Cek Fakta: 10 Hoaks yang Menyerang KPU Jelang Pencoblosan

Hari pencoblosan tinggal beberapa jam lagi. Pada Rabu (17/4/2019), pemilih akan menyalurkan suaranya di bilik suara. Hingga menjelang pencoblosan, banyak beredar informasi hoaks soal pemilu, bahkan menyasar Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara pemilu.

Cek Fakta: 10 Hoaks yang Menyerang KPU Jelang Pencoblosan

SOLOPOS.COM - Petugas memindah logistik Pemilu 2019 ke gudang kantor Kelurahan Kejuron, Kota Madiun, Senin (15/4/2019). (Madiunpos.com-Abdul Jalil)

Solopos.com, SOLO—Hari pencoblosan tinggal beberapa jam lagi. Pada Rabu (17/4/2019), pemilih akan menyalurkan suara  di bilik suara. Hingga menjelang pencoblosan, banyak beredar informasi hoaks soal pemilu, bahkan menyasar Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara pemilu.

Anggota tim Litbang Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Nuril Hidayah mengkhawatirkan hoaks tentang pemilu mendelegitimasi KPU. Akhirnya publik tidak percaya kepada KPU padahal informasi yang beredar itu tergolong hoaks.

Berdasarkan data yang dirilis Mafindo, ada 17 informasi hoaks yang menyerang KPU. Ada kasus besar yang menimbulkan kekisruhan publik, misalnya kabar pencoblisan tujuh kontainer surat suara. Berikut 10 informasi hoaks yang menerpa KPU.

  1. Server KPU Lemah, 3 Juli 2018

Beredar informasi di Facebook bahwa hasil scanning port KPU bolong menimbulkan kesan server KPU lemah. Faknya, port-post yang diklaim “bolong” itu adalah port yang dibuka untuk melayani permintaan akses ke layanan yang disediakan server itu.

  1. Pileg dan Pilpres 2019 akan dilakukan dengan E-Voting, 26 Agustus 2018

Beredar informasi lewat WhatsApp Pemilu 2019 akan menggunakan e-voting. Padahal KPU tidak menggunakan e-voting pada Pemilu 2019.

  1.  Ada 31 kuta pemilih misterius, 24 Oktober 2018

Muncul informasi di Twitter terdapat 31 juta data pemilih misterius yang tidak bisa dibuka oleh KPU. Mendagri Tjahjo Kumolo menyatakan data 31 juta pemilih yang belum masuk DPT bukanlah data tambahan atau baru. KPU menyisir data itu untuk dimasukkan ke dalam DPT Pemilu 2019.

  1. DPT siluman, 2 November 2018

Beredar kabar daftar DPT mengacu situs tamsh-news.com. Situ itu dianggap tidak kredibel.

  1. Ancaman Pembunuhan Anggota KPU Jika Tak Menangkan Jokowi, 13 Desember 2018

Kabar tak bisa dipertanggungjawabkan ini menyebut ancaman pembunuhan terhadap anggota KPU jika tidak memenangkan Jokowi. Contohnya Bupati Fakfak dan Husni Kamil Manik meninggal terkait pemilu. Faktanya, tak ada pembunuhan bupati Fakfak dan Ketua KPU Husni Kamil Manik meninggal karena sakit.

  1. Orang dengan gangguan jiwa mencoblos, 25 Desember 2018.

Beredar di Facebook foto-foto orang yang terlihat memiliki gangguan jiwa dipegangi beberapa orang. Narasinya KPU sedang menjalankan simulasi orang dengan gangguan jiwa memilih di TPS. Foto itu ternyata pengamanan penderita gangguan jiwa oleh polisi karena membunuh dukun yang hendak mengobati. Foto itu tidak terkait dengan narasi. 

  1. KPU mengarahkan pendatang China agar memenangkan Petahana, 30 Desember 2018

Beredar hoaks melalui Facebook KPU mengarahkan pendatang dari China untuk memenangkan petahana. Faktanya, foto itu adalah acara peresmian PLTU Celukan Bawang di Bali 2015.

  1. Kontainer berisi surat suara yang telah dicoblos, 3 Januari 2019

Beredar di Whatsapp rekaman audio seseorang melaporkan penemuan kontainer berisi jutaan surat suara yang sudah dicoblos. Faktanya, surat suara belum dicetak.

 9. Ketua KPU Arief Budiman jadi Korban Hoaks, 8 Januari 2019

Ketua KPU Arief Budiman jadi sasaran hoaks. Dia terpilih menjadi Ketua KPU padahal mendapat suara terkecil di DPR dibandingkan komisioner lain. Faktanya, pemilihan ketua KPU dilakukan secara musyawarah di antara 7 komisioner. Selain iti, muncul kabar Arief Budiman adalah saudara Soe Hok Gie, aktivis 1966. Hoaks itu mengesankan Arief beretnis Tionghoa. Faktanya, Soe Hok Gie memiliki saudara Arief Budiman yang juga sosiolog, namun bukan Arief Budiman Ketua KPU.

  1. Server KPU disetting menangkan Jokowi-Makruf Amin

Beredar video pengakuan seseorang yang menyebut server KPU di Singapura disetting untuk memenangkan Jokowi-Makruf 57%. KPU menyatakan informasi itu tidak benar, server KPU tidak ada yang berada di luar negeri. Soal penghitungan, KPU menyatakan penghitungan suara dilakukan secara manual dengan berjenjang dari TPS hingga KPU pusat.

Berita Terkait

Berita Terkini

Lafal Asmaul Husna Percantik Pusat Kota Blora

Pemerintah Kabupaten Blora mempercantik seputar bundaran atau Alun-Alun dengan tiang lampu dan pernik religius lafal Asmaul Husna.

Kisah Arbain Nugroho, ASN Gunung Kidul Setia Jadi Personel Linmas di Solo

Arbain merupakan anggota Linmas Banyuanyar yang sehari-hari juga merupakan pengajar di SD Prebutan, Semin, Gunung Kidul, DIY.

Semen Gresik Gelar Kick-Off Meeting Sistem Manajemen Anti Suap

PT Semen Gresik (SG) menggelar kick-off meeting dalam rangka penerapan Standar Manajemen Mutu ISO 37001:2016 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP).

Profil Lengkap Raditya Oloan: Dulu Pemakai Narkoba Kini Jadi Pendeta

Inilah profil lengkap dari Raditya Oloan, influencer dan juga pendeta, yang baru saja meninggal dunia setelah negatif Covid-19.

Heboh Isu Bumi Datar dalam Soal Siswa SD, Begini Jawaban Dinas Pendidikan Cimahi

Disdik Cimahi menyebut pemasangan gambar ilustrasi bumi datar tidak dimaksudkan untuk menyebarkan pemahaman bumi datar. Namun sekadar kesalahan dalam pemilihan gambar ilustrasi oleh guru.

Gakin di Magelang Jadi Sasaran Operasi Pasar Murah

Dinas Perdagangan Koperasi UKM Kabupaten Magelang, menggelar pasar murah menjelang Idul Fitri 1442 Hijriah.

Pelajar yang Meninggal di Kudus Diduga Korban Pembunuhan

Polres Kudus menangani kasus meninggalnya Hanifah Khoiron Nisa, pelajar kelas XI Madrasah Aliyah asal Kecamatan Kaliwungu, yang diduga kuat karena korban pembunuhan.

Ikatan Cinta 7 Mei 2021: Ada Kabar Ricky Meninggal, Elsa Bahagia

Ini dia sinopsis singkat sinetron Ikatan Cinta episode malam ini, Jumat, 7 Mei 2021 yang menceritakan tentang Ricky yang dikabarkan meninggal.

800-an Calhaj Karanganyar Diusulkan Dapat Vaksin Covid-19 Dosis I

Kabupaten Karanganyar mendapat tambahan 790 vial atau setara 7.900 dosis vaksin Covid-19 pada Selasa (4/5/2021).

Tanpa Ampun, 264 Kendaraan Dipaksa Putar Balik di Pos Cemoro Sewu Magetan

Sebanyak 254 kendaraan yang kebanyakan sepeda motor dipaksa putar balik di pos penyekatan Cemoro Sewu, Magetan, Jawa Timur.

SM dan YG Entertaintment Terlempar dari Saham Blue-Chip Korea, Ini Sebabnya

Dua dari tiga raksasa perusahaan hiburan di Korea yaitu SM serta YG Entertaintment tidak lagi masuk ke dalam klasifikasi blue-chip di perdagangan saham Korea.

Bagaimana Hukum Zakat Fitrah Bagi yang Tidak Mampu?

Bagaimana hukum membayar zakat fitrah bagi orang yang tidak mampu? Begini penjelasan dan jawaban dari Nahdlatul Ulama atau NU.