Hasto Wardoyo (Harian Jogja-Desi Suryanto)

Solopos.com, KULONPROGO -- Petikan Surat Keputusan (SK) Presiden ihwal pengangkatan Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo, menjadi kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) ternyata dikirimkan langsung oleh Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementrian Kesehatan, Anung Sugihantono, lewat pesan Whatsapp (WA).

Namun demikian, Hasto mengaku belum menerima salinan resmi SK tersebut. Bahkan, foto petikan SK itu dia terima saat dalam perjalanan.

"Belum ada surat resminya, saya baru mendapat WA dari Dirjen P2P, Kementrian Kesehatan, yang menyampaikan surat ini, tapi saya belum banyak merespon, dan hanya mengucapkan terima kasih serta mohon arahan lebih lanjut. Baru sebatas itu," kata Hasto kepada sejumlah awak media, di ruang kerja bupati, Jumat (10/5/2019).

Pesan WA berisi foto petikan SK tersebut diterimanya di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, sekitar pukul 15.18 WIB. Kala itu Hasto hendak bertolak ke Kulonprogo setelah menghadiri Musrenbang. "Baru mau pulang, ada pesan, waktu saya cek ternyata surat ini," ucapnya.

Hasto mengaku heran kenapa foto SK tersebut bisa beredar di masyarakat. Menurutnya yang mengetahui informasi kala itu hanya dia dengan Dirjen P2P selaku pengirim pesan.

"Saya malah kaget kenapa isi WA sudah tersebar ke mana-mana. Setahu saya WA ini baru saya yang mengetahuinya. Istri bahkan belum tahu. Ini secret sekali, tapi ternyata sudah tersebar kemana-kemana," ujarnya keheranan.

Terhadap surat tersebut, belum ada tindak lanjut yang akan dilakukan Hasto. Saat ini pihaknya masih sebatas berkomunikasi dengan Dirjen P2P. Nantinya jika sudah ada kejelasan, Hasto akan segera mengabarkan kepada awak media.

Sebelumnya, Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo dikabarkan bakal menjadi kepala BKKBN. Kabar ini menyeruak setelah muncul foto petikan SK pengangkatan dirinya viral di lini masa pada Kamis (9/5/2019) sore. Dalam foto tersebut, nampak secarik petikan surat bertuliskan SK nomor 33/TPA Tahun 2019 petikan Keputusan Presiden Republik Indonesia, tentang pengangkatan Pejabat Pimpinan Tinggi Utama di Lingkungan BKKBN.

Surat dengan kop berlambang bintang warna coklat yang bawahnya bertuliskan "Presiden Republik Indonesia" tersebut berisi dua poin. Pertama mengangkat dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K) sebagai kepala BKKBN terhitung sejak pelantikan. Kepada Hasto diberikan hak keuangan, administrasi, dan fasilitas lainnya setingkat jabatan struktural eselon I a. Kedua, keputusan presiden ini berlaku pada tanggal ditetapkan.

Di bagian pojok kiri bawah surat, tersemat tandatangan Deputi Bidang Administrasi Sekretaris Kabinet, Farid Utomo yang telah distempel Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. Terdapat pula kolom tertanda Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo yang ditetapkan di Jakarta pada 30 April 2019.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten