Cegah Osteoporosis, Yuk Nabung Tulang Sejak Dini
Ilustrasi nyeri tulang sendi. (Freepik)

Solopos.com, SOLO – Tulang manusia pada prinsipnya hidup. Seperti layaknya makhluk hidup, ada proses tumbuh dan ada juga rusak pada tulang. Termasuk juga ada proses formasi atau pembentukan tulang dan perombakan tulang.

“Proses pertumbuhan tulang akan mencapai puncaknya pada usia sekitar 30 tahun. Setelah usia 30-35 tahun pertumbuhan tulang akan berhenti dan hanya tinggal proses perombakan. Tulang yang sudah tua dirombak jadi muda lagi,” jelas dokter di RSUD dr. Moewardi, Yulyani Werdiningsih, awal November 2019.

Mengingat proses pertumbuhan tidak terjadi terus menerus dan ada batas pertumbuhan maksimalnya. Maka setiap orang perlu menabung tulang di usia muda. Tujuannya untuk menjaga kesehatan tulang di masa tua.

Bagaimana cara menabung tulang di usia muda? Menurut Yulyani Werdiningsih caranya adalah mengonsumsi makanan yang tinggi kalsium, mencukupi asupan vitamin D, dan berolahraga secara teratur. Ada beragam makanan atau minuman yang tinggi kalsium, seperti beberapa produk berbahan susu, yakni yogurt dan keju.

“Beberapa orang tidak menyukai susu dan produk turunannya. Hal itu tidak menjadi masalah karena kalsium bisa didapatkan juga dari telur, sayuran hijau, seafood seperti teri. Apalagi saat makan teri, tulangnya juga ikut dimakan,” kata Yulyani Werdiningsih.

Vitamin D bisa didapatkan antara lain dari ikan salmon, ikan tuna, sarden, udang, kuning telur, hati sapi, susu, dan sereal yang diperkaya vitamin D. Lantas bagaimana dengan sinar matahari yang diklaim mengandung vitamin D?

Menurut Yulyani Werdiningsih, paparan sinar matahari memang mampu memberikan vitamin D terhadap tubuh manusia. Tapi, perlu diperhatikan waktu terbaik untuk mendapatkan paparan sinar matahari.

“Hanya saja harus melihat waktu dan berapa lama terkena sinar matahari. Untuk waktu yang baik dalam penyerapan vitamin D dari sinar matahari pada pukul 10.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB. Cukup 15 menit saja jangan terlalu lama,” terangnya.

Selain menabung tulang di usia muda, sebaiknya mulai saat ini mengubah gaya hidup. Karena sebagian besar orang Indonesia berangkat kerja pagi hari kemudian lebih banyak berdiam di ruangan, sehingga tidak terpapar sinar matahari.

“Lakukan olahraga rutin, terutama olahraga yang memberi tekanan pada tulang, seperti lari dan jalan,” sarannya.

 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho