Cegah Asma Kambuh Saat Pandemi, Begini Caranya
Penderita asma harus menjaga agar penyakitnya tidak kambuh. (klikdokter.com)

Solopos.com, SOLO--Asma kambuh saat pandemi Covid-19 seperti sekarang ini tentu bikin hati tak tenang. Karena itu penderita asma perlu tahu tindakan pencegahan agar tidak bikin panik.

Bagaimana agar terhindar asma kambuh saat pandemi? Simak ulasannya di info sehat kali ini ya.

Sebagaimana diketahui asma merupakan salah satu penyakit penyerta yang bisa memperparah kondisi pasien Covid-19. Jadi bagi penderita asma perlu menjaga diri sebaik mungkin agar terhindar dari asma kambuh saat pandemi.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) membagikan sejumlah kiat bagi para penderita asma di masa pandemi. Pengidap asma, menurut CDC, perlu untuk mengenali pemicu dan cara mengobatinya.

Baca Juga: Ini Alasan Millen Cyrus Minum Benzo

Mengutip dari laman resminya, Rabu (3/3/2021), CDC mengatakan penting bagi para pengidap asma untuk mengendalikan asma dengan mengikuti "rencana tindakan asma" untuk gejala ringan hingga berat. Kemunculan gejala dan pemicu asma biasanya sudah sangat dikenali oleh pengidap kondisi tersebut. Jika sudah mengenal, hindari pemicu asma Anda.

Berikut sejumlah kiat cegah asma kambuh saat pandemi seperti dikutip dari Antara, Rabu (3/3/2021):

1. Teruskan pengobatan

CDC menyarankan untuk terus melanjutkan pengobatan saat ini, termasuk inhaler yang mengandung steroid (“steroid” adalah kata lain untuk kortikosteroid). Ketahui cara menggunakan inhaler Anda, dan jangan menghentikan pengobatan apa pun atau mengubah rencana perawatan asma tanpa berbicara dengan penyedia layanan kesehatan.

"Bicaralah dengan penyedia layanan kesehatan, firma asuransi, dan apoteker Anda tentang membuat pasokan darurat obat resep, seperti inhaler asma. Pastikan Anda memiliki obat dan persediaan non-resep selama 30 hari untuk berjaga-jaga jika Anda harus tinggal di rumah untuk waktu yang lama," kata lembaga tersebut.

Salah satu pemicu yang awam bagi para penderita asma adalah kecemasan dan stres. Terlebih, dengan semakin banyaknya kasus Covid-19 yang ditemukan dan berbagai tindakan untuk memerangi penyebaran penyakit, wajar jika sebagian orang merasa khawatir atau stres.

Baca Juga: Begini Panduan Aman Olahraga di Gym

"Emosi yang kuat bisa memicu serangan asma. Ambil langkah-langkah untuk membantu diri Anda sendiri mengatasi stres dan kecemasan," kata CDC.

CDC mengatakan bahwa disinfektan apa pun juga dapat memicu serangan asma. Jika Anda menderita asma, mintalah orang dewasa tanpa asma untuk membersihkan dan mendisinfeksi permukaan dan benda untuk Anda.

2. Tinggallah di ruangan lain saat pembersih atau disinfektan tengah dan setelah digunakan.

Kiat berikutnya agar terhindar dari asma kambuh saat pandemi adalah tinggallah di ruangan lain saat sebuah ruangan dibersihkan. "Buatlah daftar perawatan darurat atau fasilitas kesehatan di dekat Anda yang menyediakan perawatan nebulizer / asma. Dekatkan dengan ponsel Anda. Jika Anda mengalami serangan asma, menjauhlah dari pemicunya seperti disinfektan atau area yang didesinfeksi," kata CDC.

Kiat pencegahan Covid-19 bagi penderita asma lainnya pun bisa dibilang sama dengan protokol kesehatan yang biasa kita lakukan sekarang. Lakukan tindakan pencegahan sehari-hari seperti mencuci tangan, menghindari kontak dekat, dan menjaga jarak setidaknya 6 kaki (sekitar 2 panjang lengan) dari orang lain.

Baca Juga: Viral Center of Gravity Challenge, Mengapa Pria Selalu Gagal?

3. Kenakan masker

Kiat terhindar dari asma kambuh berikutnya adalah kenakan masker dimana pun berada. Mengenakan masker tak hanya di tempat umum, melainkan juga saat berada di sekitar orang yang tidak tinggal serumah dengan Anda. Saat berada di tempat umum, jauhkan dari orang lain dan hindari keramaian.

4. Sering-seringlah mencuci tangan

Kiat terhindar dari asma kambuh saat pandemi dan terhindar dari penularan Covid-19 adalah dengan sabun dan air setidaknya selama 20 detik atau gunakan pembersih tangan yang mengandung setidaknya 60 persen alkohol. Pastikan juga bahwa Anda memiliki persediaan obat-obatan Anda setidaknya selama 30 hari.

Baca Juga: Karakter Orang Lahir di Bulan Maret, Seperti Apa Ya?

5. Dapatkan vaksin flu

CDC juga menyarankan masyarakat di musim flu ini untuk mendapatkan vaksin flu selama pandemi Covid-19 yang sedang berlangsung.

"Vaksinasi flu sangat penting bagi orang yang berisiko tinggi terkena flu; banyak dari mereka juga berisiko tinggi untuk Covid-19 atau hasil yang serius," katanya.



Berita Terkini Lainnya








Kolom