Ilustrasi/ifranchise

Solopos.com, JAKARTA -- Semua manusia pasti pernah merasa marah. Sebagian orang pada satu titik tertentu mungkin pernah emosi karena adanya stres, konflik, dan/atau politik di tempat kerja. 

Beberapa pemicu tersebut tentu saja dapat menyebabkan Anda kehilangan kepala dingin. Sangat mudah untuk bereaksi berlebihan saat situasi "memanas" di saat emosi meledak-ledak dan Anda tidak dapat berpikir jernih. 

Dikutip dari JobStreet.com, belum lama ini, untuk menghindari peristiwa tidak menyenangkan yang akan merusak kredibilitas profesional Anda, ada beberapa langkah sederhana untuk memperbaiki situasi dan kembali tenang:

-Tarik napas

Walau terdengar sederhana, tetapi mengambil nafas adalah salah satu cara paling efektif untuk memperlambat detak jantung dan memberi kesempatan pada diri Anda untuk meredakan emosi dan kembali berpikir dengan jernih.

-Berhitung sampai angka 10

Sama halnya dengan mengambil napas, menghitung angka 1 sampai 10 memberi Anda kesempatan untuk diam sejenak, menenangkan diri dan kembali fokus. Intinya adalah keluar dari situasi yang membuat stres sehingga Anda tidak terpancing untuk bereaksi secara emosional.

-Cari udara segar
Besarnya godaan untuk menyerang saat batas kesabaran Anda sudah habis, ketika satu-satunya hal yang ingin dilakukan adalah meneriakkan kata-kata kasar dan memukul seseorang. Demi reputasi diri Anda, bangkit berjalan, carilah udara segar, dan jangan berhenti sampai Anda sudah tenang kembali.

-Coba untuk mengalah

Jika Anda sedang berurusan dengan kolega yang menyulitkan, kami paham perasaan Anda. Menanggapi mereka tidak akan menyelesaikan masalah, jadi cobalah mengalah dan menjadi pihak yang lebih bijak.

-Curhat pada kolega yang dipercaya

Ceritakan masalah Anda kepada kolega yang Anda percayai. Hal ini membantu Anda untuk mendapatkan sudut pandang yang berbeda serta objektif dari seseorang yang tidak terpengaruh secara pribadi oleh masalah tersebut.

-Fokus pada gambaran keseluruhan

Jangan biarkan perhatian Anda teralihkan oleh masalah sepele, misalnya mencari tahu siapa yang sebenarnya menyebabkan kekacauan tersebut. Fokus pada target yang dituju dan cari solusi untuk mencapainya. Hal-hal lainnya tidak perlu diambil pusing.

Tidak mudah untuk mengendalikan rasa marah Anda ketika seluruh bagian tubuh serasa murka dan uap rasanya keluar dari kedua telinga Anda. Namun kemampuan untuk tetap tenang dan berkepala dingin dalam situasi penuh tekanan merupakan ciri kepemimpinan yang kuat. 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten