Capek Disalahkan Terus Soal Underpass Makamhaji, Pemkab Sukoharjo Minta Ini Ke Kemenhub

Pemkab Sukoharjo selama ini selalu menjadi bulan-bulanan dan sasaran protes warga terkait kerusakan underpass Makamhaji, Kartasura.

 Petugas Kemenhub meninjau kerusakan pada underpass Makamhaji terkait kesiapan rencana perbaikan pada 5 Februari lalu. (Istimewa/Dishub Sukoharjo)

SOLOPOS.COM - Petugas Kemenhub meninjau kerusakan pada underpass Makamhaji terkait kesiapan rencana perbaikan pada 5 Februari lalu. (Istimewa/Dishub Sukoharjo)

Solopos.com, SUKOHARJO -- Pemkab Sukoharjo berharap Kementerian Perhubungan atau Kemenhub segera merealisasikan perbaikan kerusakan jalan dan penutup saluran air Underpass Makamhaji, Kecamatan Kartasura, yang kian parah.

Pemkab tidak mau terus-terusan menjadi sasaran kemarahan warga dan selalu disalahkan atas kerusakan tersebut. Apalagi pengelolaan underpass tersebut sebenarnya belum menjadi tanggung jawab Pemkab Sukoharjo melainkan Kemenhub.

PromosiDemak, Konon Kota Pelabuhan Terkaya di Jalur Sutra Pesisir Jawa

Sejak dibangun diresmikan pada 2013, Kemenhub belum menyerahkan pengelolaan underpass itu ke Pemkab Sukoharjo. Mengenai kerusakan yang kerap terjadi di underpass Makamhaji, sejauh ini Pemkab sudah kerap melapor ke Kemenhub.

Baca Juga: Kronologi Rombongan Perguruan Silat & Tukang Parkir Gegeran di Karanganyar, Ternyata Gegara Ini

Bahkan tak jarang pula Pemkab Sukoharjo melalui Dinas Perhubungan memperbaiki sendiri kerusakan underpass Makamhaji karena sudah darurat dan membahayakan pengendara.

Sampai akhirnya awal Februari 2021 lalu, Kemenhub melalui Ditjen Perkeretaapian merespons laporan Pemkab dan melihat langsung kondisi underpass.

Namun hingga kini Pemkab Sukoharjo belum mendapat kepastian kapan perbaikan akan dikerjakan. Pemkab pun terus menjadi bulan-bulanan dan sasaran protes warga yang menganggap Pemkab tidak becus memperbaikinya.

Baca Juga: Keren! Inilah 5 Daerah di Jateng yang Warganya Disiplin Pakai Helm, Solo Termasuk?

Perbaikan Kerusakan

"Warga ngertinya underpass rusak tanggung jawab Pemkab Sukoharjo untuk memperbaiki. Padahal bukan kewenangan kami, melainkan Kemenhub melalui Ditjen Perkeretaapian," ungkap Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sukoharjo Toni Sri Buntoro kepada Solopos.com, Minggu (28/2/2021).

Toni mengatakan selama ini Pemkab selalu disalahkan warga atas rusaknya sarana dan prasarana underpass Makamhaji. Warga memprotes lambatnya Pemkab Sukoharjo dalam menangani laporan kerusakan tersebut.

Padahal perbaikan kerusakan di underpass menjadi kewenangan pemerintah pusat. Meski demikian, Pemkab Sukoharjo sering kali memperbaiki kerusakan dengan penanganan darurat underpass Makamhaji. Salah satunya perbaikan penutup saluran air.

Baca Juga: Rel Layang Palang Joglo Solo Bakal Dibangun Tahun Ini

"Pemkab bolak balik memperbaiki penutup saluran yang hilang dan rusak. Tapi perbaikan sifatnya sementara, karena bukan kewenangan kami untuk memperbaikinya," katanya.

2 Infrastruktur

Toni meminta masyarakat bersabar menunggu upaya perbaikan dari Kemenhub. "Kami berharap pemerintah pusat segera merealisasikan perbaikan underpass Makamhaji," pintanya.

Camat Kartasura Suyadi Widodo mengatakan ada dua infrastruktur wilayah Kecamatan Kartasura kondisinya rusak parah namun bukan jadi kewenangan Pemkab Sukoharjo.

Baca Juga: Bilang Ingin Beli Tim Sepak Bola, Kaesang Temui Pemilik Bali United

Selain underpass, kerusakan jalan depan lapangan Makamhaji juga kerap jadi sasaran protes warga. Padahal jalan tersebut berstatus milik Pemkot Solo. Dengan demikian perbaikan menjadi kewenangan pemerintah pusat dan Pemkot Solo.

