Cegah Covid-19, IKA UNS Sasar 20 Pasar Tradisional di Solo

IKA UNS Solo menggelar Program Peduli Pasar dengan membagikan masker, perbaikan keran air, dan penyediaan sabun di 20 pasar tradisional di Solo.

 Ilustrasi pasar tradisional. (Reuters)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi pasar tradisional. (Reuters)

Solopos.com, SOLO—Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo menggelar Program Peduli Pasar. Program itu pada tahap awal menyasar 20 pasar tradisional di Solo.

Lewat program tersebut, IKA UNS akan membagikan masker kepada para pedagang, pengunjung, dan warga di sekitar pasar terkait penerapan prokes. Pembagian masker tersebut diharapkan dapat mendorong penerapan prokes secara konsisten di lingkungan pasar.

Sekretaris Jenderal IKA UNS Solo, Bambang Dwi Wahyudi, mengatakan telah menjalin kerja sama dengan lurah-lurah pasar agar orang yang beraktivitas di pasar harus benar-benar sehat. Kerja sama juga meliputi perbaikan keran air cuci tangan rusak oleh IKA UNS, serta penyediaan sabun cuci tangan.

“Target awal kami 20 pasar tradisional. Ini sedang terus dilakukan oleh teman-teman di lapangan,” ujar Bambang Dwi Wahyudi saat diwawancara Solopos.com, melalui ponsel, Kamis (5/8/2021).

Baca Juga: Muhammadiyah Solo Salurkan Rp1,05 Miliar untuk Atasi Covid-19

Bambang menjelaskan ada juga gerakan pemasangan media sosialisasi penegakan prokes dengan desain yang unik dan menarik perhatian. Dengan kerja sama tersebut, IKA UNS menginginkan aktivitas yang sehat di lingkungan pasar tradisional.

Pasar tradisional merupakan simpul ekonomi masyarakat. Ribuan pedagang dan pembeli berinteraksi saban hari yang harus sesuai prokes. Untuk itu perlu dipastikan interaksi yang terjadi tidak menularkan virus Corona yang sedang dikendalikan pemerintah.

“Di masa pandemi Covid-19 kegiatan IKA UNS dikonsentrasikan di Solo sebagai homebase kami. Mudah-mudahan bermanfaat,” urai dia.

Baca Juga: Seleksi CPNS Klaten: 2.926 Pelamar Berpeluang Lolos Administrasi, 822 Tidak Memenuhi Syarat

 

Bantu Isoman

Bambang menjelaskan IKA UNS sebenarnya sudah rutin aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemanusiaan. Ketika ada musibah bencana seperti banjir atau tanah longsor di Tanah Air, IKA UNS selama beberapa tahun terakhir selalu hadir untuk membantu.

Terkait kondisi pandemi Covid-19 setahun terakhir, menurut Bambang, IKA UNS sudah terjun langsung memberikan bantuan bagi warga isoman. Bantuan tersebut berupa makanan sebanyak 200-300 kardus per hari.

“Ada juga tabung oksigen, walau tidak banyak. Kan sempat sulit tabung oksigen ini. Kami juga siapkan sukarelawan pemulasaraan jenazah mulai dari rumah sakit sampai ke permakaman. Kami juga jemput korban Covid-19 yang meninggal di rumah,” tutur dia.

Berita Terkait

Espos Premium

Kemarin Delta Bikin Heboh, Sekarang Covid-19 Ada Varian Mu, Harus Bagaimana?

Kemarin Delta Bikin Heboh, Sekarang Covid-19 Ada Varian Mu, Harus Bagaimana?

Pemerintah memperketat pengawasan dan karantina pelaku perjalanan ke Indonesia di bandara dan pelabuhan internasional guna mencegah varian Mu dari virus penyebab Covid-19 masuk ke Tanah Air. Kemunculan varian Mu mendorong pemerintah memperketat pengawasan dan karantina pelaku perjalanan internasional yang masuk ke Indonesia.

Berita Terkini

Meninggal di Gunung Lawu, Pendaki asal Madiun Diduga Kena Serangan Jantung

Pendaki asal Madiun diduga mengalami serangan jantung mendadak sebelum meninggal saat mendaki Gunung Lawu pada Senin (20/9/2021) pagi.

Wow! Setiap Puskesmas di Klaten Mampu Lakukan 1.000 Vaksinasi dalam Sehari

Setiap Puskesmas di Klaten dinilai mampu melakukan hingga 1.000 vaksinasi dalam sehari di tengah pandemi Covid-19.

Masyarakat Peduli Api Dibentuk di Gunung Bromo Karanganyar, Ini Perannya

Pembentukan MPA Singo Serang khusus di lingkungan KHDTK Gunung Bromo diperlukan dalam upaya menciptakan hutan lestari.

Jhon Underground: Pemuda Wonogiri yang Punya Misi Mengenalkan Kampung Halaman lewat Media

Jhon Underground, pemuda asli Wonogiri tergerak untuk memperkenalkan kampung halamannya ke masyarakat luas.

Sekeluarga Tidur di Kolong Meja Wedangan Kartasura Sudah Tempati Kontrakan Baru

Sekeluarga yang tidur di kolong meja wedangan di Kartasura, Sukoharjo, sudah menempati kontrakan baru. Kontrakan itu tak jauh dari wedangan yang menjadi usaha keluarga tersebut.

Hindari Yoni di Tengah Sawah, Jalan Tol Solo-Jogja Wilayah Klaten ini Dibuat Melayang

Proyek pembangunan jalan tol Solo-Jogja wilayah Keprabon, Polanharjo, Klaten, dibuat melayang demi menghindari yoni di tengah sawah.

Saking Parahnya Pencemaran, Warga Sragen Sampai Takut Makan Ikan dari Bengawan Solo

Warga Sragen merasakan betul dampak dari pencemaran Sungai Bengawan Solo di wilayah mereka sampai takut makan ikannya.

Ingat! Tempat Wisata di Boyolali Masih Belum Boleh Buka Lur

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali belum membuka tempat wisata selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ini.

Nasi Boks I Am In Love, Solusi Praktis Makan Ayam Panggang

I Am In Love Panggang menyajikan menu lunch box bagi masyarakat Kota Solo dan sekitarnya

Dulur Sukoharjo, Ojo Lali Prokes 5M Ya...

Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, mengingatkan warga untuk menaati protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

Tes SKD CPNS Sukoharjo, Puluhan Peserta Gugur pada Hari Pertama

Jumlah peserta tes SKD CPNS Sukoharjo yang tidak lolos karena tidak hadir saat tes masih ada kemungkinan bertambah.

Pemilik Angkringan di Klaten Tetap Ngeyel Usai Ditegur Satpol PP, Sejumlah Gelas Dikukut

Satpol PP Klaten terpaksa menegur keras tiga pemilik angkringan di Klaten Selatan sepanjang PPKM Level 3.

PTM SMP dan SMA Sederajat di Wonogiri Mungkin Digelar Bareng

PTM belum akan digelar dalam waktu dekat karena SMP-SMA sederajat mulai pekan ini menggelar kegiatan tatap muka terbatas ANBK.

Puluhan Kebakaran Terjadi di Wonogiri Tahun Ini, Mayoritas Penyebabnya Karena Ini

Puluhan kebakaran terjadi di Kabupaten Wonogiri dalam kurun waktu Januari hingga September 2021. Human eror mendominasi penyebab kebakaran di kabupaten itu.

Borong 7,5 Kuintal Cabai Petani, Bupati Karanganyar: Spekulan Jangan Mainkan Harga!

Bupati menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar untuk campur tangan mengatasi permainan spekulan.