Ilustrasi pencuri/maling. (Whisnupaksa Kridangkara/JIBI/Solopos)

Solopos.com, SRAGEN – Warga Madiun berinisial JS, 40, diringkus akibat keluyuran di pekarangan rumah warga di Kampung Dukuhan, Kelurahan Nglorog, Sragen, Minggu (26/1/2020) dini hari. JS diduga hendak mencuri, namun ketahuan warga sebelum beraksi.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu, Kampung Dukuhan, Kelurahan Nglorog, tengah sepi karena sebagian besar warga masih terlelap.

Dengan memanfaatkan kelengahan warga yang tengah tertidur, JS mengendap-endap masuk ke pekarangan rumah Endang M., warga Kampung Dukuhan. Nahas, akksi JS ternyata dipergoki warga yang kebetulan berada tak jauh dari lokasi.

Warga merasa curiga dengan gelagat JS yang terlihat mengendap-endap di dekat jendela rumah Endang. JS terlihat celingukan menengok ke kanan dan ke kiri. Dia seakan menunggu saat yang tepat untuk membobol jendela.

Khawatir terjadi pencurian, warga beramai-ramai menangkap JS. Beruntung, aksi main hakim sendiri dapat dicegah karena jajaran Polsek Kota Sragen segera datang ke lokasi.

“Tidak ada aksi main hakim sendiri karena polisi segera datang,” ucap Kapolsek Kota Sragen, Iptu Mashadi, kepada Solopos.com.

Polisi kemudian membawa JS ke Mapolsek Kota Sragen untuk dimintai keterangan. Polisi juga meminta keterangan sejumlah warga sekitar yang melihat kejadian itu.

Akan tetapi, polisi tidak bisa menjerat JS dengan pasal pidana karena yang bersangkutan keburu ditangkap warga sebelum beraksi. Polisi hanya memberikan pembinaan kepada JS sebelum melepaskannya.

“Dia belum sempat maling. Dia baru masuk ke pekarangan rumah warga lalu diteriaki maling. Dia berhasil ditangkap warga. Kami lalu mengamankan dia. Karena tidak ada barang bukti [barang yang dicuri], kami hanya memberi pembinaan. Kami minta dia supaya tidak mengulangi perbuatannya,” jelas Iptu Mashadi.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten