Ilustrasi chatting di Whatsapp (Solopos.com-Dok)

Solopos.com, SOLO – Meng-capture obrolan di Whatsapp merupakan salah satu hal yang sering dilakukan. Sayangnya, screenshot pesan tersebut berpotensi disalahgunakan oleh pihak tak bertanggung jawab. Guna menanggulangi hal tersebut, Whatsapp berencana memperketat aturan agar pengguna tidak asal mengambil capture dari aplikasinya.

Menurut informasi dari WABetaInfo seperti dikabarkan Hindustan Times, Jumat (19/4/2019), Whatsapp berencana membuat sistem baru untuk mempersulit proses capture obrolan di ">Whatsapp. Kabarnya, siapapun yang ingin meng-capture obrolan harus memindai sidik jari terlebih dahulu.

Jika diterapkan, peraturan itu jelas memberatkan pengguna. Mereka bakal berpikir dua kali sebelum meng-capture obrolan. Sayangnya, fitur tersebut tentu saja tak melindungi pengguna ">Whatsapp. Sebab, bisa saja pengguna lain meng-capture pesan Anda kemudian disebarluaskan.

Satu-satunya cara untuk menghindari penyalahgunaan capture tersebut adalah dengan memanfaatkan fitur unsend di ">Whatsapp. Dengan fitur tersebut, Anda bisa menarik pesan sebelum di-capture pihak lain. Namun, Anda harus melakukannya dengan cepat.

Fitur anyar itu telah tersedia di Whatsapp Android versi Beta V2.19.106. Belum jelas kapan fitur ini akan dirilis resmi. Namun, kehadiran fitur itu harus menunggu Whatsapp merilis pemindai sidik jari di aplikasinya.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten