Catat Lur! Masa Pendaftaran CPNS dan PPPK di Karanganyar Diperpanjang

Masa pendaftaran formasi CPNS dan PPPK di Karanganyar diperpanjang dari semula Rabu (21/7/2021) menjadi hingga Senin (26/7/2021).

 Pelamar CPNS 2021 dalam tangkapan layar website SSCASN. (Dok. Solopos.com)

SOLOPOS.COM - Pelamar CPNS 2021 dalam tangkapan layar website SSCASN. (Dok. Solopos.com)

Solopos.com, KARANGANYAR – Masa pendaftaran formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Karanganyar diperpanjang dari semula Rabu (21/7/2021) menjadi hingga Senin (26/7/2021). Kebijakan perpanjangan jadwal pendaftaran disebabkan oleh berbagai pertimbangan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Karanganyar, Suprapto, mengatakan perpanjangan masa pendaftaran dilakukan karena disebabkan adanya PPKM darurat.

Baca Juga: Viral Bakul Hik Terapkan Sistem Drive Thru, Begini Faktanya

Menurutnya, Badan Kepegawaian Negara (BKN) memberikan kelonggaran waktu bagi calon pendaftar yang kesulitan mencari berkas persyaratan di masa pembatasan tersebut. Sehingga, jadwal pendaftaran diperpanjang selama lima hari dari jadwal awal.

“Kemarin kan ada PPKM darurat. Antisipasi kalau ada kendala pendaftar yang mengurus berkas persyaratan. Karena kondisi kemarin kan kemungkinan ada beberapa sektor yang operasionalnya tidak maksimal. Makanya kami perpanjang lagi agar yang kesulitan itu masih punya waktu untuk mendaftar,” terang dia kepada Solopos.com, Jumat (23/7/2021).

Berdasarkan data dari BKPSDM Karanganyar, hingga Kamis (22/7/2021) jumlah pendaftar untuk formasi CPNS di Karanganyar sudah mencapai 1.400 orang. Sedangkan untuk formasi PPPK di luar profesi guru sebanyak 33 orang. Terkait jumlah pendaftar PPPK guru, Suprapto mengaku BKPSDM Karanganyar tidak memiliki data tersebut.

“Kalau untuk yang formasi PPPK guru itu datanya langsung masuk ke Kemendikbud. Jadi bukan di kami. Kami tidak bisa memantau berapa saja yang sudah mendaftar untuk formasi tersebut,” imbuh dia.

Baca Juga: Ratusan Napi dan Tahanan Sragen Jadi Sasaran Vaksinasi Covid-19

Suprapto juga menjelaskan setelah masa pendaftaran selesai, dijadwalkan pelaksanaan ujian akan dilakukan pada awal Agustus 2021. Meskipun begitu, melihat kondisi pandemi saat ini, Suprapto mengaku tidak menutup kemungkinan perubahan jadwal terjadi kembali.

”Bisa saja nanti mundur lagi jadi September 2021. Nanti melihat informasi terbaru saja dan kondisinya. Tapi secara persiapan sudah semua. Untuk lokasi ujian CPNS di UNS dan PPPK akan dilaksanakan di SMPN 1 Karanganyar dan SMPN 2 Karanganyar,” beber dia.

Berita Terkait

Espos Premium

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Pemerataan akses listrik di Indonesia bisa banyak terbantu dengan teknologi panel surya. Teknologi ini ramah lingkungan dan bisa dibangun di banyak tempat dan banyak pulau di Indonesia.

Berita Terkini

Muhammad Rohani Gantikan Muh. Abdullah sebagai Anggota KPU Boyolali

Muh. Abdullah, yang dinilai telah melanggar kode etik setelah terlibat perkara kesusilaan.

Terowongan Gunung Pegat, Kokoh Berdiri Meski Berumur Hampir Seabad

Dari dalam terowongan disebut-sebut kerap mengeluarkan gas beracun serta pernah ada yang meninggal dunia

Buang Limbah Ciu Sukoharjo ke Anak Sungai Bengawan Solo, Pelaku Beralasan Hemat Biaya

Pelaku pembuangan limbah ciu ke anak Sungai Bengawan Solo di wilayah Sukoharjo mengaku buang limbah ke sungai karena lebih hemat biaya.

Konflik Internal Persis Solo, Michele Kuhnle Akhirnya Meminta Maaf

Mantan Humas Persis Solo Michelle Kuhnle melalui ibundanya menyampaikan permintaan maaf kepada manajemen PT PSS pimpinan Kaesang Pangarep.

Catat! 2.569 Pekerja di Solo Terdampak Covid-19

Sebanyak 2.569 di antaranya terdampak Covid-19, dengan perincian 2.460 dirumahkan dan sisanya mengalami PHK.

Masih Ada 1 Kasus Positif, Satgas Covid-19 Juwiring Klaten Belum Izinkan Pemancingan Buka

Satgas Covid-19 Kecamatan Juwiring, Klaten, belum mengizinkan tempat wisata pemancingan buka karena masih ada kasus positif yang belum sembuh.

Gelontor 25.000 Dosis, Menhub Berharap Bisa Bantu Atasi Ketimpangan Vaksinasi Covid-19 Soloraya

Kementerian Perhubungan menggelontorkan 25.000 dosis vaksin Covid-19 untuk wilayah Soloraya salah satunya ke Boyolali.

Terungkap! Begini Alur Pembuangan Limbah Ciu yang Cemari Sungai Bengawan Solo

Dua pelaku yang tertangkap polisi Sukoharjo di Polokarto memeragakan alur pembuangan limbah ciu yang mencemari Sungai Bengawan Solo.

Wow, Atlet Judo Wonogiri Tak Pernah Gagal Tembus PON Sejak 1989

Sejak 1989, Wonogiri belum pernah absen mengirim atlet judo ke ajang Pekan Olahraga Nasional atau PON, termasuk tahun ini di Papua.

Pemkot Solo Perluas Sasaran Vaksinasi Covid-19, Warga KTP Luar Kota Boleh Mengakses

Pemkot Solo memperluas sasaran vaksinasi Covid-19 kepada warga ber-KTP luar Solo yang berdomisili di Kota Bengawan.

Karanganyar Punya Pabrik Produksi APD di Gondangrejo, Langganan Kemenkes dan RS di Indonesia

Kabupaten Karanganyar memiliki pabrik yang memproduksi alat pelindung diri (APD) berskala nasional, PT Natatex Jaya Garmindo.

Dikunjungi Kepala Bappenas, Bupati Karanganyar Curhat Pembangunan RSUD Enggak Kelar-Kelar

Bupati Juliyatmono meminta Kepala PPN/Bappenas membantu mengingatkan kementerian terkait soal penyelesaian pembangunan RSUD Karanganyar.

Pengerjaan Proyek Koridor Jl Juanda Solo Senilai Rp4,3 Miliar Molor, Kontraktor Didenda

Kontraktor pelaksana proyek koridor Jl Juanda Solo tahap II senilai Rp4,3 miliar dikenai denda sekitar Rp32 juta lantaran terlambat menyelesaikan pengerjaan proyek.

Tikus Pithi Disebut Organisasi Tak Jelas saat Lawan Gibran di Pilkada Solo, Tuntas Subagyo Berang

Tuntas Subagyo tersinggung dengan pernyataan Refly Harun yang menyebut Tikus Pithi sebagai organisasi tidak jelas saat melawan Gibran di Pilkada Solo.

Petugas DLHK dan Polisi Klaten Cek Air Saluran Irigasi yang Berubah Merah, Hasilnya?

Petugas dari DLHK dan Polres Klaten mengambil sampel air di saluran irigasi yang sebelumnya dikabarkan berubah warna menjadi merah.

Pemkab Sukoharjo Bantu Biaya Pendidikan Anak Pasutri Tinggal di Kolong Meja Wedangan Kartasura

Pemkab Sukoharjo akan memberikan bantuan biaya pendidikan kepada anak dari pasangan suami istri Cahyo Yulianto, 50 dan Wiwin Haryati, 48.