CATATAN PERISTIWA DUNIA HARI INI : 26 Februari 1993, Gedung WTC di AS Dibom

CATATAN PERISTIWA DUNIA HARI INI : 26 Februari 1993, Gedung WTC di AS Dibom

SOLOPOS.COM - Kerusakan di Gedung WTC akibat bom, 26 Februari 1993. (Wikimedia.org)

Catatan peristiwa penting dan bersejarah dari tahun ke tahun pada 26 Februari dihimpun dalam tulisan berikut.

Solopos.com, SOLO – Beragam peristiwa penting dan bersejarah yang patut dikenang terjadi di berbagai belahan dunia dari tahun ke tahun pada 26 Februari. Pada 26 Februari 1993, serangan bom mendera gedung WTC di Amerika Serikat (AS).

Selain itu, terdapat beberapa peristiwa bersejarah yang patut dikenang pada 26 Februari. Berikut Semarangpos.com menghimpun peristiwa-peristiwa itu dari Wikipedia.org dan Thepeoplehistory.com.

1233
Pasukan Mongol berhasil menduduki pusat pemerintahan Dinasti Ji di Kota Kaifeng, Tiongkok. Keberhasilan itu diraih pasukan Mongol setelah melakukan pengepungan di kota tersebut selama berbulan-bulan.

1266
Pasukan Angevin yang dipimpin Charles dari Anjou berhasil mengalahkan pasukan Kerajaan Sisilia yang dipimpin Manfred. Atas kemenangan itu, Charles berhasil menguasai seluruh wilayah Kerajaan Sisilia.

1829
Levi Strauss lahir di Buttenheim, Bavaria, Konfederasi Jerman. Namanya kemudian terkenal sebagai pengusaha yang bergerak di bidang pakaian. Produk yang bisa dibilang paling terkenal adalah celana jin Levi's yang diproduksi melalui perusahaannya, Levi Strauss & Co di Amerika Serikat.

1876
Jepang dan Korea menandatangani perjanjian yang memperbolehkan warga Jepang masuk ke wilayah Korea secara bebas. Perjanjian itu sangat menguntungkan pihak Jepang yang terus mengirim barang ke sejumlah kawasan Korea untuk diperdagangkan melalui warganya. Namun dengan perjanjian itu, Korea juga bisa terlepas dari cengkeraman Tiongkok yang kala itu di bawah pimpinan Dinasti Qing.

1935
Pemimpin Jerman Adolf Hitler memberikan perintah untuk kembali membentuk angkatan udara yang bernama Luftwaffe. Perintah Hitler itu melanggar Perjanjian Versailles yang ditandatangani pada 1919 untuk mengakhiri Perang Dunia I.

Kepler Laveran Lima Ferreira alias Pepe. (Skysports.com)
Kepler Laveran Lima Ferreira alias Pepe. (Skysports.com)

1983
Kepler Laveran Lima Ferreira lahir di Maceio, Brasil. Ia kemudian dikenal luas sebagai pemain sepak bola yang pernah membela salah satu klub raksasa di Spanyol, Real Madrid, sejak 2007 hingga 2017. Setelah hengkang dari Real Madrid, pemain yang berposisi sebagai bek tengah dan akrab disapa Pepe itu kemudian memperkuat salah satu klub di Turki, Besiktas.

1989
Pemerintah Amerika Serikat (AS) telah menarik semua pasukannya yang terlibat konflik di Lebanon. AS menarik pasukannya lantaran menganggap konflik di Lebanon sulit diakhiri dan perdamaian di Lebanon sulit diwujudkan.

1991
Pemimpin Irak Saddam Husein mengumumkan penarikan pasukannya dari Kuwait melalui siaran radio di Bagdad, Irak. Penarikan pasukan itu kemudian sekaligus mengakhiri Perang Teluk yang sudah berlangsung sejak 2 Agustus 1990. Dalam perang tersebut, Irak dinyatakan kalah dari pasukan Kuwait yang dibantu Koalisi PBB.

