Cek! Ini Panduan Lengkap Naik KRL Jogja-Solo
Kondisi gerbong KRL Jogja - Solo, Kamis (21/1/2021). (Solopos/Farida Trisnaningtyas)

Solopos.com, SOLO – Masyarakat umum bisa menjajal naik kereta rel listrik atau KRL Jogja-Solo pada 1-7 Februari 2021. Caranya, mereka mesti mendaftarkan diri terlebih dahulu melalui aplikasi KRL Access sebelum datang ke stasiun untuk mengikuti perjalanan uji coba KRL. Aplikasi tersebut dapat diunduh melalui Playstore pada ponsel Android atau Appstore pada ponsel iOS.

VP Corporate Secretary PT KCI, Anne Purba, mengatakan Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan telah menyelesaikan program elektrifikasi di lintas Yogyakarta–Solo. Dengan selesainya elektrifikasi jalur tersebut, saat ini tengah berlangsung uji coba KRL Jogja–Solo sejak 20 Januari 2021. Uji coba ini terbagi dalam dua tahap.

“Pada masa uji coba ini PT KAI melalui anak usahanya KAI Commuter fokus pada faktor keselamatan perjalanan KRL dan menerima masukan dari berbagai pemangku kepentingan terkait KRL Yogyakarta – Solo. Uji coba bagi masyarakat umum akan berlangsung pada 1 – 7 Februari 2021,” ujar dia, kepada wartawan, Minggu (23/1/2021).

Baca juga: Catat! Ini Pedoman Bagi Calon Penumpang KRL Solo-Jogja

Setelah mengunduh aplikasi tersebut, masyarakat diminta mengikuti langkah untuk mengaktifkan akun pada KRL Access. Mereka yang ingin mengikuti uji coba kemudian dapat mengakses menu Ambil Antrian pada aplikasi ini.

Menu Ambil Antrian akan aktif mulai pukul 00.00 WIB setiap harinya. Dengan demikian, pendaftaran untuk ikut uji coba hanya dapat dilakukan pada hari yang sama dengan rencana pelanggan mengikuti perjalanan uji coba KRL.

Selanjutnya pada menu ambil antrian, bila kuota peserta masih tersedia, calon peserta dapat memilih stasiun keberangkatan dan jadwal KRL uji coba yang hendak dinaiki. Pada pilihan jadwal tertera waktu untuk boarding (waktu mulai masuk gate stasiun) dan waktu keberangkatan kereta.

Baca juga: Pria Grobogan Bunuh Pemuda Gegara Kesal Honor Kencan Rp100.000 Tak Dibayar

Setelah itu lakukan konfirmasi pilihan keberangkatan dan pastikan muncul tampilan yang mengkonfirmasi calon penumpang telah berhasil mengambil antrean.

Calon penumpang harus datang sesuai waktu boarding dan keberangkatan pada jadwal yang telah dipilih. Saat memasuki rentang waktu untuk boarding, buka menu Check In.

Setelah masuk pada menu tersebut akan ada tampilan dengan warna dominan hijau yang menandakan calon penumpang dapat masuk stasiun dan rangkaian KRL uji coba. Bila tampilan yang muncul adalah warna dominan merah, artinya belum tiba waktu penumpang untuk masuk stasiun dan rangkaian kereta.

Jika penumpang melewati waktu keberangkatan, maka yang akan muncul setelah menu ini diklik juga adalah tampilan dengan warna dominan merah.

Baca juga: Covid-19 Gaspol! Solo, Wonogiri, Karanganyar & Sragen Masih Zona Merah

1 Antrean 1 Orang

Anna menegaskan sejumlah aturan pendaftaran atau ambil antrean peserta uji coba KRL Jogja-Solo yang juga patut dipahami adalah satu antrean ini hanya berlaku untuk satu orang. Dengan begitu, apabila tiga calon peserta hendak pergi bersama, maka ketiganya harus memiliki antrean yang sukses dan sesuai pada aplikasi KRL Access di masing-masing telepon selulernya.

Selain itu, antrean juga berlaku untuk satu perjalanan dan tidak berlaku pulang pergi. Maka dari itu, bila calon penumpang hendak mengikuti uji coba pulang pergi, pastikan telah mengambil antrean untuk dua perjalanan (perjalanan pergi dan perjalanan pulang).

Baca juga: Asale Desa Pondok di Nguter Sukoharjo dan Kisah Kyai Anggamaya

Di samping itu, untuk mencegah satu orang mengambil banyak antrean, setiap akun KRL Access yang digunakan hanya dapat memiliki dua antrean berstatus aktif.

“Melalui mekanisme pendaftaran daring dan sistem antrean ini, KAI Commuter memberlakukan kuota peserta uji coba untuk setiap stasiunnya. Hal ini dilakukan untuk mencegah kepadatan di stasiun dan menjaga jarak aman di stasiun maupun kereta. KAI Commuter menghimbau masyarakat hanya datang ke stasiun untuk mengikuti uji coba KRL apabila telah mendapatkan kuota peserta/antrean dari aplikasi KRL Access,” papar dia.

Baca juga: 5 Fakta Tragedi Minimarket Berdarah di Gawanan Colomadu

KMT dan E-Money

Manager External Relations PT KCI, Adly Hakim, menambahkan selain memiliki jatah kuota/antrean untuk mengikuti perjalanan uji coba KRL Joga-So;o, calon peserta juga wajib memiliki tiket yang sesuai untuk naik KRL.

Masyarakat dapat menggunakan Kartu Multi Trip (KMT) yang dengan mudah didapatkan di seluruh loket stasiun dengan harga Rp30.000 sudah termasuk saldo Rp10.000. Selain KMT, masyarakat juga dapat memakai kartu uang elektronik dari bank yang sudah bekerja sama KAI Commuter, yakni Emoney Mandiri, Brizzi BRI, Tap Cash BNI, dan Flazz BCA.

Baca juga: Varian Baru Virus Corona Inggris Lebih Mematikan, Simak Faktanya!

Setiap KMT atau kartu uang elektronik bank juga hanya berlaku untuk satu orang. Pada masa uji coba, tarif perjalanan yang dikenakan adalah Rp1 untuk setiap perjalanan.

“Para calon peserta juga harus mempersiapkan diri untuk mengikuti berbagai protokol kesehatan di stasiun dan kereta. Protokol ini termasuk pengukuran suhu tubuh, wajib menggunakan masker kain tiga lapis atau masker kesehatan, mencuci tangan sebelum dan sesudah naik KRL, serta menjaga jarak,” jelas dia.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom