Cek Fakta: Jokowi Serahkan Jabatan Presiden ke Prabowo [HOAX]

Informasi “Jokowi Serahkan Jabatan ke Prabowo” adalah misleading content atau konten yang menyesatkan.

 Screenshot video Jokowi serahkan jabatan Presiden ke Prabowo channel Rahasia Politik. (Istimewa/Youtube)

SOLOPOS.COM - Screenshot video Jokowi serahkan jabatan Presiden ke Prabowo channel Rahasia Politik. (Istimewa/Youtube)

Solopos, SOLO -- Video dengan judul bombastis diunggah akun Youtube Rahasia Politik. Channel Youtube ini menyebarkan informasi Joko Widodo (Jokowi) diduga bakal menyerahkan jabatannya sebagai Presiden ke Prabowo Subianto.

Rahasia Politik mengemas informasi ini dalam video berjudul JOKOWI AKUI SUDAH GAGAL SEBAGAI PRESIDEN & AKAN SERAHKAN SEMUA JABATAN PRESIDEN ke PRABOWO? Tanda tanya di akhir judul seolah untuk menghindari kesalahan lantaran yang dipakai adalah kalimat tanya, bukan pernyataan.

Meski begitu, narasi yang disampaikan oleh suara dalam video tersebut diracik agar seolah-olah dianggap sebagai pernyataan dari hasil penulisan jurnalistik.

Di Dalam video, tertulis “Breaking News. Jokowi Akui Gagal Sebagai Presiden Pengamat: Sudah Saatnya Jokowi Harus Mundur!” Video juga memuat himbauan "Biasakan Nonton Sampai Habis BIar Tidak Gagal Paham!!"

Hingga artikel ini ditulis, video tersebut telah ditonton 11.022 kali. Video disebarkan secara daring lewat jejaring sosial lain seperti Facebook, Twitter, hingga diembed (dilekatkan) oleh sejumlah situs blog.

Cek Fakta: Dokter Mahfoudz Ungkap Konspirasi Vaksin Amerika [Hoax]

Cek Fakta

Dari hasil pemeriksaan Tim Cek Fakta Solopos, video tersebut memuat informasi yang salah. Pasalnya, video diolah dari sejumlah potongan video lain yang diambil tanpa menyebut sumber. Video olahan tersebut disampaikan dengan narasi yang mengutip sejumlah media.

Berita-berita kutipan dari media tersebut hanya dibacakan sepanjang video tanpa menyebut korelasinya satu sama lain. Selain itu, dari awal hingga akhir video tak ada narasi yang mendukung spekulasi Jokowi bakal serahkan jabatan kepada Prabowo.

Narator awalnya membaca konten berita dari Tirto.id yang berjudul Jokowi Akui Kerja Pemerintah Terjebak Banyaknya Aturan yang dipublikasikan pada 28 Juli 2020.

Dalam pemberitaan tersebut, tidak ditemukan pernyataan Presiden Joko Widodo mengakui dirinya gagal dan akan menyerahkan jabatannya kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Kedua, pembacaan berita dari laman law-justice.co dengan judul artikel Dolar Bakal Tembus 20.000 & Ekonomi Kacau, Jokowi Harus Mundur yang diunggah pada 29 Juli 2020. Artikel itu hanya memuat pernyataan pengamat politik Muslim Arbi.

Sedangkan di bagian ketiga dari video itu memuat berita yang masih bersumber dari law-justice.co dengan judul Ngeri! Sri Mulyani Ungkap Ketidakpastian Ekonomi di 2021 yang dipublikasikan pada 28 Juli 2020.

Artikel itu merupakan hasil saduran dari berita cnbcindonesia.com berjudul Makin Ngeri! Sri Mulyani Beberkan Ketidakpastian di 2021. Di dalam dua artikel itu juga tidak ditemukan pernyataan Presiden Jokowi yang akan menyerahkan jabatannya pada Prabowo.

Cek Fakta: Siti Fadilah Supari Membocorkan Vaksin dari Amerika?

Kesimpulan

Informasi “Jokowi Serahkan Jabatan ke Prabowo” adalah misleading content atau konten yang menyesatkan. Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.

Klaim pada video yang beredar bahwa Presiden Jokowi mengaku gagal dan menyerahkan jabatan presiden kepada Menhan Prabowo adalah salah. Faktanya, video tersebut memuat gabungan informasi dari sejumlah pemberitaan media yang tidak sinkron dengan judul video.

Berita Terkait

Espos Premium

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Pemerataan akses listrik di Indonesia bisa banyak terbantu dengan teknologi panel surya. Teknologi ini ramah lingkungan dan bisa dibangun di banyak tempat dan banyak pulau di Indonesia.

Berita Terkini

Benarkah Ruqyah Bisa Obati Covid-19? Cek Faktanya

Sebuah unggahan menyebutkan ruqyah(rukiah) bisa menjadi obat Covid-19 yang disebabkan virus Corona SARS-Cov2. Benarkah demikian?

Cek Fakta: Tabung Elpiji 12 kg Biru Diganti BrightGas Gratis

Baru-baru ini grup aplikasi perpesanan WhatsApp sedang ramai dengan beredarnya informasi tentang tabung elpiji biru ukuran 12 kilogram yang dapat ditukar menjadi tabung BrightGas secara gratis.

Cek Fakta: Hoaks Covid-19 Tak Masuk Akal

Solopos.com, SOLO Sebuah pesan beredar di Facebook mengenai virus Corona yang dinilai tak masuk akal. Klaim itu berangkat dari kebijakan-kebijakan penanganan Covid-19 di Indonesia yang dirasa berubah-ubah dan sesuai nalar.

Cek Fakta: Makan Kumbang Bisa Bikin Kebal Covid-19?

Solopos.com, SOLO Sebuah pesan beredar di Facebook perihal mengonsumsi rampal atau sejenis kumbang diklaim bisa mencegah virus Corona Covid-19.

Viral Kabar Satpol PP Karanganyar Bubarkan Hajatan di Karangpandan, Begini Faktanya

Solopos.com, KARANGANYAR -- Satpol PP Karanganyar menegaskan tidak membubarkan penyelenggaraan hajatan warga Ngemplak, Karangpandan, Kamis (8/10/2020). Klarifikasi itu disampaikan menyusul adanya postingan</em> warga di media sosial yang mengeluhkan adanya pembubaran hajatan oleh polisi dan Satpol PP Karanganyar.

Cek Fakta: Hoax Mantan Menkes Anjurkan Jemur Uang Buat hindari Covid-19

Solopos.com, SOLO -- Baru-baru ini di grup-grup Whatsapp beredar pesan berantai mencatut nama mantan Menteri Kesehatan Nila Moeloek. Dalam pesan itu, Nila disebut menganjurkan warga tidak memegang uang kembalian dan menjemurnya untuk membunuh virus corona.

Cek Fakta: Memeriksa Klaim Yahya Waloni Soal Tudingan Bisnis Corona

Solopos.com, SOLO -- Sebuah video berisi potongan ceramah seorang mualaf Yahya Waloni beredar di Facebook. Video itu berisi sejumlah klaim sesat mengenai Covid-19 mulai dari masker hingga keberadaan penyintas.

Cek Fakta: Gibran Ingin Bebaskan Palestina dari Israel?

Solopos.com, SOLO -- Akun Facebook AnNde AnNde Lumut pada 9 September 2020 mengunggah pertanyaan soal kemungkinan Gibran Rakabuming Raka membebaskan Palestina dari Israel. Kabar ini ditulis di grup Facebook Kancah Politik dan ramai dibagikan di sejumlah akun Instagram.

Hoaks Tes Covid-19 dengan Menahan Napas, Ini Faktanya

Solopos.com, SOLO -- Sebuah video pendek berdurasi 45 detik beredar di grup-grup Whatsapp. Video berisi sebuah animasi bergambar paru-paru disebut-sebut bisa dipakai sebagai tips melakukan tes Covid-19.

Cek Fakta: Foto Jurnalis Solopos.com Dicatut Jadi Janda Dory Harsa

Solopos.com, SOLO -- Channel Youtube Big Video mengunggah konten yang menerangkan soal sosok mantan istri penyanyi Dory Harsa. Akun ini mengkompilasi sejumlah video dan foto yang beberapa diantaranya justru bukan sosok mantan istri Dory Harsa.

Cek Fakta: Lemon Bisa Bunuh Virus Corona? Ini Faktanya

Solopos.com, SOLO -- Grup-grup whatsapp kembali diriuhkan oleh sebuah gambar berisi informasi mengenai kit medis hingga cara mengatasi Covid-19. Tidak jelas siapa pembuat gambar itu.

Cek Fakta: Hoaks Utas Kepala Klinik Penyakit Menular Universitas Maryland

Solopos.com, SOLO -- Sebuah pesan beredar di grup-grup Whatsapp mengutip pernyataan Kepala Klinik Penyakit Menular Universitas Maryland. Pesan itu berisi poin-poin atau intisari sebuah artikel online.

Cek Fakta: Rocky Gerung Mualaf dan Mendadak Jadi Ustaz?

Solopos.com, JAKARTA -- Beredar foto akademisi Rocky Gerung berada di atas mimbar dengan penampilan menggunakan peci dan mengalungkan sarung. Foto tersebut beredar dengan narasi Rocky Gerung telah memeluk Islam atau mualaf dan mendadak menjadi seorang ustaz.

Cek Fakta: Surat Panggilan Calon Karyawan Pertamina DIY & Solo Hoax

Solopos.com, SOLO – Surat panggilan yang mengatasnamakan PT Pertamina (Persero) Daerah Istimewa Yogyakarta dan Surakarta beredar ke sejumlah alamat email dan Whatsapp. Surat yang diberi nomor 816/SDM-31704/2020 itu berisi enam lampiran yang tertulis untuk kepentingan panggilan tes seleksi “rekrutmen” karyawan PT Pertamina (Persero).

Cek Fakta: Covid-19 Sengaja Disebar untuk Bisnis Vaksin?

Solopos.com, SOLO -- Klaim berbahaya beredar di Instagram lewat akun @ayoe2146. Akun ini menyebut virus corona Covid-19 atau SARS-Cov2 sengaja disebarkan lewat tenaga medis untuk melancarkan praktik bisnis vaksin.

Cek Fakta: Hati-Hati! Link Pendaftaran Kartu Indonesia Pintar Hoax

Solopos.com, JAKARTA -- Beredar informasi siswa sekolah bisa mendaftar Kartu Indonesia Pintar (KIP) lewat daring. Informasi ini juga menyertakan tautan yang mengarah pada situs tertentu.