Suasana Toko Borobudur Fashion di jalan raya Palur-Bekonang tepatnya di Pondok Asri, Demakan, Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Selasa (28/5/2019). (Solopos-Indah Septiyaning W.)

Solopos.com, SUKOHARJO-Menjelang Hari Raya Idul Fitri, toko-toko pakaian mulai diserbu pembeli. Mereka membeli pakaian lebih awal untuk memenuhi kebutuhan Lebaran.

Salah satunya Toko Fashion Borobudur. Toko yang terletak di jalan raya Palur-Bekonang tepatnya di Pondok Asri, Demakan, Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo itu ramai pembeli, belum lama ini. Pembeli mulai berdatangan sejak toko dibuka pada 08.00 WIB.

Meski berada di daerah perdesaan, toko fashion Borobudur tak bisa dipandang sebelah mata. Toko pakaian itu ramai pengunjung. Kondisi itu terjadi setidaknya sejak beberapa tahun terakhir. Harga murah menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

Pengelola Toko Fashion Borobudur Joni Wahyu S. mengatakan pembeli mulai ramai sejak dua pekan terakhir. Toko bahkan semakin ramai sejak memasuki bulan Suci Ramadan ini. "Hari biasa paling tidak lebih 30 pembeli. Tapi akhir-akhir ini pembeli yang datang sehari bisa 100 orang," kata dia kepada Solopos, belum lama ini.

Menurutnya kenaikan jumlah pengunjung saat Ramadan dibandingkan hari biasa sangat signifikan. Biasanya jumlah pengunjung akan semakin banyak menjelang Lebaran. Toko pakaian itu pun siap menambah jam operasional dari biasanya pukul 08.00 WIB-21.00 WIB menjadi pukul 08.00 WIB-22.00 WIB atau habisnya pengunjung.

"Stok barang sudah kami tambah tiga kali lipat dari biasanya. Dan jenis pakaian yang dijual kami perbanyak baju muslim," katanya.

Di toko itu pakaian dijual dengan harga terjangkau. Ada pakaian anak, wanita dewasa dan laki-laki dewasa, hijab, serta aksesoris. Baju gamis anak misalnya dibanderol dari Rp50.000- Rp70.000 per potong. Sedangkan baju gamis dewasa paling mahal dibanderol Rp150.000 per potong.

"Baju muslim yang banyak dicari pembeli sekarang model setelan kulot. Dan ini laris manis," katanya.

Salah satu pembeli merupakan warga Jaten, Kabupaten Karanganyar, Ari Sulatmi, mengaku sudah beberapa kali membeli pakaian di toko tersebut. Dia bahkan menjadi pelanggan tetap karena harga yang jauh lebih murah dibanding toko lainnya.

"Harganya murah-murah. Seperti sekarang beli dua pakaian gamis untuk anak dan saya hanya habis Rp150.000," katanya.
Dia memilih lebih awal membeli pakaian untuk Lebaran. Hal ini mengantisipasi ramainya pengunjung di toko pakaian menjelang Lebaran nanti. "Jadi mending beli sekarang dan barangnya pun masih banyak," katanya.

Senada diungkapkan pembeli lain, Fatimah. Dia menuturkan meski murah, pakaian-pakaian yang dijual tetap berkualitas tak kalah dengan pakaian yang dijual di kota.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten