Pemain PSIS Semarang berlatih di lapangan futsal di Pamularsih, Kota Semarang, Jateng, Jumat (18/5/2018). (Instagram-@psisfcofficial)

<p><strong>Solopos.com, SEMARANG</strong> - Para pemain PSIS Seamrang dinilai memiliki mental yang buruk sehingga sulit meraih kemenangan di Liga 1 Indonesia musim 2018. Terakhir, <a href="http://semarang.solopos.com/read/20180523/515/918024/wali-kota-ingatkan-suporter-tak-kendur-dukung-psis-semarang">PSIS Semarang</a> dibantai Sriwijaya FC di Stadion Jakabaring, Palembang, Sumatra Selatan pada pekan ke-10 Liga Indonesia musim 2018, Selasa (22/5/2018) malam sehingga tim kebanggaan warga Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) itu harus terpuruk di dasar klasemen sementara.</p><p>CEO PSIS Semarang Alamsyah Satyanegara Sukawijaya mengakui buruknya mental para pemain masih menjadi masalah utama di timnnya. "Mental para pemain masih menjadi masalah yang cukup berat, terutama saat kondisi tertekan atau tertinggal," ungkap pria yang akrab disapa Yoyok Sukawi tersebut seperti dikutip pada laman resmi Internet milik Liga Indonesia, Kamis (24/5/2018).</p><p>Yoyok menjelaskan konsentrasi para pemain <a href="http://semarang.solopos.com/read/20180522/515/917911/psis-semarang-hancur-di-kandang-sriwijaya-fc">PSIS Semarang</a> selalu buyar jika dalam keadaan tertinggal. "Mereka langsung drop begitu lawan mencetak gol sehingga permainan menjadi buyar," lanjutnya.</p><p>Pria yang juga menjabat sebagai ketua Komisi E DPRD Jateng itu menjelaskan <a href="http://semarang.solopos.com/read/20180523/515/917991/mental-buruk-pemain-bikin-psis-semarang-dibantai-sriwijaya-fc">PSIS Semarang</a> selalu tampil disiplin di babak pertama, namun konsentrasi mereka buyar pada 15 menit pertama babak kedua. Menurutnya, hal itu selalu terjadi di tiga pertandingan terakhir yang dilakoni PSIS Semarang di Liga 1 Indonesia musim 2018.</p><p>Ia berjanji akan segera menuntaskan masalah mental pemain yang menjadi beban PSIS Semarang selama ini. "Ini seperti masalah yang menyambung. Berawal dari banyaknya peluang yang gagal menjadi gol, lalu berbuntut pada hilangnya konsentrasi pemain. Kami sesegera mungkin menyelesaikan masalah mental bertanding yang menjadi pekerjaan rumah utama," pungkas Yoyok Sukawi.</p><p>Hingga pekan ke-10 Liga 1 Indonesia musim 2018, PSIS Semarang terbenam di dasar klasemen sementara dengan baru mengoleksi delapan poin. Hasil itu diraih dari dua kali menang, dua kali seri, dan enam kali kalah.</p><p><em><strong><a href="http://semarang.solopos.com/">KLIK</a> dan <a href="https://www.facebook.com/SemarangPos">LIKE</a> di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya</strong></em></p>


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten