Cek Fakta: Hoaks 2 Warga Kedawung Sragen Dirujuk ke RS Moewardi Terkait Corona

 Ilustrasi Cek Fakta (Solopos/Whisnupaksa)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi Cek Fakta (Solopos/Whisnupaksa)

Solopos.com, SRAGEN – Camat Kedawung Sragen memastikan kabar warganya dirujuk ke RSUD Dr Moewardi Solo terkait corona adalah hoaks. Dia meminta warga tidak terlalu cemas hingga panik menghadapi wabah virus corona.

Camat Kedawung, Nugroho Dwi Wibowo, mengatakan ada salah satu warganya yang baru pulang dari Taiwan. Warga Sragen itu merupakan tenaga kerja wanita (TKW) yang tiba di Indonesia pada 3 Maret 2020 lalu.

5 ODP Corona Diisolasi di Sukoharjo

TKW Sragen Pulang dari Taiwan

Setelah tiba di Indonesia, TKW Sragen itu mengeluh tidak enak badan. Dia juga sempat memeriksakan diri ke RSUD Sragen. Dia bahkan menjalani pemeriksaan di Ruang Isolasi RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen lantaran dicurigai suspect corona.

Berdasarkan hasil pemeriksaan ternyata TKW Sragen itu tidak mengarah pada corona atau Covid-19, tetapi infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Hal itu disampaikan Direktur RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sraggen, Didik Haryanto, saat dihubungi Solopos.com, Minggu (15/3/2020).

Cegah Corona, Siswa TK-SMP di Karanganyar Diliburkan Sepekan

rakor kewaspadaan penyebaran virus corona di sragen agar tidak menciptakan hoaks
Bupati Sragen Yuni Sukowati (tengah) memimpin Rakor Penanggulangan Covid 19 di Ruang Sukowati Setda Sragen, Kamis (5/3/2020). (Solopos/Tri Rahayu)

Hoaks

Nugroho Dwi Wibowo menambahkan, warga yang kontak serumah dengan TKW Sragen terduga corona pun telah diperiksa puskesmas dan dinyatakan sehat tanpa keluhan. Dia juga membantah hoaks soal dua warga Kedawung Sragen dirujuk ke Solo terkait corona.

“Kemarin ada berita hoaks yang beredar bila ada dua pasien dari Kedawung yang dirujuk ke RSUD Moewardi Solo. Kami menangkal informasi hoaks itu bahwa informasi itu tidak benar.

Susul Solo, Banten KLB Corona

Jangan Panik

Dia juga mengimbau warga Sragen tidak panik menghadapi corona apalagi sampai menyebar hoaks. Bowo menegaskan setiap instansi menyediakan hand sanitizer dan mengedukasi masyarakat menjaga kesehatan, khususnya dengan rajin mencuci tangan

“Setiap instansi disediakan hand sanitizer dan ajakan mencuci tangan untuk menjaga kebersihan serta memasang spanduk imbauan,” ujarnya.

Bowo menyampaikan banyak tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Kedawung, Sragen, yang pulang dan masih dalam proses pendataan. Dia menyebut data sementara ada 30 orang TKI yang baru pulang dari luar negeri. Bowo mengatakan mereka baru pulang dari Hong Kong, Taiwan, Malaysia, dan Amerika.

Berita Terkait

Berita Terkini

Benarkah Ruqyah Bisa Obati Covid-19? Cek Faktanya

Sebuah unggahan menyebutkan ruqyah(rukiah) bisa menjadi obat Covid-19 yang disebabkan virus Corona SARS-Cov2. Benarkah demikian?

Cek Fakta: Tabung Elpiji 12 kg Biru Diganti BrightGas Gratis

Baru-baru ini grup aplikasi perpesanan WhatsApp sedang ramai dengan beredarnya informasi tentang tabung elpiji biru ukuran 12 kilogram yang dapat ditukar menjadi tabung BrightGas secara gratis.

Cek Fakta: Hoaks Covid-19 Tak Masuk Akal

Solopos.com, SOLO Sebuah pesan beredar di Facebook mengenai virus Corona yang dinilai tak masuk akal. Klaim itu berangkat dari kebijakan-kebijakan penanganan Covid-19 di Indonesia yang dirasa berubah-ubah dan sesuai nalar.

Cek Fakta: Makan Kumbang Bisa Bikin Kebal Covid-19?

Solopos.com, SOLO Sebuah pesan beredar di Facebook perihal mengonsumsi rampal atau sejenis kumbang diklaim bisa mencegah virus Corona Covid-19.

Viral Kabar Satpol PP Karanganyar Bubarkan Hajatan di Karangpandan, Begini Faktanya

Solopos.com, KARANGANYAR -- Satpol PP Karanganyar menegaskan tidak membubarkan penyelenggaraan hajatan warga Ngemplak, Karangpandan, Kamis (8/10/2020). Klarifikasi itu disampaikan menyusul adanya postingan</em> warga di media sosial yang mengeluhkan adanya pembubaran hajatan oleh polisi dan Satpol PP Karanganyar.

Cek Fakta: Hoax Mantan Menkes Anjurkan Jemur Uang Buat hindari Covid-19

Solopos.com, SOLO -- Baru-baru ini di grup-grup Whatsapp beredar pesan berantai mencatut nama mantan Menteri Kesehatan Nila Moeloek. Dalam pesan itu, Nila disebut menganjurkan warga tidak memegang uang kembalian dan menjemurnya untuk membunuh virus corona.

Cek Fakta: Memeriksa Klaim Yahya Waloni Soal Tudingan Bisnis Corona

Solopos.com, SOLO -- Sebuah video berisi potongan ceramah seorang mualaf Yahya Waloni beredar di Facebook. Video itu berisi sejumlah klaim sesat mengenai Covid-19 mulai dari masker hingga keberadaan penyintas.

Cek Fakta: Gibran Ingin Bebaskan Palestina dari Israel?

Solopos.com, SOLO -- Akun Facebook AnNde AnNde Lumut pada 9 September 2020 mengunggah pertanyaan soal kemungkinan Gibran Rakabuming Raka membebaskan Palestina dari Israel. Kabar ini ditulis di grup Facebook Kancah Politik dan ramai dibagikan di sejumlah akun Instagram.

Hoaks Tes Covid-19 dengan Menahan Napas, Ini Faktanya

Solopos.com, SOLO -- Sebuah video pendek berdurasi 45 detik beredar di grup-grup Whatsapp. Video berisi sebuah animasi bergambar paru-paru disebut-sebut bisa dipakai sebagai tips melakukan tes Covid-19.

Cek Fakta: Foto Jurnalis Solopos.com Dicatut Jadi Janda Dory Harsa

Solopos.com, SOLO -- Channel Youtube Big Video mengunggah konten yang menerangkan soal sosok mantan istri penyanyi Dory Harsa. Akun ini mengkompilasi sejumlah video dan foto yang beberapa diantaranya justru bukan sosok mantan istri Dory Harsa.

Cek Fakta: Lemon Bisa Bunuh Virus Corona? Ini Faktanya

Solopos.com, SOLO -- Grup-grup whatsapp kembali diriuhkan oleh sebuah gambar berisi informasi mengenai kit medis hingga cara mengatasi Covid-19. Tidak jelas siapa pembuat gambar itu.

Cek Fakta: Hoaks Utas Kepala Klinik Penyakit Menular Universitas Maryland

Solopos.com, SOLO -- Sebuah pesan beredar di grup-grup Whatsapp mengutip pernyataan Kepala Klinik Penyakit Menular Universitas Maryland. Pesan itu berisi poin-poin atau intisari sebuah artikel online.

Cek Fakta: Rocky Gerung Mualaf dan Mendadak Jadi Ustaz?

Solopos.com, JAKARTA -- Beredar foto akademisi Rocky Gerung berada di atas mimbar dengan penampilan menggunakan peci dan mengalungkan sarung. Foto tersebut beredar dengan narasi Rocky Gerung telah memeluk Islam atau mualaf dan mendadak menjadi seorang ustaz.

Cek Fakta: Surat Panggilan Calon Karyawan Pertamina DIY & Solo Hoax

Solopos.com, SOLO – Surat panggilan yang mengatasnamakan PT Pertamina (Persero) Daerah Istimewa Yogyakarta dan Surakarta beredar ke sejumlah alamat email dan Whatsapp. Surat yang diberi nomor 816/SDM-31704/2020 itu berisi enam lampiran yang tertulis untuk kepentingan panggilan tes seleksi “rekrutmen” karyawan PT Pertamina (Persero).

Cek Fakta: Covid-19 Sengaja Disebar untuk Bisnis Vaksin?

Solopos.com, SOLO -- Klaim berbahaya beredar di Instagram lewat akun @ayoe2146. Akun ini menyebut virus corona Covid-19 atau SARS-Cov2 sengaja disebarkan lewat tenaga medis untuk melancarkan praktik bisnis vaksin.

Cek Fakta: Hati-Hati! Link Pendaftaran Kartu Indonesia Pintar Hoax

Solopos.com, JAKARTA -- Beredar informasi siswa sekolah bisa mendaftar Kartu Indonesia Pintar (KIP) lewat daring. Informasi ini juga menyertakan tautan yang mengarah pada situs tertentu.