Kategori: Solo

Catat! Ini Pedoman Bagi Calon Penumpang KRL Solo-Jogja


Solopos.com/Farida Trisnaningtyas

Solopos.com, SOLO -- Layanan kereta rel listrik atau KRL Solo-Jogja akan bisa dinikmati penumpang dari kalangan umum per Senin (1/2/2021). Dalam masa uji coba itu, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) memberlakukan bertarif Rp1 sekali perjalanan.

Nantinya KRL Jogja-Solo ini bakal beroperasi biasa dengan tarif normal Rp8.000 mulai Rabu (10/2/2021). Namun demikian, sejumlah hal perlu diperhatikan masyarakat sebagai pedoman untuk naik KRL.

Mulai dari tiket, cara masuk gate, barang bawaan yang diperkenankan, hingga wajib mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 harus diperhatikan calon penumpang KRL Solo-Jogja.

Laka Truk Tabrak Motor Karangpandan Terekam CCTV, Benturan Keras Bikin Truk Terguling?

Direktur Operasi dan Pemasaran PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), Wawan Ariyanto, mengatakan masyarakat umum bisa mengikuti uji coba KRL dengan tarif Rp1 pada Senin-Minggu (1-7/2/2021). Caranya, mereka mesti mengunduh aplikasi KRL Access.

Nantinya pendaftaran bakal ada pemberitahuan lebih lanjut melalui aplikasi tersebut. Namun demikian, jumlah penumpang setiap sekali uji coba terbatas lantaran adanya pandemi Covid-19.

Evaluasi

Sesuai ketentuan, dalam satu gerbong atau kereta terisi maksimal 74 orang. Sebelumnya, KRL Jogja-Solo memang telah melakoni uji coba dengan penumpang bersama sejumlah stakeholders sejak Rabu (20/1/2021) hingga Minggu (31/1/2021).

Karyawati Hamil Ditemukan Terluka Bersimbah Darah Di Minimarket Colomadu, Begini Kronologinya

Sejak hari pertama uji coba dengan penumpang, PT KCI terus melakukan evaluasi. Salah satunya adalah perlunya edukasi bagaimana memanfaatkan layanan KRL. Misalnya untuk tiket, jika KA biasa tiket dicetak di loket atau pesan melalui aplikasi KAI Access.

Penumpang nge-tap kartu multi trip (KMT) pada gate masuk KRL di Stasiun Solo Balapan, Kamis (21/1/2021). (Solopos/Farida Trisnaningtyas)

Pada KRL, cara pembayaran tiket dengan tap in untuk masuk gate KRL. "Ini seperti kita masuk tol jadi ada in dan out,” katanya kepada wartawan seusai uji coba KRL dengan media, Kamis (21/1/2021).

Dari pantauan Solopos.com, calon penumpang yang hendak naik KRL Solo-Jogja dari Stasiun Solo Balapan tidak perlu masuk ke dalam peron. Akan tetapi naik melalui pintu masuk ke Skybridge yang terletak pada pintu keluar dari peron atau sisi timur.

PPKM Diperpanjang, Pemkot Solo Ajak Rembukan Pengusaha Ritel Untuk Revisi SE

Loket KRL atau Commuter Line terletak di lantai II Skybridge sisi kanan atau sebelum loket KA Bandara Internasional Adi Soemarmo (BIAS). Adapun untuk naik KRL, masyarakat dapat menggunakan kartu multi trip (KMT), Commutepay, dan uang elektronik bank lainnya.

11 Stasiun

Penumpang juga bisa memakai KMT KRL Jabodetabek. KMT ini bisa dibeli di loket KRL berbagai stasiun perhentian. KRL menaik-turunkan penumpang pada 11 stasiun. Harga KMT Rp30.000 dengan saldo senilai Rp10.000.

Bagi pengguna ponsel Android, calon penumpang KRL Solo-Jogja dapat menggunakan fitur NFC untuk memeriksa saldo KMT. Jika saldo KMT kurang, penumpang bisa mengisi ulang (top up) pada mesin isi ulang KMT yang tersedia di stasiun.

Perut Tersayat dan Wajah Lebam, Karyawati Minimarket di Colomadu Diduga Diserang

Di Stasiun Solo Balapan, mesin isi ulang KMT tersebut terletak tepat di sebelah loket KRL. Caranya, masukkan uang koin atau uang kertas. Uang koin yang diterima Rp500 dan Rp1.000.

Sedangkan uang kertas minimal Rp2.000 dan maksimal Rp50.000. Penumpang juga bisa memakai e-money keluaran himpunan bank negara (Himbara) seperti Brizzi (BRI), e-money (Mandiri), BNI Tapcash (BNI), dan Flazz (BCA).

KMT atau pun e-money tersebut berfungsi selain sebagai alat pembayaran serta masuk keluar gate KRL dengan cara di-tap. Selain itu, selama dalam kereta penumpang KRL Solo-Jogja wajib mematuhi markah jaga jarak, tidak makan dan minum, maupun berbicara baik secara langsung atau pun melalui telepon genggam.

20-An Nakes Positif Covid-19, Puskesmas Kratonan Solo Lockdown

Kursi Prioritas

Di dalam KRL terdapat kursi prioritas yang terletak di ujung kereta untuk penumpang lanjut usia, penyandang disabilitas, ibu membawa anak, dan wanita hamil. Selain itu, barang bawaan maksimal bagasi 100 cm x 40 cm x 30 cm.

Sepeda yang diperkenankan masuk KRL adalah sepeda lipat, sementara sepeda biasa tidak boleh. Hal yang penting lainnya adalah penumpang wajib mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Protokol itu mulai dari wajib memakai masker, mencuci tangan, pakai lengan panjang, membawa hand sanitizer, dan jaga jarak. Wawan menegaskan jika KRL sudah beroperasi normal melayani penumpang, otomatis KA Prameks relasi Solo-Jogja dihentikan. KA tersebut dialihkan untuk relasi Jogja-Kutoarjo.

Ditetapkan Sebagai Cabup Terpilih Sragen, Yuni Bicara RPJMD dan Kemukus

“Sementara uji coba kami lakukan tiga trip per hari. KRL nanti jalan seperti KA Prameks terlebih dulu, yakni 20 trip per hari. Jadwalnya juga sama dengan KA Prameks,” ungkap Wawan.

Sedangkan untuk rangkaian keretanya satu trainset ada empat gerbong kereta, sementara satu gerbong atau kereta maksimal 74 orang selama pandemi. Sementara ini tersedia enam trainset namun PT KCI bakal menambah menjadi 10 trainset.

Pramekers

"Waktu tempuh 68 menit dengan berhenti di 11 stasiun, setiap stasiun berhenti hanya beberapa menit," ujarnya.

Aksi Maling Bobol Kantor PT Kobe Solo Terekam CCTV, Polisi Buru Pelaku

Sementara itu, salah satu penumpang Prameks atau Pramekers asal Solo, Surya Wahyu, berharap jadwal KRL Solo-Jogja bisa lebih baik daripada KA Prameks. Hal ini lantaran ada jam tertentu yang dinilai kurang cocok bagi para pelaju yang notabene para pekerja.

“Misalnya KA Prameks sore dari Lempuyangan pukul 16.01 WIB. Saya jam segitu baru keluar kantor. Jarak kantor-stasiun sekitar 30 menit. KA selanjutnya ada pukul 17.20 WIB dan 20.16 WIB. Ini lama sekali waktu tunggunya,” jelasnya.

Share