CAR FREE DAY SOLO : Keasyikan Menikmati CFD Jl. Slamet Riyadi Terganggu Gara-Gara Kotoran Kuda

CAR FREE DAY SOLO : Keasyikan Menikmati CFD Jl. Slamet Riyadi Terganggu Gara-Gara Kotoran Kuda

SOLOPOS.COM - Pengunjung Car Free Day (CFD) berjalan di pertigaan Sriwedari Jl. Slamet Riyadi yang dipenuhi kotoran kuda, Minggu (11/2/2018). (Muhammad Ismail/JIBI/Solopos)

Masyarakat yang menikmati CFD di Jl. Slamet Riyadi Solo mengeluhkan kotoran kuda yang berserakan di jalan.

Solopos.com, SOLO -- Pengunjung mengeluhkan banyaknya kotoran kuda berserakan saat Car Free Day (CFD) di Jl. Slamet Riyadi, Solo, Minggu (11/2/2018). Kotoran kuda tersebut menimbulkan bau tak sedap dan mengganggu warga yang berolahraga di CFD.

Seorang warga Joko Rohmadi, 30, warga Pajang, Laweyan, mengungkapkan setiap kegiatan CFD ada kusir yang menawarkan jasa naik delman di depan Rumah Dinas (Rumdin) Wali Kota Solo Loji Gandrung. Kusir menawarkan jasa naik delman keliling sepanjang Jl. Slamet Riyadi dengan tarif Rp20.000 per orang.

“Setiap kuda lewat kotorannya terjatuh di sepanjang Jl. Slamet Riyadi. Saya yang sedang asyik menikmati udara segar di CFD untuk berolahraga terganggu dengan bau tak sedap dari kotoran kuda itu,” ujar Joko saat ditemui Solopos.com di pertigaan Sriwedari, Laweyan, Minggu.

Joko menjelaskan kotoran kuda tersebut berserakan ke mana-mena setelah warga lainnya yang sedang berjalan kaki tidak sengaja menginjaknya. Selain itu, pesepeda di CFD roda sepeda juga ada yang mengenai kotoran kuda.

“Kami tidak mempersoalkan ada kusir delman yang menawarkan jasa naik delman di CFD. Namun, kusir delman harus bisa menjaga kebersihan dan tidak membiarkan kudanya buang kotoran sembarangan,” kata dia.

Ia meminta kepada petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Solo untuk menertibkan dan memberikan pembinaan kepada kusir yang membiarkan kudanya buang kotoran sembarangan di Jl. Slamet Riyadi saat CFD. Kusir delman harus bertanggung jawab dengan membersihkan kotoran kuda tersebut.

Hal senada diungkapkan warga lainnya Dwi Pertiwi. Ia mengaku sudah lama mengeluhkan banyaknya kotoran kuda berserakan di Jl. Slamet Riyadi setiap CFD melalui media sosial (medsos) Twitter resmi milik Pemkot Solo. Kotoran kuda yang jatuh di jalan terinjak-injak pengunjung sehingga bisa menimbulkan penyakit.

“Saya pernah makan di city walk seusai berolahraga di CFD. Setelah mencium bau tak sedap dari kotoran kuda di Jl. Slamet Riyadi langsung tidak nafsu makan,” kata Dwi warga Timuran, Banjarsari.

Ia berharap Pemkot Solo menindak tegas kusir delman yang membiarkan kudanya buang kotoran sembarangan. Kusir kuda bisa diberikan sanksi dengan membersihkan kotoran kuda yang berserakan di jalan.

Berita Terkait

Berita Terkini

Viral! David Beckham Ucapkan Selamat Idul Fitri dengan Bahasa Indonesia

David Beckham mengucapkan selamat Idul Fitri bagi seluruh warga Indonesia.

Pesan Berantai di WA Soal Ledakan Kasus Covid-19 Klaten, Polisi Tegaskan Itu Hoaks!

Pesan berantai itu menyebutkan kasus Covid-19 di Jateng meledak pekan ini. Kota Klaten menempati peringkat I, yakni mencapai 11.876 orang pasien Covid-19.

Berkerumun dan Tak Bermasker di Umbul Ponggok, Emak-Emak Disambangi Polisi

Sejumlah warga yang berkerumun dan tak bermasker di objek wisata Umbul Ponggok, Klaten, mendapat peringatan dari Kepala Satuan Samapta Bhayangkara (Kasatsabhara) Polres Klaten, AKP Sri Anggono.

Lebaran 2021, Jumlah Kunjungan Wisata ke Tawangmangu Meroket

Jumlah kunjungan wisatawan di sejumlah objek wisata di wilayah Tawangmangu, Karanganyar meroket di libur Lebaran 2021 Jumat (14/5/2021).

Lewat Pos Penyekatan Karanganyar, 15 Wisatawan Luar Jateng Diminta Putar Balik

Sebanyak 15 pemudik dari luar Jateng yang melintas di pos penyekatan di Karanganyar diminta putar balik.

Libur Lebaran, Wisata Grojogan Sewu Karanganyar Diserbu Pengunjung

Jumlah kunjungan wisatawan di sejumlah objek wisata di wilayah Tawangmangu, Karanganyar, termasuk Grojogan Sewu, meroket di momen libur Lebaran, Jumat (14/5/2021).

MotoGP Batalkan Seri Finlandia Gegara Covid-19

FIM, IRTA, dan Dorna Sports membatalkan Grand Prix MotoGP Finlandia tahun ini akibat masih berlangsungnya pandemi Covid-19

Singapura Lockdown, Restoran Hanya Terima Take Away

Pemerintah Singapura mengumumkan lockdown pada pertemuan sosial dan kegiatan publik pada Jumat (14/5/2021).

Pekalongan Diprediksi Tenggelam 15 Tahun Lagi, Ini Sebabnya

Kota Pekalongan di Jawa Tengah diprediksi tenggelam pada 2036 akibat penurunan muka tanah dan naiknya permukaan air laut.

Wisata WGM Wonogiri Tutup, Pengunjung Kecele

Banyak warga yang kecele saat berkunjung ke sejumlah tempat wisata di Wonogiri, termasuk WGM, pada hari kedua Lebaran, Jumat (14/5/2021).

Duh, Pengemis Bawa Kabur Balita Usia 2 Tahun di Sragen

Seorang pengemis perempuan kedapatan membawa kabur seorang balita yang berusia 2 tahun asal Kelurahan Sragen Kulon, Sragen, pada Jumat (14/5/2021).