Cardiff City Vs MU: Solskjaer Dupliklasi Strategi Fergie?
Manchester United (Reuters-Peter Powell)

Solopos.com, CARDIFF — Hanya ada tiga dari 10 pelatih (termasuk karteker) terbaru Manchester United yang mampu melakoni debut dengan kemenangan. Mereka adalah David Moyes, Ryan Giggs, dan Jose Mourinho.

Pendukung United penasaran apakah Ole Gunnar Solskjaer mampu menjalani debut dengan hasil manis sebagai karteker pelatih Davide de Gea dkk. di markas Cardiff City, Cardiff City Stadium, Cardiff, Minggu (23/12/2018) pukul 00.30 WIB. Pelatih berusia 45 tahun tersebut mengisi kekosongan kursi pelatih Setan Merah, julukan United, setelah Mourinho dipecat. Debut-nya semakin istimewa karena dirinya akan melawan mantan klub yang pernah ditanganinya, Cardiff.

Ini akan menjadi pertemuan pertama United melawan Cardiff sejak Januari 2014. Saat itu, Cardiff yang ditangani Solskjaer takluk 0-2 di Old Trafford karena gol Robin van Persie dan Ashley Young. Kini, pelatih asal Norwegia tersebut membela kubu yang berlawanan pada duel di Cardiff City Stadium.

Solskjaer telah meminta "doa restu" kepada mantan bosnya di United, Sir Alex Ferguson, begitu dirinya ditunjuk sebagai interim pelatih Setan Merah. Fergie, sapaan Ferugson, memang memberi pengaruh besar atas karier Solskjaer di lapangan hijau.

Tak heran Solskjaer akan mengadopsi gaya permainan mantan bosnya tersebut saat menangani Marcus Rashford dkk. Apalagi, dalam masa kerjanya sampai akhir musim nanti, ia didampingi mantan asisten Ferguson, Mike Phelan, di jajaran staf pelatih.

"Dia [Ferguson] memengaruhiku dalam segala hal, jujur saja. Caranya dia memperlakukan seseorang, caranya menjadi manajer sebuah klub, caranya menjaga 25 pemain internasional tetap senang dan lapar, menunggu mereka berkembang. Juga dengan staf dan orang-orang di sekitarnya. Dia mentorku. Tidak ada orang yang lebih baik untuk dimintai nasihat [selain Ferguson]," jelas Solksjaer, seperti dilansir Manchestereveningnews.co.uk, Jumat (21/12/2018).

Solskjaer harus jeli dalam menentukan starting XI. Pada periode keduanya menukangi Molde, Solskjaer lebih sering memainkan strategi menyerang 4-3-3. Hanya, permainan Molde tidak seimbang karena meninggalkan lubang besar di belakang.

Molde yang bertengger di peringkat kedua klasemen Liga Norwegia dipaksa kebobolan 36 gol sepanjang 2018 ini. Itu lebih parah dari jumlah gol yang masuk ke gawang tim peringkat keempat klasemen.

Masalah lini belakang itu pula yang harus dipecahkan Solskjaer jika ingin meraih hasil manis dalam debutnya bersama United. Pertahanan United amburadul musim ini. Gawang David de Gea kebobolan 29 gol hanya dalam 17 laga, lebih parah ketimbang tim penghuni zona degradasi Huddersfield Town yang kemasukan 28 gol. 



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya


Kolom