Monumen yang dibangun di The Hague, Belanda untuk mengenang Pembantaian Khojaly. (Wikimedia.org)
Monumen yang dibangun di The Hague, Belanda untuk mengenang Pembantaian Khojaly. (Wikimedia.org)

1992
Pasukan Armenia yang dibantu pasukan Rusia membantai 613 orang Azerbaijan di Kota Khojaly yang kini dikuasai Armenia. Dari 613 orang yang dibantai itu, 106 orang di antara mereka adalah wanita dan 83 lainnya anak-anak. Peristiwa tragis yang terjadi di masa Perang Nagorno-Karabakh itu kini dikenang dengan sebutan Pembantaian Khojaly.

1993
Serangan bom mendera lokasi parkir di World Trade Center (WTC), New York, Amerika Serikat (AS). Akibat serangan itu, enam orang, sekitar 100 orang terluka, serta beberapa bagian bangunan WTC rusak. Beberapa bulan kemudian, pihak berwajib berhasil menangkap para pelaku, yakni Mohammed Salameh, Nidal Ayyad, Mahmud Abouhalima dan Ahmad Ajaj. Keempat pengebom tersebut lantas dijatuhi hukuman kurungan penjara seumur hidup. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK DI SINI untuk Catatan Peristiwa Dunia, 25 Februari
KLIK DI SINI untuk Catatan Peristiwa Dunia, 25 Februari
KLIK DI SINI untuk Catatan Peristiwa Dunia, 25 Februari

Berita Terkait

Berita Terkini

Setahun Proses Seleksi, 3 Jabatan Eselon II Pemkab Klaten Akhirnya Terisi

Bupati Klaten Sri Mulyani melantik tiga pejabat yang mengisi tiga jabatan eselon II yang selama setahun ini melewati proses seleksi.

Kisah ABG Klaten Terobos Penyekatan: Niat Beli Makan Ke Jogja, Pulang Jadi Tersangka

ABG Klaten yang nekat terobos penyekatan pemudik di Pospam Prambanan niatnya pergi ke Jogja untuk beli makan buat buka puasa.

Dikhawatirkan Picu Kerumunan, Pasar Tiban di Pekalongan Dibubarkan

Meningkatnya aktivitas warga menjelang Lebaran, terutama di Alun-alun Kota Pekalongan rawan memicu penyebaran virus corona.

Jadwal Imsak dan Magrib di Solo Hari Ini, Selasa 11 Mei 2021

Di bawah ini ada jadwal imsak dan magrib Kota Solo di Jawa Tengah hari ini, Selasa, 11 Mei 2021 dari Kementerian Agama atau Kemenag.

Warga di 12 Padukuhan di Sleman Dilarang Salat Id Berjamaah

Kalau sudah zona merah, salat Idulfitri baik di masjid maupun lapangan tidak dibolehkan.

Kemenag Jateng Sebut Sudah 300 Ulama Meninggal Akibat Covid-19

Data dari Kementerian Agama pusat ada 300 ulama yang meninggal akibat terpapar Covid-19 se-Indonesia.

Kemenhub Ungkap Potensi Warga Mudik Besok

Kemenhub memperkirakan aktivitas mudik bakal terjadi lagi, Selasa (11/5/2021) besok dan Rabu (12/5/2021) lusa.

Tambang Emas Longsor di Sumbar, 4 Meninggal

Asnedi mengatakan longsor di lokasi tambang itu bukan sekali ini terjadi. Sebelumnya, menurut Asnedi, lokasi tambang itu pernah longsor Januari lalu.

Ustaz Tengku Zulkarnain Meninggal, Dinkes Tracing Safari Dakwah

Dinkes Riau meminta puskesmas yang wilayahnya ketempatan safari dakwah Ustaz Tengku Zulkarnain segera melalukan tracing kontak fisik.

Mudik Dilarang, Pedagang di Madiun Ngeluh Pasar Sepi Jelang Lebaran

Jika dibandingkan dengan momen Lebaran tahun-tahun sebelumnya, tahun ini kondisi pasar menjadi paling sepi.

Usulan Liga 1 Tanpa Degradasi, Presiden Pasoepati: Ini Kompetisi atau Tarkam?

Presiden Pasoepati, Maryadi Gondrong, menyayangkan munculnya gagasan kompetisi tanpa degradasi di Liga 1 maupun Liga 2. Menurut Gondrong, liga tanpa degradasi sama saja mengebiri ruh kompetisi.