Carik Serenan Terjun ke Sungai Pernah Jadi Modin
Motor Suzuki Shooter diduga milik Sekdes Serenan, Juwiring, Klaten, yang ditinggal di jembatan wilayah Grogol, Sukoharjo, diamankan polisi pada Minggu (28/2/2021). (Istimewa/Bagas Windaryatno)

Solopos.com, KLATEN – Carik Serenan, Juwiring, Klaten, Jawa Tengah, SW, 45, yang nekat mengakhiri hidupnya dengan terjun ke Sungai Bengawan Solo di Jembatan Grogol, Sukoharjo, Minggu (28/2/2021) diketahui sempat menjabat sebagai modin.

Hal tersebut disampaikan Kepala Desa (Kades) Serenan, Sri Suhadi. Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, SW mulai menjabat carik Serenan secara definitif sejak Februari 2020. Sebelumnya, SW ditunjuk sebagai penjabat sementara (PJs) sekretaris desa (sekdes) Serenan, September 2019.

Baca juga: Carik Serenan Klaten yang Terjun ke Bengawan Solo Belum Lama Menjabat

Modin Serenan

Sebelum diangkat sebagai seorang PJs sekdes, SW diketahui menjabat sebagai seorang kepala dusun (kadus) I sejak 2006. SW menggantikan peran Suwah yang telah kembali ke jabatan awal, yakni sebagai modin di Serenan.

"Begitu saya jadi kades di sini di tahun 2019, saya tawarkan ke seluruh perangkat desa, siapa yang mau jadi sekdes. Saat itu ada kekosongan setelah Pak Suwah mundur. Lantaran Pak SW yang menguasai ilmu komputer, akhirnya yang bersangkutan yang ditunjuk. Kinerja Pak SW selama bekerja sebagai carik sangat baik," kata Kepala Desa (Kades) Serenan, Sri Suhadi, saat ditemui Solopos.com di kantornya, Senin (1/3/2021).

Sebagaimana diketahui, SW, 45, diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan terjun ke Sungai Bengawan Solo dari jembatan di Grogol, Sukoharjo, Minggu (28/2/2021) pukul 13.30 WIB. SW meninggalkan satu unit sepeda motor Suzuki Shooter berpelat merah AD 6762 XL di lokasi kejadian.

Baca juga: Tegas! Gibran Perintahkan Prostitusi Online di Solo Diberantas

Sebelum mengakhiri hidup dengan cara seperti itu, carik Serenan itu ternyata sempat curhat tentang persoalan duit yang belum terselesaikan di hadapan kades Serenan.

Jasad SW ditemukan di Pucangsawit, Jebres, Solo, Senin (1/3/2021) sore. Pencarian jasad SW dilakukan sejumlah anggota tim search and rescue (SAR).

"Njih mas [sudah ditemukan di Pucangsawit]. Terkait jadwal pemakaman belum diketahui," kata Sri Suhadi.



Berita Terkini Lainnya








Kolom