Catat Ya! Grebeg Mulud - Kirab Gunungan Sekaten Solo Digelar Sabtu 8 Oktober

Grebeg Mulud dengan kirab gunungan Sekaten dari Keraton Solo menuju Masjid Agung akan dilangsungkan pada Sabtu (8/10/2022).

 Ribuah warga berebut gunungan Sekaten di halaman Mesjid Agung Solo, saar puncak perayaan Sekaten 2015. Kamis (24/12/2015). Acara tersebut digelar Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dalam memperingati Maulud Nabi Muhammad SAW. (Sunaryo HB/JIBI/Solopos)

SOLOPOS.COM - Ribuah warga berebut gunungan Sekaten di halaman Mesjid Agung Solo, saar puncak perayaan Sekaten 2015. Kamis (24/12/2015). Acara tersebut digelar Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dalam memperingati Maulud Nabi Muhammad SAW. (Sunaryo HB/JIBI/Solopos)

Solopos.com, SOLO — Keraton Solo menjadwalkan acara Grebeg Mulud dan kirab gunungan dalam rangkaian perayaan Sekaten tahun ini pada Sabtu (8/10/2022). Sebanyak 2.500 peserta bakal mengikuti tradisi kirab dari Keraton menuju Masjid Agung Solo itu.

Hal itu sesuai surat undangan liputan dari Keraton Solo yang diterima Solopos.com, Selasa (27/9/2022) siang. Surat itu ditandatangani Pengageng Parentah Keraton Solo KGPH Adipati Dipokusumo.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

Gusti Dipo, sapaan akrabnya, menjelaskan Keraton Solo akan menyelenggarakan Hajad Dalem SISKS Pakoe Boewono XIII berupa rangkaian Hajad Dalem Pareden Garebeg Mulud Tahun Ehe 1956.

Acara bertajuk Kirab Gunungan Garebeg Mulud Tahun Ehe 1956 dari Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menuju Kagungan Dalem Masjid Agung Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat berlangsung pada Sabtu pekan depan mulai pukul 10.00 WIB.

Sebelum Grebeg Mulud tersebut, rangkaian acara didahului dengan tradisi menabuh gamelan Sekaten Solo selama tujuh hari mulai Sabtu (1/10/2022). Sekitar 1.000 orang akan dilibatkan dalam kirab memboyong gamelan dari Keraton menuju Bangsal Pradangga atau Pagongan Masjid Agung Solo.

Baca Juga: Gamelan Sekaten Solo Ditabuh Akhir Pekan Ini, 1.000 Orang bakal Dilibatkan

Di Pagongan itulah dua set gamelan yakni gamelan Kiai Guntur Madu dan Kiai Guntur Sari akan ditabuh. Biasanya, tabuhan awal ditunggu-tunggu masyarakat. Sebagian masyarakat, terutama kaum perempuan, percaya mendengarkan gamelan Sekaten sembari mengunyah kinang bisa membuat awet muda.

Sementara mengenai kirab gunungan dalam Grebeg Mulud Sekaten Solo yang akan digelar, Sabtu (8/10/2022), ada dua gunungan yakni gunungan jaler (laki-laki) dan gunungan estri (perempuan). Dua gunungan yang menyimbolkan keseimbangan itu berbeda wujudnya.

Budayawan Solo yang juga Dosen Sejarah UNS, Tundjung W Sutirto, menjelaskan gunungan jaler berbentuk kerucut yang melambangkan umur panjang, kesejahteraan, dan kebulatan tekad.

Baca Juga: Tak Melulu Komersial, Ini Daftar Ritual Sekaten di Keraton Solo

Hal itu disimbolkan dengan adanya rangkaian telur, kacang panjang, cabai merah, cabai hijau, dan kucur pada gunungan tersebut. Telur sebagai simbol awal kehidupan. Di samping itu telur memiliki makna kebulatan tekad.

Kemudian, kacang panjang memiliki makna atau doa supaya memiliki umur yang panjang. “Lalu cabai merah dengan warna merah dan rasanya pedas bisa disimbolkan kekuatan dan keberanian,” jelas Tundjung, belum lama ini.

Sedangkan gunungan estri pada Grebeg Maulud sebagai puncak Sekaten di Solo menjadi simbol wanita atau permaisuri raja dengan bentuk kerucut yang terbalik.

Baca Juga: Membaca Arti Simbol-Simbol Gunungan Jaler-Estri di Grebeg Maulud Sekaten Solo

“Isinya juga berbeda, ada upil-upilan yang terbuat dari beras ketan dibentuk segi empat, rengginang, dan tlapukan yang juga terbuat dari tepung beras berbentuk segi enam,” ucapnya.

Namun, menurut Tundjung, meskipun punya bentuk, susunan dan isi yang berbeda, kedua gunungan melambangkan harmonisasi dalam manusia kehidupan dan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan.

