Cara Mencegah dan Menangani Alergi pada Buah Hati

Para orang tua melakukan berbagai upaya untuk menjaga kesehatan buah hatinya. Namun kondisi lingkungan yang kurang bersahabat terkadang bisa memicu aneka gangguan kesehatan ada anak kecil, salah satunya alergi.

Cara Mencegah dan Menangani Alergi pada Buah Hati

SOLOPOS.COM - Ilustrasi bayi (Freepik)

Solopos.com, JAKARTA — Para orang tua melakukan berbagai upaya untuk menjaga kesehatan buah hatinya. Namun kondisi lingkungan yang kurang bersahabat terkadang bisa memicu aneka gangguan kesehatan ada anak kecil, salah satunya alergi.

Kondisi alergi pada anak bisa membuat orang tua kebingungan untuk mencari penyebab, cara penanganan, serta pencegahannya. Konsultan alergi dan imunologi anak, Budi Setiabudiawan, mengatakan langkah pencegahan anak terserang alergi sebaiknya dilakukan selama masa kehamilan.

Dia menjelaskan ibu yang tengah mengandung sebaiknya tidak memiliki pantangan makanan tertentu. “Ibu boleh makan apa saja, tidak ada pantangan apa pun. Selama dia tidak alergi, dia harus makan apa saja,” kata Budi Setiabudiawan, baru-baru ini.

Setelah anak lahir, lanjutnya, ibu harus memberi air susu ibu (ASI) eksklusif selama 6 bulan dan dilanjutkan dengan memberikan makanan pendamping ASI. Namun jika anak sudah terkena alergi, langkah pertama adalah mengenal penyebabnya.

Dia menjelaskan anak akan sangat berisiko terkena alergi jika kedua orang tuanya juga memilki riwayat penyakit tersebut.

Jika kedua orang tua memiliki riwayat alergi, ungkap Budi, anak berisiko sekitar 40 persen hingga 60 persen, sedangkan jika kedua orang tua memiliki alergi yang sama, maka risiko pada anak meningkat hingga 80%.

Risiko terkena alergi juga terdapat pada anak yang dilahirkan secara caesar, di mana pertumbuhan bakteri baik di usus terhambat karena keluar tidak lewat saluran lahir ibu.

Budi mengatakan jika anak sudah terbukti mengalami alergi, penanganan pertama adalah pemberian ASI. Namun, jika anak secara medis tidak bisa mengonsumsi ASI, maka bisa diberikan susu formula tertentu.

“Jadi ASI merupakan nutrisi yang baik dibandingkan dengan susu formula mana pun. Tetapi apabila seorang anak tidak bisa minum ASI, bisa menggunakan susu hidrolisa, ada yang parsial, ekstensi, dan formula asam amino,” ujarnya.

Orang tua yang menemukan anaknya mengalami alergi juga disarakan melakukan 3K yakni kenali gejalanya, konsultasikan ke dokter, dan kendalikan penyebab alergi.

Berita Terkait

Berita Terkini

Testing dan Tracing Jateng Tak Penuhi Target PPKM

Jumlah testing Covid-19 di Jateng sudah cukup tinggi, 150.000 orang per pekan, namun belum memenuhi target yang ditetapkan Inmendagri.

Geger Foto Wali Kota Tanjungpinang Berdua dengan Cowok di Hotel

Foto Rahma tengah duduk berduaan dengan seorang pria di atas kasus kamar hotel belakangan heboh di jagat media sosial.

Seluruh Wilayah di Yogyakarta Masuk PPKM Level 4

Kegiatan nonesensial masih diwajibkan berlangsung secara virtual, aktivitas esensial diperbolehkan beroperasi sampai 50 persen.

Tekan Kematian Covid-19, Dinkes Jateng Sarankan Isolasi Terpusat

Dinkes Jateng meminta pasien Covid-19 untuk melakukan karantina di tempat-tempat isolasi terpusat yang sudah disediakan pemerintah.

Pasien Covid-19 Kini Lebih Cepat Meninggal, Ini Penyebabnya

Pasien sering terlambat dibawa ke rumah sakit hingga berujung meninggal dunia.

Serapan Anggaran Penanganan Covid-19 Plupuh dan Miri Sragen Rendah, Kenapa Ya?

Anggaran penanganan Covid-19 di dua kecamatan Sragen yakni Miri dan Plupuh, masih rendah, kurang dari 30 persen hingga awal Agustus ini.

Waduh, Tingkat Keterisian Bed RS Rujukan Covid-19 Klaten Masih Tinggi Lur!

Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) RS rujukan Covid-19 Kabupaten Klaten hingga awal pekan ini masih tinggi.

Kena Prank Keluarga Akidi Tio, Kapolda Sumsel Memilih Berpikir Positif

Ada atau tidaknya dana Rp2 triliun tidak menyurutkan ikhtiar Polda Sumsel menanggulangi Covid-19.

Pasien Positif Corona Tanpa Gejala Sukoharjo Didorong Isolasi di 2 Tempat Ini

Pasien positif terpapar virus corona tanpa gejala atau bergejala ringan di Kabupaten Sukoharjo didorong menjalani isolasi di tempat khusus.

Ahli IPB: Harimau Tak Bisa Tularkan Corona ke Manusia

Kejadian penyakit pada hewan di berbagai belahan dunia sangat identik, yakni hewan tersebut tertular dari pemiliknya.

Pelayanan Kantor Kecamatan Jebres Solo Buka Lagi setelah Tutup karena 10 Pegawai Positif Corona

Pelayanan kantor Kecamatan Jebres, Solo, sudah kembali dibuka setelah sempat tutup beberapa hari karena sejumah pegawai terpapar Covid-19.

Kasus Covid-19 Tambah 22.404, Jateng Penyumbang Terbanyak

Dari kasus Covid-19 di Indonesia sebanyak 22.404 hari ini, Jateng berkontribusi 3.218.