga Rp5.000 per porsi isi lima.

Hiroshi berjualan makanan Jepang lantaran hobinya memasak. Dia sempat mencicipi rasa takoyaki di Jakarta yang rasanya berbeda jauh dengan yang biasa dimakan di Jepang.

Beruntung Hiroshi yang menyusul istrinya tinggal di Indonesia membawa peralatan memasak takoyaki. Awalnya, Hiroshi dan istrinya mencoba menjual takoyaki kepada tetangga sekitar yang ternyata disukai.

Selanjutnya, Hiroshi dan Nurul menjajal peruntungan berjualan takoyaki di rumah adiknya di Pucangsawit pada Juli 2019. Awalnya, dagangannya tak ramai sampai akhirnya viral di media sosial.

"Awalnya kita coba di rumah saya, dijual ke tetangga, ternyata pada suka. Lalu saya pindah ke Pucangsawit sini, rumah adik saya. Awalnya tidak ramai, sampai ada yang masukkan ke medsos, viral," ungkap Nurul seperti dikabarkan Detik.com, Senin (6/1/2020).

Sebelum berjualan takoyaki, Hiroshi sempat bekerja serabutan di Indonesia sekitar dua tahun, yakni sejak 2017. Mengecat rumah, membersihkan kebun milik tetangga, hingga menggali kuburan sempat dilakukannya.

Sampai akhirnya Hiroshi dan Nurul mencoba berjualan takoyaki. "Dia kan memang terbiasa bekerja. Sampai di sini, pekerjaan apapun juga dilakukan," kata Nurul.

Share
Dipublikasikan oleh
Chelin Indra Sushmita