“Jadi, dua visualisasi gunungan dalam Sekaten itu merupakan penggambaran makrokosmos dan mikrokosmos yang bermuara pada ajaran pentingnya harmonisasi dalam hidup,” jelasnya.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Pemkab Klaim Tak Ada PHK di Boyolali, tapi Ada Pengurangan Jam Kerja

      Pemkab Boyolali melarang keras perusahaan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepada karyawan di Boyolali.

      Orasi Tuntas Subagyo di Hadapan Massa: Dukung IKN Nusantara & NKRI Harga Mati

      Pendiri sekaligus Ketua Umum Dewan Pembina YSNW, Tuntas Subagyo, menyampaikan orasi mendukung program pemerintah, salah satunya membangun IKN Nusantara di Kalimantan Timur.

      Pecah! Nella & Woro Sukses Pukau Penonton Konser Tengah Sawah di Sukoharjo

      Tuntas Subagyo menyelenggarakan konser di tengah sawah dan perkampungan Purbayan, Sukoharjo dalam rangka launching YSNW dan Doa Bersama Lintas Agama pada Jumat (2/12/2022).

      Alhamdulillah Lega! Warga Bengle Boyolali Dapat Bantuan Sumur Bor dari KIPS

      Warga Dusun Cupit, Kabupaten Boyolali, mendapatkan bantuan pembuatan sumur dalam dari Komunitas Isuzu Panther Soloraya (KIPS) Peduli.

      Tok! Hanya Naik Rp10.299, UMK 2023 Boyolali Diusulkan Rp2,1 Juta

      Upah Minimum Kabupaten (UMK) Boyolali pada 2023 diusulkan sebesar Rp2.155.712,29.

      Percepatan Pemulihan Pascapandemi Jadi Tema ISETH ke-8 UMS

      Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) akan menyelenggarakan International Summit on Science, Technology, and Humanity (ISETH) pada Senin-Selasa (5-6/12/2022) mendatang.

      UMK 2023 Klaten Diusulkan Naik 6,78%, Jadi Rp2,1 Juta

      Nilai upah minimum kabupaten (UMK) 2023 Klaten diusulkan Rp2.152.322,94 atau naik sekitar 6,78 persen dibandingkan UMK 2022.

      Gending Bertema Persis Solo akan Dibawakan saat Pernikahan Kaesang-Erina

      Grup karawitan dari Institut Seni Indonesia (ISI) Solo mempersiapkan gending (lagu dari gamelan) bertema Persis Solo dalam acara pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Sofia Gudono.

      Pidato Tuntas Subagyo saat DBLA di Purbayan Sukoharjo Membius Ribuan Orang

      Pidato Pendiri sekaligus Ketua Umum Dewan Pembina YSNW, Tuntas Subagyo, membius 6.000-an anggota organisasi itu saat DBLA di Desa Purbayan, Baki, Kabupaten Sukoharjo, pada Jumat (2/12/2022).

      ISI Solo Siapkan 2 Grup Karawitan di Pernikahan Kaesang-Erina

      Dua grup karawitan dari Institut Seni Indonesia (ISI) Solo akan tampil dalam acara pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Sofia Gudono.

      Tanpa Dukungan Penuh Pemkab, Wonogiri Sulit Capai Target Bebas AIDS Tahun 2030

      Target bebas acquired immune deficiency syndrome (AIDS) pada 2030 di Wonogiri sulit tercapai jika tidak ada dukungan serius dari Pemkab setempat.

      Fakta-Fakta Penangkapan Terduga Teroris di Sukoharjo Pada Kamis Pagi

      Fakta-fakta penangkapan terduga teroris di empat lokasi wilayah Kabupaten Sragen, Kamis (1/12/2022).

      Sudah 40 Persen, DPU BMCK Jateng Hentikan Pekerjaan Jembatan Ganefo Sragen

      DPU BMCK Jateng menghentikan kontrak pembangunan Jembatan Ganefo Sragen. Penghentian proyek tersebut disebabkan adanya revisi desain bawah jembatan.

      Menjelajahi Geopark Dunia di 7 Geosite Wonogiri

      Wonogiri menyimpan keindahan situs taman Bumi yang indah serta kekayaan arkeologi di zaman purbakala.

      Membeludak! Ribuan Orang Ikut Doa Bersama Lintas Agama di Purbayan Sukoharjo

      Ribuan orang anggota organisasi dan tamu undangan Tuntas Subagyo dari berbagai daerah memadati Taman Ratu Maulidya di Desa Purbayan, Baki, Sukoharjo, pada Jumat (2/12/2022).

      Truk Uruk Tol Solo-Jogja Terguling di Ceper Klaten, Tak Ada Korban Jiwa

      Kecelakaan lalu lintas melibatkan satu unit mobil dan satu unit truk terjadi di ruas jalan Ceper-Besole, Desa Ceper, Kecamatan Ceper, Jumat (2/12/2022) sore.