"Underpass dan jalan depan lapangan Desa Makamhaji, Kartasura, atau dekat simpang tiga tugu lilin, orang tahunya itu kewenangan Pemkab Sukoharjo padahal bukan. Kami minta kerusakan segera diperbaiki," ujarnya.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Konsumen dan Aktivis Desak McDonald’s Asia Tinggalkan Kandang Baterai

+ PLUS Konsumen dan Aktivis Desak McDonald’s Asia Tinggalkan Kandang Baterai

Koalisi organisasi perlindungan hewan Act for Farmed Animals bersama Open Wing Alliance menyelenggarakan protes massal menuntut McDonald’s Asia menghentikan penggunaan telur ayam dari kandang baterai.

Berita Terkini

Warga Gilirejo Gelar Perayaan Hari Jadi Sragen di Tengah Jalan Rusak

Warga Desa Gilirejo, Kecamatan Miri, ikut merayakan hari jadi Kabupaten Sragen dengan menggelar tasyakuran di tengah jalan desa yang rusak. Harapannya, Pemkab Sragen menaruh perhatian pada kondisi jalan desa.

PLTA Gajah Mungkur Wonogiri Salurkan Zakat, Ini Penerimanya

Perusahaan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Gajah Mungkur menyalurkan zakat kepada 30 orang di Desa Pokoh Kidul dan Kelurahan Wuryorejo, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Jumat (27/5/2022).

Ternyata Ini Penyebab Harga Telur Ayam di Boyolali Naik

Ketua Pinsar Jawa Tengah, Parjuni, mengungkapkan ada beberapa hal memengaruhi kenaikan harga telur,

Kunjungi Warga Solo, Gibran Dapati Bayi Stunting, Bergejala TBC Pula

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mendapati bayi yang menderita stunting dan terindikasi tuberkulosis (TB) saat mengunjungi warga di wilayah Gilingan, Banjarsari.

Detik-Detik 1 Mobil Tertabrak KA di Prambanan Klaten

Satu unit mobil tertabrak kereta api (KA) di perlintasan tanpa palang pintu di Desa Taji, Kecamatan Prambanan, Klaten, Jumat (27/5/2022) sore.

Tahun Ajaran 2021/2022 di Sukoharjo Nol Anak Putus Sekolah Jenjang SMP

Jumlah siswa SMP yang terdaftar dalam Dapodik Sukoharjo jenjang SMP saat ini mencapai 32.716 siswa.

Ini Keistimewaan Stasiun Palur Yang Akan Dilewati KRL Solo-Jogja

Stasiun Palur di Jaten, Karanganyar, yang akan dilewati KRL memiliki beberapa keistimewaan yang akan jadi daya tarik bagi penumpang.

Mobil Tertabrak KA di Prambanan, Sopir dan Penumpang Lolos dari Maut

Satu unit mobil tertabrak kereta api (KA) di perlintasan tanpa palang pintu di Desa Taji, Kecamatan Prambanan, Jumat (27/5/2022) sore. Sopir dan penumpang selamat dari maut tanpa luka sedikitpun.

Disnaker Wonogiri Bentuk Unit Layanan Disabilitas, untuk Apa?

Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Wonogiri membentuk Unit Layanan Disabilitas (ULD) guna menyalurkan angkatan kerja disabilitas Wonogiri ke dunia kerja.

Pra Muktamar Muhammadiyah di Solo Digelar Akhir Mei, Ini Materinya

Pra Muktamar ke-48 Muhammadiyah di Solo, akhir Mei ini, akan membahas arah pergerakan organisasi kemasyarakatan tersebut ke depannya.

Pemkab Wonogiri akan Bangun Mal Pelayanan Publik di Lokasi Ini

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri bakal membangun Mal Pelayanan Publik (MPP) di area Gedung Pertemuan Giri Cahaya, Kelurahan Giritirto, Kecamatan/Kabupaten Wonogiri pada tahun ini.

Kecelakaan di Dayu Sragen, Pengendara Motor dan Pejalan Kaki Meninggal

Tabrak pejalan kaki yang menyeberang saat mengendarai sepeda motor, remaja putri asal Desa Jurangjero, Karangmalang, Sragen, meninggal dunia. Begitu pula dengan pejalan kaki yang ditabrak.

Ini Cara Beli Tiket Masuk Gunung Kemukus via Online

Membeli tiket masuk Gunung Kemukus Sragem secara online begitu mudah. Anda bisa simak caranya di artikel ini.

Target Peserta Virtual Job Fair Wonogiri Tak Tercapai, Ini Penyebabnya?

Target 1.500 pencari kerja (pencaker) pendaftar di Virtual Job Fair Dinas Tenaga Kerja (Diskaner) Wonogiri tidak tercapai.

Sekarang Beli Tiket Objek Wisata Gunung Kemukus Bisa Online

Membeli tiket Gunung Kemukus Sragen kini lebih mudah karena bisa dilakukan secara online melalui aplikasi e-ticketing.