Cegah Klaster Perkantoran, Dokter Reisa Minta Pekerja Bawa Bekal dari Rumah

Juru Bicara Satgas Covid-19, dr Reisa Broto Asmoro mengimbau kepada pekerja untuk membawa bekal dari rumah demi cegah klaster perkantoran.

SOLOPOS.COM - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 dr. Reisa Broto Asmoro saat jumpa pers di Kantor Presiden, Jumat (18/9/2020) (Biro Pers Istana)

Solopos.com, SOLO -- Juru Bicara Satgas Covid-19, Dokter Reisa Broto Asmoro mengatakan untuk cegah klaster penularan virus corona di perkantoran, salah satunya bisa dengan membawa bekal sendiri.

Hal ini mengingat saat ini mulai marak penularan Covid-19 terjadi di area perkantoran.

Kabar Solo Lockdown Dipastikan Hoaks, Cek Faktanya!

"Untuk yang sudah aktif kembali bekerja, paling aman memang membawa bekal dari rumah. Tapi kalau ingin mengkonsumsi makanan seperti di kantin misalnya, harus dipastikan kebersihannya. Jadi, baik saat makan di kantin maupun membawa bekal sendiri dari rumah, pastikan juga untuk menerapkan jaga jarak ketika sedang makan. Pastikan tetap jaga jarak dan tidak ngobrol dengan teman saat makan, apalagi berbagi makanan," terang Reisa dalam rilis yang diterima Solopos.com pada Jumat (4/12/2020).

Viral Penyembuhan Corona dengan Terapi Plasma Konvalesen, Cek 4 Fakta Ini

Selain dengan membawa bekal sendiri, pekerja juga diwajibkan untuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat untuk cegah klaster perkantoran.

“Sebagian dari Anda mungkin sudah mulai beraktivitas kembali, seperti bekerja di kantor. Soal kesehatan kerja ini memang tidak main-main, mulai dari pengecekan suhu, pengaturan kapasitas dan posisi di dalam lift, pengaturan denah ruang kerja antar karyawan yang dibuat berjarak. Bahkan beberapa perusahaan meminta karyawan diatas 50 tahun untuk bekerja dari rumah. Hal ini penting dilakukan, mengingat kelompok tersebut terhitung berisiko tinggi jika tertular," tambah dia.

Joss! PKL Jl. Ir. Juanda Solo Bakal Jadi Teladan Penerapan Protokol Kesehatan

Jangan Lupa Masker

Meskipun jaga jarak sudah diterapkan, Reisa juga tetap mengingatkan agar jangan lupa untuk selalu tertib menggunakan masker. “Sekalipun kita sangat mengenal rekan kerja yang kita temui setiap hari, itu tidak menjamin kita mengenal kondisi kesehatan mereka. Pada saat rapat atau sekedar ngobrol-ngobrol bersama dengan teman kantor, masker harus selalu digunakan,” jelas dia.

Penerapan kesehatan di lingkungan kerja memang sangat penting. Bahkan, banyak perusahaan yang juga memfasilitasi karyawannya untuk rutin melakukan deteksi awal, seperti rapid test sampai dengan PCR test secara berkala.

Tersangka Penembakan Mobil Bos Duniatex Terancam 20 Tahun Penjara

Upaya-upaya ini tentunya akan lebih sempurna lagi dengan dibarengi usaha kita semua dengan menerapkan protokol kedatangan yang ketat sebelum bertemu dengan anggota keluarga tercinta di rumah.

“Kita harus tetap produktif, namun tetap jaga diri dan orang lain dengan disiplin protokol kesehatan. Semua ini bisa sukses dengan dukungan kita bersama. Salam sehat. Mari selal semangat untuk menjaga kesehatan kita, menjaga lingkungan sekitar, dan semakin peduli mengatasi pandemi ini bersama-sama," tutup Reisa.

Keren! Ada Sentra Tanaman Hias di Tawangmangu Karanganyar, Cek Lewat Aplikasi Ini

Berita Terbaru

Menteri BUMN Optimistis Vaksinasi Nakes Lindungi & Perangi Covid-19

Solopos.com, JAKARTA -- Menteri BUMN, Erick Thohir optimistis vaksinasi periode pertama yang ditujukan kepada tenaga kesehatan atau nakes akan...

Jangan Takut Vaksin Covid-19

Solopos.com, SOLO--Masyarakat tak perlu takut mengikuti vaksinasi untuk Covid-19 yang dimulai pada 14 Januari 2021. Vaksin yang beredar sudah...

Ahli Epidemiologi: Vaksin Covid-19 Tak Bisa Gantikan Protokol Kesehatan

Solopos.com, SOLO -- Meski sudah ada vaksin Covid-19, masyarakat tetap harus disiplin terhadap protokol kesehatan, terutama bagi mereka yang...

Vaksin Pfizer Kata Bio Farma Masih On Progress

Solopos.com, JAKARTA — Juru Bicara PT Bio Farma Persero Bambang Heriyanto mengakui proses pengadaan vaksin Covid-19 dengan pihak Pfizer...

Menilik Cara Singapura dan China Atasi Pandemi

Solopos.com, SOLO--Negara Singapura dan China bisa menjadi contoh cerita sukses dalam penanganan pandemi Covid-19 meski belakangan kedua negara itu...

Hoaks Minum Minyak Kayu Bikin Hasil Swab Negatif

Solopos.com, SOLO--Sebuah unggahan di media sosial menyebutkan meminum air putih dicampur minyak kayu putih dan berkumur pakai betadine membikin...

Hasil Survei Kemenag: Tokoh Agama Punya Peran Penting dalam Program Vaksin Covid-19

Solopos.com, SOLO--Dengan ditemukannya vaksin memberi harapan baru di tengah pandemi Covid-19 bagi masyarakat. Uji klinis, uji halal, dan uji...

Catat! Ini Cara Registrasi dan Verifikasi Penerima Vaksin Covid-19

Solopos.com, JAKARTA — Calon penerima vaksin Covid-19 dalam program vaksinasi massal pemerintah diharuskan melakukan verifikasi dan registrasi seusai menerima...

Pencarian Sriwijaya Air, Basarnas Setia Tegakkan Prokes

Solopos.com, JAKARTA — Para pemangku kepentingan yang terlibat dalam upaya pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di...

Fatwa Halal Vaksin Sinovac Masih Tunggu EUA

Solopos.com, JAKARTA — Badan Pengawas Obat dan Makanan mengingatkan fatwa halal Majelis Ulama Indonesia atas vaksin Sinovac masih harus...