Cegah Covid-19, Begini Penerapan Protokol Kesehatan di Jurug Solo Zoo
Pengunjung menikmati danau Solo Zoo. (Istimewa)

Solopos.com, SOLO – Pengelola Jurug Solo Zoo menerapkan protokol kesehatan dengan ketat untuk mencegah klaster baru penularan Covid-19.

Sebelum masuk ke Jurug Solo Zoo, pengunjung bisa membeli tiket ecara online melalui aplikasi atau beli di tempat dengan pembayaran non-tunai. Setiap pengunjung yang masuk ke kebun binatang ini wajib menjaga jarak dan memakai masker.

Sebelum masuk, petugas bakal mengecek suhu tubuh dan meminta pengunjung mencuci tangan serta mensterilkan alas kaki. Pengelola Taman Satwa Taru Jurug juga menempel sejumlah papan peringatan agar pengunjung mematuhi protokol kesehatan, terutama 3M, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

91 Anak di Sragen Kena Corona, Orang Tua Diimbau Tak Ajak Anak ke Kerumunan

Manajer Pemasaran Jurug Solo Zoo, Nonot Harwanto, mengatakan pihaknya telah melakukan sederet upaya untuk mencegah penularan Covid-19 di kawasan wisata. Ada sejumlah ketentuan yang wajib ditaati pengunjung kebun binatang.

“Setiap pengunjung bakal kami data nama dan asalnya. Sebelum masuk harus mencuci tangan. Di dalam harus menjaga jarak. Kami menyiapkan 40 titik untuk tempat mencuci tangan. Ada juga petugas Satgas Covid-19 yang berkeliling untuk mengingatkan pengunjung agar tetap menjaga jarak dan memakai masker,” terang Nonot Harwanto saat berbincang dengan Redaktur Solopos, Ahmad Mufid Aryono, dalam obrolan seru di Instagram live, Kamis (22/10/2020).

Pembatasan Jumlah

Adapun jumlah maksimal pengunjung yang masuk ke Jurug Solo Zoo dalam waktu bersamaan adalah 1.000 orang.

“Jumlah pengunjung maksimal 1.000 per hari. Apabila di dalam sudah penuh kita off dulu, kita kan selalu data pengunjung yang masuk dan keluar didata per jam. Misal jam sekian yaang keluar 25, ya kami masukkan 25 pengunjung masuk. Jika di dalam sudah penuh, maka pengunjung bisa transit di ruang tunggu dulu,” sambung dia.

Tidak ketinggalan, pengelola Jurug Solo Zoo juga membuat garis batas aman antara satwa dengan pengunjung.

“Sudah ada batas jaga jarak antara melihat dan jarak jalan, sudah kita kasih garis sekitar dua meter antar-pengunjung maupun dengan hewan. Begitu juga dengan jarak aman satwa yang bisa dilihat di outdoor,” imbuh Nonot.

Nonot menambahkan, hewan yang bisa dinaiki seperti onta dan gajah belum dioperasionalkan kembali. Jadi, saat ini pengunjung hanya bisa melihat-lihat satwa saja tanpa ada interaksi fisik serta menikmati wahana permainan yang ada dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Kaki Terluka, Eko Dijemput Karyawan di Bank Dekat Toko Bangunan Setelah Bakar Yulia

Tempat wisata di Solo ini beroperasi setiap hari, kecuali Jumat mulai pukul 08.00 WIB sampai 16.00 WIB. Harga tiket masuk untuk setiap pengunjung adalah Rp20.000. Khusus bagi yang ingin memancing dikenakan biaya Rp30.000 sebagai harga tiket masuk dan bebas memancing sepuasnya.

Perlu diketahui, pengelola Jurug Solo Zoo membatasi pengunjung yang masuk sesuai SE Wali Kota Solo Nomor 067/2536. Adapun pengunjung yang boleh masuk ke kebun binatang hanya mereka yang berusia 15 tahun ke atas.

"Nantinya saat libur panjang, jika ada pengunjung di bawah usia 15 tahun yang datang tetap kami minta putar balik dan memberi pengertian. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini, karena kami hanya menjalankan aturan demi kesehatan bersama. Senin (26/10/2020) dan Selasa ini, kami juga sudah menolak pengunjung anak di bawah usia 15 tahun," ucap Dirut Perusda TSTJ Solo, Bimo Wahyu, dihubungi jurnalis Solopos, Mariyana Ricky, Selasa (27/10/2020).



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom