Catat Lur! KPU Wonogiri bakal Butuh 37.721 Orang Jadi Badan Ad Hoc Pemilu 2024

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wonogiri bakal merekrut puluhan ribu orang sebagai badan ad hoc pada pemilihan umum (Pemilu) legislatif 2024.

 KPU Wonogiri memberikan sosialisasi kebijakan dan persiapan pembentukan badan ad hoc pada penyelenggaran Pemilu 2024 kepada kepada desa/lurah se-Wonogiri di RM. Masakan Jawa Saraswati, Jumat (18/11/2022). (Solopos.com/Muhammad Diky Praditia)

SOLOPOS.COM - KPU Wonogiri memberikan sosialisasi kebijakan dan persiapan pembentukan badan ad hoc pada penyelenggaran Pemilu 2024 kepada kepada desa/lurah se-Wonogiri di RM. Masakan Jawa Saraswati, Jumat (18/11/2022). (Solopos.com/Muhammad Diky Praditia)

Solopos.com, WONOGIRIKomisi Pemilihan Umum (KPU) Wonogiri bakal merekrut puluhan ribu orang sebagai badan ad hoc pada pemilihan umum (Pemilu) legislatif 2024. Proses rekutmen dimulai 20 November 2022.

Badan ad hoc yang akan menjadi penyelenggara Pemilu Legislatif 2024 di Wonogiri terdiri atas anggota dan sekretariat panitia pemilihan kecamatan (PPK), anggota dan panitia pemungutan suara (PPS), kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS), dan panitia pemutakhiran data pemilih (pantarlih).

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

Ketua KPU Wonogiri, Toto Sihsetyo Adi, mengatakan KPU Wonogiri tidak mungkin menyelenggarakan pemilu tanpa ada badan ad hoc mengingat jumlah anggota dan staf KPU sangat terbatas. KPU akan melibatkan masyarakat umum dalam penyelenggaran pemilu sebagai badan ad hoc.

Estimasi jumlah sumber daya manusia yang menjadi badan ad hoc sebanyak 37.721 orang. Rinciannya, PPK di 25 kecamatan sebanyak 125 orang, sekretariat PPK 75 orang, PPS di 294 desa/kelurahan sebanyak 882 orang, KPPS tingkat tempat pemungutan suara (TPS) sebanyak 27.391, dan KPPS dari unsur perlindungan masyarakat (linmas) sejumlah 7.826.

“Batas minimal usia yang boleh menjadi anggota badan ad hoc adalah 17 tahun dan tidak ada maksimal usia. Hanya, perlu memerhatikan bagi calon anggota badan ad hoc yang berusia 55 tahun lebih,” kata Toto kepada wartawan seusai selesai Sosialisasi Penyampaian Kebijakan dan Persiapan Pembentukan Basan Ad Hoc Pada Pemilu 2024, Jumat (18/11/2022).

Baca Juga: Siap-Siap! Jumlah Dapil di Wonogiri Berpotensi Bertambah saat Pemilu 2024

Tugas badan ad hoc pada Pemilu Legislatif 2024 akan lebih disederhanakan dibandingkan pada penyelenggaraan Pemilu Legislatif 2019. Hal itu agar anggota badan ad hoc tidak kelelahan yang berakibat jatuh sakit hingga meninggal dunia seperti yang terjadi pada pemilu sebelumnya.

“Secara teknis, KPU menyederhanakan tata cara administrasi. Jadi nanti tidak berulang-ulang. Dulu, yang memberatkan itu contohnya rekapitasi formulilir wajih ditulis menggunakan tangan. Nanti cukup disalin fotokopi dan hanya dibubui tanda tangan dan cap basah,” ujar di.

Toto menambahkan, apartur sipil negara dan perangkat desa diharapakan dapat membantu KPU Wonogiri dengan ikut bergabung menjadi badan ad hoc. Sebab mereka dinilai sudah cukup berpengalaman di masyarakat.

Anggota KPU Wonogiri Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia, Agustina Puspa Dewi, menjelaskan proses pendaftaran dan perekrutan badan ad hoc menggunakan alat bantu aplikasi sistem informasi anggota KPU dan badan ad hoc (Siakba).

Baca Juga: Hadapi Pemilu 2024, KPU Mulai Buka Pendaftaran PPK dan PPS 20 November 2022

Dengan Siakba, proses pendaftaran dilakukan secara daring dan dapat dipastikan proses pendaftaran sangat transparan. Proses seleksi perekrutan badan adhoc melalui beberapa tahapan, yaitu seleksi administrasi, seleksi tertulis, dan wawancara.

Perekrutan badan ad hoc mempertimbangkan keterwakilan perempuan sebesar 30%, keterampilan mengoperasikan teknologi informasi, tokoh masyarakat, masyarakat umum, dan pelajar/mahasiswa. Selain itu, penyandang disabilitas bisa menjadi anggota badan ad hoc selama memenuhi syarat dan mampu melaksanakan tugas.

“Syarat menjadi anggota badan ad hoc di antaranya tidak menjadi anggota partai politik atau paling singkat lima tahun terakhir tidak menjadi anggota partai politik, pendidikan minimal SMA sederajat, dan berdomisili dalam wilayah kerja PPK dan PPS,” kata Agustina.

Informasi lebih lanjut terkait perekrutan badan ad hoc KPU Wonogiri dapat diakses melalui website https://kab-wonogiri.kpu.go.id/.

Baca Juga: Membengkak! Usulan Anggaran Pilkada Wonogiri 2024 Capai Rp66 Miliar

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Wonogiri, Haryono, menyampaikan ASN dibolehkan menjadi anggota badan ad hoc dengan catatan harus berizin dari pimpinan.

“Nanti kami koordinasikan dulu, apakah nanti izin ASN itu hanya perlu kepada pimpin di OPD [organisasi perangkat daerah] terkait atau perlu yang lebih tinggi lagi,” ujar Haryono.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Dewa 19 Sihir Ribuan Penggemar, Kota Solo Luar Biasa

      Pantauan Solopos.com, ribuan penggemar Dewa 19 mulai berdatangan di Edutorium UMS sejak sore hari.

      RS Indriati Solo Baru Buka Layanan Bedah Plastik: Bantu Bentuk Tubuh Impian

      Rumah Sakit Indriati, Solo Baru, Sukoharjo, menggelar talk show dengan tema Mencapai Bentuk Tubuh Impian dengan Bedah Plastik.

      Kabar Duka: Mantan Bupati Boyolali Wafat, Pencetus Slogan "Boyolali Tersenyum"

      Mantan Bupati Boyolali periode 1984-1994, Brigjen (Purn) H. Mochamad Hasbi, tutup usia, Jumat (25/11/2022) sore pukul 17.15 WIB. 

      Tak Puas Hasil Seleksi, Calon Perdes Karangtalun Sragen Protes Panitia

      Gagal terpilih menjadi Kasi Pelayanan, calon perangkat desa Karangtalun, Kecamatan Tanon, Sragen, melayangkan surat keberatan kepada panitia seleksi. Ia menuding panitia tak transparan.

      Mantap! Mulan Jameela dan Penyanyi Solo Ikut Meriahkan Konser Dewa 19 Malam Ini

      Konser Dewa 19 di Solo bakal dimeriahkan Mulan Jameela dan Nisa, yang disampaikan promotor pada Sabtu (26/11/2022) jelang konser.

      Edutorium UMS Mulai Ramai, Ribuan Baladewa Bersila Menunggu Dewa 19

      Pantauan Solopos.com, ribuan penggemar Dewa 19 mulai berdatangan di Edutorium UMS sejak sore hari.

      Dibuka Pendaftaran Ratusan PPK-PPS Boyolali, Simak Jadwal dan Syaratnya

      KPU Boyolali membuka ratusan lowongan PPK dan PPS.

      Masyaallah! Murid SDN 1 Wonogiri Rama-Ramai Galang Dana untuk Korban Gempa

      SDN 1 Wonogiri menggalang dana untuk membantu korban gempa Cianjur, Jawa Barat.

      Viaduk Gilingan Solo akan Diperdalam Agar Bisa Dilewati Bus Pariwisata

      Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, memastikan akan memperdalam Viaduk Gilingan Solo agar bisa dilewati bus pariwisata yang hendak berkunjung ke Masjid Syeikh Zayed.

      Catat! Imbauan dan Larangan Nonton Konser Dewa 19 di Solo Malam Ini

      Do and dont saat konser Dewa 19 di Solo, di Edutorium UMS, Sabtu (26/11/2022) malam ini.

      Solo Bersiap! Malam Ini Konser Dewa 19 Dimeriahkan 4 Vokalis, 30 Lagu Hits

      Konser Dewa 19 di Solo bakal dimeriah karena Ahmad Dhani Cs dengan 30 lagu hits dan 4 vokalis.

      Kadisdik Boyolali Sebut Dosa Besar Pendidikan: Intoleransi & Kekerasan Seksual

      Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boyolali, Darmanto, mengingatkan tiga dosa besar dunia pendidikan yakni bullying, kekerasan seksual, dan intoleransi.

      UMKM Pinggiran Gunung Kemukus Belajar Branding Produk Bersama ISI Solo

      Banyak pelaku UMKM di sekitar Gunung Kemukus, Sragen, yang belum memahami pentingnya branding dan pengemasan produk.

      Banyak Kelebihan, Pupuk Organik Cair Buatan Warga Plupuh Sragen Diadopsi Pemkab

      Pupuk organik cair buatan petani milenial asal Plupuh, Sragen, berhasil menarik perhatian Pemkab untuk mengadopsinya dang menggunakannya untuk skala yang lebih luas.

      Cegah Inflasi Melonjak Tinggi, Sukoharjo Mulai Tanam Cabai Massal

      Pemerintah Sukoharjo melalui Dinas Pertanian dan Perikanan mencanangkan program gerakan penanaman cabai sebagai upaya pencegahan inflasi daerah. 

      Tak Lolos Seleksi Administrasi, Pendaftar PPPK Nakes Bisa Ajukan Keberatan

      Dari 448 nakes yang mendaftar PPPK di Karanganyar, 56 di antaranya dinyatakan tak memenuhi syarat. Mereka yang tak memenuhi syarat berkesempatan mengajukan keberatan paling lambat 27 November 2022.