Cegah Klaster Pilkada, KPU Grobogan Lakukan Ini Kepada KPPS
Anggota KPPS Pilkada 2020 Grobogan menjalani rapid test di aula Kelurahan Purwodadi, Jumat (20/11/2020). (Solopos.com/Arif Fajar Setiadi)

Solopos.com, PURWODADI – Tak ingin adanya Klaster Pilkada pada kasus penularan Covid-19, Komisi Pemilihan Umum atau KPU Grobogan melakukan pencegahan. Yakni dengan melaksanakan rapid test terhadap 20.797 anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara atau KPPS.

Tidak hanya anggota KPPS, KPU Grobogan juga melakukan rapid test kepada 5.942 anggota Linmas yang nantinya bertugas saat pemungutan suara [TPS]. Rapid test dilakukan di masing-masing desa mulai Jumat hingga Sabtu (20-21/22/2020).

“Jadi ada tujuh anggota KPPS ditambah dua anggota linmas di setiap TPS. Pilkada 2020 ada 2.971 TPS di Kabupaten Grobogan. Sehingga total KPPS dan Linmas yang bertugas saat pemungutan suara 26.739 orang. Semuanya akan menjalani rapid test selama dua hari,” kata Ketua KPU Grobogan Agung Sutopo kepada Solopos.com di ruang kerjanya, Jumat (20/11).

Pengawas TPS di Jawa Tengah Didominasi Usia Muda

Dengan rapid test ini Agung menyebut KPU ingin memberikan rasa nyaman dan aman kepada petugas dan masyarakat. Dalam hal ini anggota KPPS, anggota Linmas dan para pemilih yang datang ke TPS saat Pilkada serentak 9 Desember 2020.

“Memang masih sekitar tiga pekan lagi. Namun kami ingin memberikan rasa aman dan nyaman. Sehingga untuk kegiatan selanjutnya kita tahu kondisi kesehatan mereka yang bertugas selama Pilkada 2020,” ujar Agung.

Logistik APD Pilkada Wonogiri Mulai Didistribusikan, Selesai Dalam Satu Hari

Menjaga Kesehatan

Sebagai Ketua KPU Grobogan Agung berharap hasil rapid tes anggota KPPS dan Linmas nonreaktif Covid-19 semua. Kendati hasil rapid test baru akan diumumkan pada 26 November 2020.

Kendati demikian Agung mengatakan pihaknya tetap mengantisipasi apabila nantinya hasil rapid test ada yang reaktif. KPU Grobogan akan berkoordinasi dengan Puskesmas di masing-masing kecamatan.

Mendikbud Sebut Sekolah Tatap Muka Bisa Dimulai Awal 2021, Ini Syaratnya

Apakah kemudian anggota KPPS atau anggota Linmas yang reaktif nantinya diganti. Agung menyebut tidak ada penggantian. Apabila setelah isolasi mandiri dan swab test positif, tugas mereka ditopang anggota yang ada.

“Jadi apabila nanti rapid test reaktif langsung swab test. Apabila positif langsung isolasi. Tugas dikerjakan anggota lainnya. Oleh karena itu anggota KPPS dan Linmas diharapkan tetap menjaga kesehatan. Selalu menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Seperti mengenakan masker, cuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, dan hindari kerumunan,” pungkas Agung.

Pantauan di Kelurahan Purwodadi pelaksanaan rapid test untuk anggota KPPS dan Linmas di 45 TPS dilaksanakan selama dua hari. Hari pertama (Jumat) dilaksanakan untuk KPPS dan Linmas di 20 TPS.

 



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom