Capres no 02 Prabowo Subianto saat debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). (Antara-Hafidz Mubarak)

Solopos.com, JAKARTA — Debat pamungkas Pilpres 2019 dilangsungkan di Hotel Sultan Jakarta, Sabtu (13/4/2019). Capres-cawapres no urut 01, Joko Widodo (Jokowi) dan Ma’ruf Amin dan Capres-Cawapres no urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengikuti debat yang bertema Ekonomi dan Kesejahteraan, Keuangan dan Investasi, Perdagangan dan Industri.

Dalam debat sesi pertama berupa visi misi, pasangan no urut 02 diberi kesempatan pertama. Prabowo dalam paparannya mengatakan Indonesia mengalami deindsutrialisasi. 

“Indonesia mengalami deindustrialisasi. Indonesia tidak bisa produksi apa-apa hanya meniru dan tidak punya strategi pembangunan,” ujar Prabowo. 

Deindustrialisasi merupakan proses penurunan kontribusi sektor manufaktur atau produksi pengolahan nonmigas terhadap produk domestik bruto.

Berdasarkan Data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2017 menyebutkan, pertumbuhan industri pengolahan 4,27%. jauh di bawah kinerja ekonomi Indonesia 5,07%. Industri ini menyumbang 20,16% (Rp 2.739,4 triliun) dari total PDB Indonesia Rp 13.588,8 triliun. Sedangkan hingga kuartal III tahun 2018, berdasarkan data BPS, pertumbuhan industri sebesar 4,24%, di bawah pertumbuhan ekonomi 5,17%.

Kuartal III 2018 mencatat porsi industri manufaktur sebesar 19,66% terhadap PDB. Secara keseluruhan pertumbuhan industri manufaktur besar dan sedang tahun 2018 naik sebesar 4,07 persen terhadap tahun 2017.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten